<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Igloo &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/igloo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 Aug 2026 04:43:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Igloo &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>Igloo Ungkap 79% Pelanggan Utamakan Perlindungan Medis Asuransi Perjalanan</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-99215/igloo-ungkap-79-pelanggan-utamakan-perlindungan-medis-asuransi-perjalanan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 04:43:37 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Igloo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-99215/igloo-ungkap-79-pelanggan-utamakan-perlindungan-medis-asuransi-perjalanan</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Masyarakat Indonesia membeli asuransi perjalanan sesaat sebelum keberangkatan, dan perlindungan medis menjadi alasan utama mereka. Data terbaru yang dipublikasikan Igloo, perusahaan insurtech full-stack di Asia Tenggara yang membangun operating system untuk industri asuransi, menunjukkan bahwa median waktu antara pelanggan menerima penawaran dan waktu keberangkatan hanya dua hari. Bahkan, 30% pembelian dilakukan pada hari keberangkatan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Masyarakat Indonesia membeli asuransi perjalanan sesaat sebelum keberangkatan, dan perlindungan medis menjadi alasan utama mereka. Data terbaru yang dipublikasikan Igloo, perusahaan insurtech full-stack di Asia Tenggara yang membangun operating system untuk industri asuransi, menunjukkan bahwa median waktu antara pelanggan menerima penawaran dan waktu keberangkatan hanya dua hari. Bahkan, 30% pembelian dilakukan pada hari keberangkatan.</p>
<p>Sebanyak 92% pelanggan menyebut perlindungan medis sebagai pertimbangan utama, diikuti perlindungan terhadap kecelakaan fatal, keterlambatan perjalanan, dan kehilangan bagasi.</p>
<p>Laporan ini menggunakan data transaksi sepanjang tahun 2025 dari igloo.co.id, platform direct-to-consumer milik Igloo di Indonesia. Laporan ini mengulas dinamika permintaan sepanjang tahun, destinasi pilihan masyarakat Indonesia, jenis perlindungan yang dipilih, waktu pembelian, profil pelanggan, serta frekuensi pembelian ulang. Laporan lengkapnya tersedia di situs Igloo.</p>
<p><strong>Penjualan November tercatat lebih dari dua kali lipat rata-rata bulanan</strong></p>
<p>Penjualan asuransi perjalanan di Indonesia mencapai puncaknya pada November dan Desember, seiring meningkatnya perjalanan pada akhir tahun. Hal ini turut berkontribusi pada penjualan November yang tercatat lebih dari dua kali lipat rata-rata bulanan. Permintaan terlihat menurun pada April dan Mei, ketika periode pasca-Idulfitri mendorong masyarakat untuk lebih banyak melakukan perjalanan dalam negeri. Sepanjang tahun, 55% penawaran yang diberikan berujung pada pembelian polis, dengan tingkat konversi yang turut dipengaruhi oleh momentum perjalanan (holiday season) dan aktivitas promosi (campaign activity).</p>
<p>Perjalanan internasional menyumbang 65% dari total polis yang terjual dan paling banyak terjadi pada kuartal pertama dan keempat. Sementara itu, perjalanan domestik meningkat seiring datangnya berbagai hari raya dan periode liburan (festival calendar).</p>
<p><strong>Perlindungan medis menjadi prioritas Utama, Covid-19 menjadi kekhawatiran paling rendah</strong></p>
<p>Di berbagai destinasi dan jenis perjalanan, perlindungan medis menjadi prioritas utama. Sebanyak 92% pelanggan memilih perlindungan medis sebagai pertimbangan utama. Perlindungan terhadap kecelakaan fatal berada di posisi berikutnya dengan 62%, diikuti perlindungan atas keterlambatan perjalanan sebesar 61%, kehilangan barang pribadi sebesar 60%, dan keterlambatan bagasi sebesar 54%. Sementara itu, perlindungan Covid-19 kini berada di posisi terakhir dengan 23%, setelah sebelumnya menjadi salah satu fitur utama dalam produk perjalanan selama beberapa tahun.</p>
