<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Harga Emas &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/harga-emas/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Jul 2026 04:51:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Harga Emas &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>XAUUSD Kehilangan Momentum, Dupoin Futures Prediksi Koreksi Sebelum Reli Berikutnya</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-97560/xauusd-kehilangan-momentum-dupoin-futures-prediksi-koreksi-sebelum-reli-berikutnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 04:51:16 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[analisis teknikal]]></category>
		<category><![CDATA[dupoin futures]]></category>
		<category><![CDATA[Federal Reserve]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Emas]]></category>
		<category><![CDATA[XAUUSD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-97560/xauusd-kehilangan-momentum-dupoin-futures-prediksi-koreksi-sebelum-reli-berikutnya</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Pergerakan harga emas (XAUUSD) diperkirakan masih berada dalam fase konsolidasi pada perdagangan hari Kamis (23/7). Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, tren utama emas (XAUUSD) masih mengarah bullish. Namun, sebelum melanjutkan kenaikan ke level yang lebih tinggi, pasar diperkirakan akan mengalami koreksi teknikal sebagai bagian dari proses penyeimbangan setelah reli yang terjadi dalam beberapa sesi sebelumnya. Menurut analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, tekanan beli mulai kehilangan tenaga ketika harga berulang kali gagal melewati area resistance penting. Situasi tersebut membuka peluang terjadinya pelemahan jangka pendek sebelum momentum bullish kembali terbentuk.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pergerakan harga emas (XAUUSD) diperkirakan masih berada dalam fase konsolidasi pada perdagangan hari Kamis (23/7). Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, tren utama emas (XAUUSD) masih mengarah bullish. Namun, sebelum melanjutkan kenaikan ke level yang lebih tinggi, pasar diperkirakan akan mengalami koreksi teknikal sebagai bagian dari proses penyeimbangan setelah reli yang terjadi dalam beberapa sesi sebelumnya. Menurut analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, tekanan beli mulai kehilangan tenaga ketika harga berulang kali gagal melewati area resistance penting. Situasi tersebut membuka peluang terjadinya pelemahan jangka pendek sebelum momentum bullish kembali terbentuk.</p>
<p>Analisis teknikal Dupoin Futures pada time frame H4 (4 jam) menunjukkan bahwa harga emas (XAUUSD) masih bergerak dalam struktur tren naik. Meski demikian, upaya harga untuk menembus kisaran resistance 4.135 hingga 4.148 belum membuahkan hasil. Beberapa kali percobaan breakout berakhir dengan penolakan (rejection), yang mengindikasikan bahwa pelaku pasar mulai melakukan aksi ambil untung setelah kenaikan yang cukup signifikan. Kondisi tersebut membuat peluang terjadinya koreksi menjadi lebih besar dibandingkan kelanjutan kenaikan dalam jangka sangat pendek.</p>
<p>Menurut Geraldo Kofit dari Dupoin Futures, kegagalan menembus resistance bukan berarti tren bullish telah berakhir. Justru, koreksi yang terjadi dapat menjadi bagian dari pembentukan secondary trend, yaitu fase penyesuaian harga yang lazim terjadi sebelum tren utama kembali berlanjut. Dalam kondisi seperti ini, pasar biasanya mencari area support baru yang lebih kuat untuk membangun fondasi kenaikan berikutnya. Oleh sebab itu, koreksi yang terjadi saat ini masih dinilai sehat selama tidak merusak struktur tren naik yang telah terbentuk sebelumnya.</p>
<p>Dupoin Futures memproyeksikan area 4.082 hingga 4.063 sebagai zona support penting yang patut menjadi perhatian investor dan trader. Jika harga emas (XAUUSD) bergerak turun menuju area tersebut dan menunjukkan sinyal rejection, atau membentuk pola swing low baru, kondisi tersebut dapat menjadi indikasi bahwa tekanan jual mulai berkurang dan minat beli kembali meningkat. Menurut Dupoin Futures, skenario tersebut justru memberikan peluang yang lebih ideal bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan posisi beli dibandingkan masuk ketika harga masih berada di dekat resistance.</p>
<p>Sinyal koreksi juga diperkuat oleh indikator teknikal Stochastic yang mulai bergerak turun dari area overbought. Perubahan arah indikator tersebut menunjukkan bahwa momentum beli tidak lagi sekuat sebelumnya. Walaupun demikian, indikator tersebut belum memberikan sinyal pembalikan tren secara keseluruhan. Dengan kata lain, Dupoin Futures menilai pelemahan yang berpotensi terjadi masih bersifat sementara selama harga emas (XAUUSD) tetap mampu bertahan di atas area support yang telah diproyeksikan.</p>