<p><strong>Destinasi pilihan masyarakat Indonesia dan biaya asuransinya</strong></p>
<p>Jepang menjadi destinasi internasional paling populer, menyumbang 26% dari total polis perjalanan internasional, dengan premi rata-rata sebesar USD 32. China dan Malaysia menyusul masing-masing sebesar 11%, kemudian Singapura sebesar 10% dan Thailand sebesar 9%.</p>
<p>Untuk perjalanan domestik, Malang menjadi destinasi terpopuler dengan 31% dari total polis, diikuti Bandung dan Denpasar yang masing-masing menyumbang 15%.</p>
<p>Perjalanan jarak jauh memiliki premi paling tinggi. Asuransi untuk perjalanan ke Eropa memiliki rata-rata premi sebesar USD 50 per polis, sementara perjalanan ke Australia dan Pasifik mencapai USD 44. Durasi perjalanan menjadi salah satu faktor utama yang menjelaskan perbedaan tersebut. Perjalanan internasional berlangsung rata-rata selama delapan hari, dibandingkan tiga hari untuk perjalanan domestik.</p>
<p><strong>Masyarakat Indonesia masih menjadi pembeli last-minute</strong></p>
<p>Median waktu antara penawaran dan keberangkatan tercatat hanya dua hari. Sebanyak 30% polis dibeli pada hari keberangkatan, sementara 67% dibeli dalam waktu satu minggu sebelum keberangkatan.</p>
<p>Wisatawan domestik membeli asuransi rata-rata satu hari sebelum keberangkatan, sementara wisatawan internasional membelinya enam hari sebelumnya. Rabu menjadi hari dengan pembelian tertinggi, yaitu 19% dari total penjualan. Sementara itu, akhir pekan menjadi periode dengan pembelian terendah, dengan Sabtu dan Minggu secara gabungan hanya menyumbang 17%. Waktu pembelian tertinggi terjadi antara pukul 18.00–20.00, sementara QR code menjadi metode pembayaran yang paling banyak digunakan, yaitu sebesar 43%.</p>
<p><strong>Kode voucher hampir menggandakan tingkat konversi</strong></p>
<p>Penawaran yang menggunakan kode voucher memiliki tingkat konversi sebesar 97%, dibandingkan 51% untuk penawaran tanpa kode voucher. Selisih 46 poin persentase ini mencerminkan kuatnya niat membeli, bukan sekadar pengaruh harga karena pelanggan yang mencari kode voucher umumnya telah memiliki keputusan untuk membeli.</p>
<p><strong>Lima profil wisatawan</strong></p>
<p>Rata-rata pelanggan berusia 36 tahun dan berada dalam usia produktif, dengan komposisi gender yang seimbang. Sepertiga pelanggan berasal dari pusat-pusat perkotaan utama di Indonesia.</p>
<p>Laporan ini mengidentifikasi lima profil wisatawan yang berbeda, dengan wisatawan yang bepergian dalam kelompok memiliki rata-rata premi tertinggi.</p>
<p>1. Wisatawan domestik membayar rata-rata premi USD 10 dan membeli asuransi tiga hari sebelum keberangkatan.</p>
<p>2. Wisatawan regional membayar rata-rata USD 19 dan membeli asuransi 11 hari sebelum keberangkatan</p>
<p>3. Wisatawan dalam kelompok memiliki rata-rata premi tertinggi, yaitu USD 45, dan membeli asuransi 17 hari sebelum keberangkatan.</p>
<p>4. Pelanggan loyal yang melakukan pembelian ulang membayar rata-rata USD 28 dan membeli asuransi 18 hari sebelum keberangkatan.</p>
<p>5. Wisatawan jarak jauh merencanakan perjalanan paling awal, yaitu 31 hari sebelum keberangkatan, dengan rata-rata premi USD 44. Mereka juga memprioritaskan perlindungan evakuasi medis dan pembatalan perjalanan.</p>
<p><strong>Dua dari lima pelanggan kembali membeli</strong></p>
<p>Sebanyak 41% pelanggan telah membeli asuransi setidaknya dua kali, dengan rata-rata empat polis per pelanggan. Mereka juga membayar premi 31% lebih tinggi per polis dibandingkan pelanggan yang baru pertama kali membeli. Pelanggan yang melakukan pembelian ulang juga melakukan perjalanan lebih lama dan merencanakannya lebih jauh sebelumnya, dengan rata-rata waktu pembelian 18 hari sebelum keberangkatan, dibandingkan 12 hari untuk pelanggan pertama kali. Mereka juga cenderung membeli asuransi untuk setiap perjalanan, bukan menggunakan paket tahunan.</p>
<p>Pelanggan yang melakukan pembelian ulang juga cenderung tetap berada dalam kategori perjalanan yang sama. Pelanggan yang sebelumnya membeli untuk perjalanan domestik tetap memilih perjalanan domestik, sementara pelanggan perjalanan internasional tetap berada dalam kategori internasional. Hal ini membatasi peluang cross-sell antar kategori perjalanan. Mereka juga cenderung membutuhkan lebih sedikit bantuan dalam proses pembelian, karena dapat mengandalkan perangkat AI Igloo dan riwayat pembelian mereka sendiri untuk mencari informasi hingga menyelesaikan pembelian secara mandiri.</p>
<p>“Pembelian asuransi perjalanan di saat-saat terakhir menunjukkan bahwa masyarakat belum menjadikan perlindungan perjalanan sebagai bagian dari perencanaan perjalanan. Mereka membeli ketika ada sesuatu yang mengingatkan mereka, biasanya pada malam hari dan sering kali bahkan di hari keberangkatan. Hal ini menunjukkan bahwa customer journey harus cukup singkat untuk dipahami dan dapat diselesaikan melalui perangkat mobile hanya dalam beberapa menit,” ujar Raunak Mehta, Co-Founder dan CEO Igloo. “Hal ini turut membentuk fitur AI terbaru kami, yaitu agen berbasis chat yang memandu pelanggan mulai dari tahap pencarian hingga pembelian.”</p>
<p><strong>Memaksimalkan penggunaan asuransi dalam kebiasaan perjalanan masyarakat Indonesia</strong></p>
<p>Seiring dengan tren perjalanan internasional yang semakin menguat pasca pandemi, penetrasi asuransi perjalanan di Indonesia masih tergolong rendah karena berbagai hambatan struktural dan pengalaman pengguna, mulai dari halaman produk yang dipenuhi jargon, minimnya panduan bagi pengguna dalam memilih produk dan paket dari berbagai penyedia asuransi, hingga keterbatasan akses di luar jam operasional.</p>
<p>Pada Juni 2026, Igloo meluncurkan Igi, asisten AI end-to-end untuk asuransi perjalanan di Indonesia. Igi memandu wisatawan dalam seluruh proses, mulai dari memilih destinasi dan membandingkan paket hingga mendapatkan rekomendasi yang dipersonalisasi, melakukan pembayaran, dan menerbitkan polis dalam satu percakapan. Berbeda dari chatbot atau layanan customer support berbasis AI, Igi mampu menangani seluruh proses pembelian secara mandiri.</p>
<p>Sejak diluncurkan, pengguna yang berinteraksi dengan Igi memiliki kemungkinan 44% lebih tinggi untuk menyelesaikan pembelian asuransi perjalanan dibandingkan dengan pengguna yang hanya menggunakan situs web.</p>
<p><strong>Tentang Igloo</strong></p>
<p>Igloo merupakan sebuah operating system untuk industri asuransi di Asia Tenggara. Berkantor pusat di Singapura dengan operasional di Indonesia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Malaysia, serta pusat teknologi di China dan India, Igloo menyediakan infrastruktur berbasis AI yang memungkinkan perusahaan asuransi, platform, dan institusi keuangan untuk membangun, mendistribusikan, dan mengelola produk asuransi secara digital.</p>
<p>Platform milik Igloo memproses lebih dari 100 juta polis per bulan dan mengotomatisasi seluruh rantai nilai asuransi, mulai dari konfigurasi produk dan underwriting hingga adjudikasi klaim dan rekonsiliasi keuangan. Melalui Igloo Tech Solutions, perusahaan melisensikan teknologi modularnya kepada perusahaan asuransi dan korporasi, sehingga mempercepat peluncuran produk dari hitungan bulan menjadi hitungan hari.</p>
<p>Dengan lebih dari 2,2 miliar polis yang telah difasilitasi secara kumulatif, Igloo menjalin kemitraan dengan Shopee, Lazada, Tokopedia, GCash, Telkomsel, serta lebih dari 100 mitra komersial dan perusahaan asuransi. Igloo membangun operating system untuk masa depan industri asuransi.</p>