<p>Dari sisi strategi perdagangan, Dupoin Futures menyarankan pelaku pasar untuk tetap mengedepankan disiplin dalam mengelola risiko. Trader disarankan tidak terburu-buru melakukan pembelian ketika harga masih bergerak turun tanpa adanya konfirmasi teknikal. Menunggu terbentuknya pola pembalikan arah di area support dinilai sebagai pendekatan yang lebih bijak karena dapat memberikan rasio risiko dan potensi keuntungan yang lebih seimbang. Strategi ini juga membantu menghindari kemungkinan masuk pasar terlalu dini apabila tekanan jual ternyata masih berlanjut.</p>
<p>Sementara itu, dari sisi fundamental, Dupoin Futures melihat bahwa harga emas (XAUUSD) masih dipengaruhi oleh sikap hati-hati investor global yang memilih menunggu katalis baru sebelum mengambil keputusan investasi. Fokus utama pasar saat ini tertuju pada arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed), berbagai data ekonomi Amerika Serikat, serta komentar dari para pejabat bank sentral yang berpotensi memberikan petunjuk mengenai langkah kebijakan moneter selanjutnya.</p>
<p>Menurut Dupoin Futures, apabila data ekonomi Amerika Serikat masih menunjukkan ketahanan, peluang The Fed mempertahankan suku bunga tinggi akan tetap terbuka. Kondisi tersebut berpotensi memperkuat dolar AS sehingga dapat membatasi ruang kenaikan harga emas (XAUUSD). Sebaliknya, apabila data ekonomi menunjukkan perlambatan atau muncul sinyal bahwa inflasi mulai terkendali, ekspektasi terhadap kebijakan moneter yang lebih longgar dapat meningkat. Skenario tersebut biasanya menjadi sentimen positif bagi emas (XAUUSD) karena berpotensi melemahkan dolar AS dan menurunkan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat.</p>
<p>Selain faktor kebijakan moneter, Dupoin Futures juga mencermati berkurangnya permintaan terhadap aset safe haven seiring meredanya tensi geopolitik dalam jangka pendek. Kondisi tersebut membuat sebagian investor memilih merealisasikan keuntungan setelah reli harga sebelumnya melalui aksi profit taking. Tekanan jual yang muncul akibat aksi ambil untung ini menjadi salah satu faktor yang mendukung peluang koreksi teknikal pada harga emas (XAUUSD) dalam beberapa sesi perdagangan ke depan.</p>
<p>Meskipun demikian, Dupoin Futures tetap memandang prospek jangka menengah harga emas (XAUUSD) masih cukup positif. Selama harga mampu bertahan di atas area support 4.082–4.063, peluang untuk kembali menguji resistance 4.135–4.148 masih terbuka. Jika nantinya resistance tersebut berhasil ditembus dengan dukungan volume transaksi yang kuat, maka momentum bullish berpotensi kembali menguat dan membuka peluang kenaikan menuju level yang lebih tinggi.</p>
<p>Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai harga emas (XAUUSD) masih berada dalam tren naik, meskipun dalam jangka pendek pasar berpotensi mengalami fase koreksi terlebih dahulu. Koreksi tersebut dipandang sebagai proses normal dalam sebuah tren bullish dan dapat menjadi momentum yang lebih baik bagi pelaku pasar untuk mencari peluang akumulasi. Oleh karena itu, investor dan trader disarankan untuk terus memantau perkembangan data ekonomi Amerika Serikat, arah kebijakan Federal Reserve, serta respons harga emas (XAUUSD) ketika memasuki area support utama sebagai acuan dalam menentukan strategi perdagangan berikutnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/28/XAUUSD-Kehilangan-Momentum-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[XAUUSD Kehilangan Momentum]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/28/XAUUSD-Kehilangan-Momentum-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[XAUUSD Kehilangan Momentum]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Harga Emas Berupaya Pulih Jelang Risalah FOMC</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-85057/harga-emas-berupaya-pulih-jelang-risalah-fomc</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2026 16:49:20 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[analisis pasar]]></category>
		<category><![CDATA[emasan]]></category>
		<category><![CDATA[Geopolitik]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Emas]]></category>
		<category><![CDATA[pasar keuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-85057/harga-emas-berupaya-pulih-jelang-risalah-fomc</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Harga emas dunia mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi setelah mengalami tekanan jual yang signifikan dalam beberapa hari terakhir. Pada perdagangan Selasa (30/12), emas spot (XAU/USD) tercatat bergerak menguat terbatas dan diperdagangkan di atas level USD 4.350 pada awal sesi Eropa. Penguatan ini terjadi setelah harga emas sebelumnya merosot sekitar 4,5%, yang menjadi penurunan harian terdalam sejak Oktober lalu.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Harga emas dunia mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi setelah mengalami tekanan jual yang signifikan dalam beberapa hari terakhir. Pada perdagangan Selasa (30/12), emas spot (XAU/USD) tercatat bergerak menguat terbatas dan diperdagangkan di atas level USD 4.350 pada awal sesi Eropa. Penguatan ini terjadi setelah harga emas sebelumnya merosot sekitar 4,5%, yang menjadi penurunan harian terdalam sejak Oktober lalu.</p>