<p>Igloo telah memperoleh pendanaan lebih dari US$100 juta dari investor termasuk Eurazeo, Openspace Ventures, Cathay Innovation, dan BlueOrchard. Perusahaan ini dinobatkan sebagai Insurtech of the Year dalam Asia Fintech Awards pada 2023 dan 2024, serta meraih dua penghargaan Insurance Asia Awards pada 2025.</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/08/28/Igloo-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Igloo Ungkap 79% Pelanggan Utamakan Perlindungan Medis Asuransi Perjalanan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/08/28/Igloo-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Igloo Ungkap 79% Pelanggan Utamakan Perlindungan Medis Asuransi Perjalanan]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Igloo Perkenalkan Igi, AI Penjual Polis Asuransi Perjalanan</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-93339/igloo-perkenalkan-igi-ai-penjual-polis-asuransi-perjalanan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 14:40:54 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Igloo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-93339/igloo-perkenalkan-igi-ai-penjual-polis-asuransi-perjalanan</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Igloo, perusahaan insurtech full-stack satu-satunya di Asia Tenggara yang membangun infrastruktur digital menyeluruh untuk industri asuransi, hari ini meluncurkan Igi, asisten AI asuransi perjalanan di platform konsumennya, igloo.co.id.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Igloo, perusahaan insurtech full-stack satu-satunya di Asia Tenggara yang membangun infrastruktur digital menyeluruh untuk industri asuransi, hari ini meluncurkan Igi, asisten AI asuransi perjalanan di platform konsumennya, igloo.co.id.</p>
<p>Igi memandu pelanggan melalui seluruh proses pembelian asuransi perjalanan: mulai dari memilih destinasi, membandingkan paket, menerima rekomendasi yang disesuaikan dengan profil perjalanan, hingga pembayaran dan penerbitan polis, semuanya dalam satu jendela percakapan.</p>
<p>Igi berbeda dari chatbot FAQ atau layanan bantuan pasca-pembelian yang umum digunakan di industri asuransi.</p>
<p>Igi adalah agen penjualan otonom yang menangani seluruh proses pembelian secara langsung dalam sistem produksi: menerima pertanyaan, membandingkan produk, memberikan rekomendasi, dan menyelesaikan transaksi.</p>
<p>Halaman web tetap tersinkronisasi dengan percakapan, sehingga pengguna dapat berpindah antarmuka tanpa kehilangan proses pembelian. Untuk pertanyaan yang memerlukan penanganan manusia, Igi mengalihkan percakapan ke tim telesales melalui WhatsApp.</p>
<p>Peluncuran ini menandai evolusi platform konsumen Igloo di Indonesia, dari katalog produk menjadi platform asuransi berbasis AI.</p>
<p>Selama beberapa tahun terakhir, Igloo telah mengembangkan dan menerapkan teknologi AI di berbagai lini operasional, mulai dari rekomendasi produk, pemrosesan klaim, deteksi potensi kecurangan, hingga dukungan penjualan.</p>
<p>Igi adalah salah satu agen pertama yang dibangun khusus untuk melayani konsumen dari awal hingga akhir, dan menjadi cerminan arah Igloo dalam memanfaatkan AI untuk membangun infrastruktur asuransi yang berjalan secara otonom.</p>
<p>Igi menunjukkan hasil awal yang positif. Sejak diluncurkan pada awal Mei, tingkat penyelesaian pembelian asuransi perjalanan oleh pengguna yang berinteraksi dengan Igi tercatat 44% lebih tinggi dibandingkan pengguna yang hanya menggunakan situs web.</p>
<p>Igi menerapkan pendekatan hibrida: memadukan panduan AI percakapan dengan tampilan situs web yang sudah biasa digunakan pelanggan. Igi tidak menggantikan cara pelanggan berbelanja, melainkan mendampingi mereka di sepanjang proses.</p>
<p>Pada tahap pembayaran, tingkat konversi pengguna yang mengikuti pengalaman hibrida antara AI dan antarmuka web mencapai 1,7 kali lebih tinggi dibandingkan proses pembelian konvensional.</p>
<p>Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi antara percakapan berbasis AI dan pengalaman digital mandiri mampu membantu konsumen mengambil keputusan pembelian dengan lebih percaya diri.</p>
<p>&#8220;Setahun terakhir kami habiskan untuk mematangkan strategi dan infrastruktur AI-native kami. Igi membawa infrastruktur yang sama ke hadapan konsumen. Igi mendampingi pelanggan, memahami kebutuhan perjalanan mereka, merekomendasikan paket yang paling sesuai, dan menyelesaikan pembelian, kapan saja, dalam hitungan menit.</p>
<p>Di pasar di mana sebagian besar penduduk belum pernah membeli produk asuransi, menghilangkan kerumitan dalam proses pembelian adalah langkah awal untuk menutup kesenjangan perlindungan. Indonesia adalah tempat kami membuktikan hal tersebut,&#8221; ujar Raunak Mehta, Co-Founder dan CEO Igloo.</p>
<p><strong>Menjawab tantangan asuransi perjalanan di Indonesia</strong> </p>
<p>Penetrasi asuransi di Indonesia baru mencapai 2,7%, salah satu yang terendah di kawasan. Sebagian besar dari 280 juta penduduk Indonesia belum memiliki perlindungan asuransi yang memadai.</p>
<p>Asuransi perjalanan, meskipun perjalanan ke luar negeri terus pulih sejak pandemi, tetap jauh dari tingkat adopsi yang seharusnya.</p>
<p>Hambatannya nyata: halaman produk dipenuhi jargon dan tabel manfaat yang membingungkan, pelanggan harus membandingkan sendiri berbagai paket dari perusahaan asuransi yang berbeda tanpa panduan, dan layanan umumnya tidak tersedia di luar jam kerja.</p>
<p>Igi menjawab kedua persoalan tersebut dengan asisten AI yang beroperasi sepanjang waktu dan memandu pelanggan melalui seluruh proses pembelian dalam bahasa yang mudah dipahami.</p>
<p>Igloo berencana memperluas Igi ke WhatsApp, sehingga pelanggan dapat mengakses layanan ini langsung di aplikasi pesan yang sudah mereka gunakan sehari-hari. Kemampuan penjualan berbasis percakapan yang sama juga akan diterapkan di lini produk lain di igloo.co.id, termasuk asuransi kendaraan bermotor dan kecelakaan diri.</p>
<p>Peluncuran Igi menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Igloo untuk memanfaatkan kecerdasan buatan dalam memperluas akses masyarakat terhadap perlindungan asuransi, sekaligus mendorong transformasi industri menuju pengalaman yang lebih sederhana, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.</p>
<p><strong>Tentang Igloo</strong>
Igloo menyediakan infrastruktur digital menyeluruh untuk industri asuransi di Asia Tenggara. Berkantor pusat di Singapura dengan operasi di Indonesia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Malaysia, serta pusat teknologi di Tiongkok dan India, Igloo membangun infrastruktur berbasis AI yang memungkinkan perusahaan asuransi, platform digital, dan lembaga keuangan untuk merancang, mendistribusikan, dan mengelola produk asuransi secara digital.</p>
<p>Platform Igloo memproses lebih dari 100 juta polis per bulan dan mengotomatisasi seluruh rantai nilai asuransi, mulai dari konfigurasi produk dan underwriting hingga penyelesaian klaim dan rekonsiliasi keuangan.</p>
<p>Melalui Igloo Tech Solutions, perusahaan melisensikan infrastruktur teknologi modularnya kepada perusahaan asuransi dan korporasi, memangkas siklus peluncuran produk dari hitungan bulan menjadi hitungan hari.</p>
<p>Dengan 1,6 miliar polis kumulatif yang telah difasilitasi dan kemitraan bersama Shopee, Lazada, Tokopedia, GCash, Telkomsel, serta lebih dari 100 mitra komersial dan asuransi, Igloo terus membangun fondasi untuk masa depan industri asuransi.</p>
<p>Igloo telah mengumpulkan pendanaan lebih dari US$100 juta dari investor termasuk Eurazeo, Openspace Ventures, Cathay Innovation, dan BlueOrchard. Perusahaan ini meraih penghargaan Insurtech of the Year di Asia Fintech Awards pada 2023 dan 2024, serta dua penghargaan di Insurance Asia Awards 2025.</p>
<p><strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong> </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/10/Igloo-Luncurkan-Igi-Asisten-AI-Asuransi-Perjalanan-Pertama-di-Asia-Tenggara-yang-Layani-Pembelian-Polis-dari-Awal-hingga-Akhir-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Igloo Luncurkan Igi Asisten AI Asuransi Perjalanan Pertama di Asia Tenggara yang Layani Pembelian Polis dari Awal hingga Akhir]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/10/Igloo-Luncurkan-Igi-Asisten-AI-Asuransi-Perjalanan-Pertama-di-Asia-Tenggara-yang-Layani-Pembelian-Polis-dari-Awal-hingga-Akhir-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Igloo Luncurkan Igi Asisten AI Asuransi Perjalanan Pertama di Asia Tenggara yang Layani Pembelian Polis dari Awal hingga Akhir]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