<p>Tekanan jual tersebut muncul setelah Chicago Mercantile Exchange (CME) Group mengumumkan kenaikan persyaratan margin pada kontrak berjangka emas dan perak. Kebijakan ini mendorong pelaku pasar untuk melakukan aksi ambil untung sekaligus penyesuaian posisi investasi. Kondisi likuiditas pasar yang menurun menjelang libur Tahun Baru turut memperbesar dampak koreksi harga emas.</p>
<p>Memasuki perdagangan hari Rabu (31/12), harga emas masih berada di bawah tekanan. XAU/USD tercatat melemah lebih dari 4% dari level tertinggi sepanjang masa di sekitar USD 4.555, mencatatkan kinerja terburuk dalam beberapa bulan terakhir. Meski demikian, harga mulai berupaya bangkit dengan bertahan di atas area USD 4.300, seiring meningkatnya minat terhadap aset safe haven di tengah memburuknya sentimen risiko global.</p>
<p>Berdasarkan analisis Dupoin Futures, Andy Nugraha menilai bahwa secara teknikal pergerakan emas saat ini mengindikasikan melemahnya tren naik. Pola candlestick yang terbentuk, dikombinasikan dengan indikator Moving Average, menunjukkan bahwa momentum bullish XAU/USD mulai berkurang. Situasi ini membuka peluang terjadinya fase konsolidasi, bahkan koreksi lanjutan dalam jangka pendek.</p>
<p>Andy Nugraha menjelaskan bahwa pada perdagangan hari ini, peluang penguatan emas masih ada, namun cenderung terbatas. Apabila tekanan beli kembali mendominasi pasar, XAU/USD berpotensi melanjutkan kenaikan hingga menguji area resistance di sekitar level USD 4.403. Sebaliknya, jika harga gagal mempertahankan momentum kenaikan dan kembali tertekan, maka potensi pelemahan terdekat diperkirakan mengarah ke area support di kisaran USD 4.308.</p>
<p>Dari sisi fundamental, dinamika geopolitik global masih menjadi faktor yang menopang pergerakan harga emas. Rusia pada awal pekan ini menyatakan akan mengevaluasi kembali sikapnya terkait pembicaraan damai dengan Ukraina, menyusul tuduhan serangan pesawat tak berawak terhadap kediaman Presiden Vladimir Putin. Meski klaim tersebut dibantah oleh pihak Ukraina, ketegangan ini tetap meningkatkan kekhawatiran pasar akan eskalasi konflik.</p>
<p>Di kawasan Asia, situasi geopolitik juga memanas setelah Tiongkok memperpanjang latihan militernya di sekitar Taiwan untuk hari kedua berturut-turut. Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menyampaikan peringatan terkait kemungkinan serangan lanjutan terhadap Iran jika negara tersebut melanjutkan program senjata nuklirnya. Kondisi ini memperkuat peran emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global.</p>
<p>Fokus pelaku pasar kini beralih ke agenda ekonomi utama, yakni rilis risalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) dari Federal Reserve AS. Dokumen ini diperkirakan akan memberikan sinyal tambahan terkait arah kebijakan suku bunga ke depan, yang berpotensi memengaruhi pergerakan Dolar AS dan harga emas. Meski volatilitas jangka pendek masih tinggi dan volume perdagangan diprediksi tetap tipis, Andy Nugraha menilai risiko penurunan emas relatif terbatas. Prospek penurunan suku bunga The Fed pada 2026, serta ketidakpastian ekonomi global yang berlanjut, dinilai masih menjadi faktor pendukung bagi harga emas dalam jangka menengah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/01/07/Harga-Emas-Berupaya-Pulih-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Harga Emas Berupaya Pulih]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/01/07/Harga-Emas-Berupaya-Pulih-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Harga Emas Berupaya Pulih]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Rusia-Ukraina Memanas, Harga Emas Berpeluang Naik</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-67167/rusia-ukraina-memanas-harga-emas-berpeluang-naik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Nov 2024 15:49:37 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Dupoin Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[emas]]></category>
		<category><![CDATA[Forex]]></category>
		<category><![CDATA[Futures]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Emas]]></category>
		<category><![CDATA[Metal]]></category>
		<category><![CDATA[Naik]]></category>
		<category><![CDATA[perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[PT. Dupoin Futures Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Stocks]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-67167/rusia-ukraina-memanas-harga-emas-berpeluang-naik</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Harga emas (XAU/USD) pulih di level harga $2.630-an pada perdagangan Rabu (20/11), setelah sempat melemah di awal pekan. Menurut Andy Nugraha, analis Dupoin Indonesia, menyebutkan bahwa faktor utama yang mendorong penguatan emas adalah meningkatnya ketegangan geopolitik di Ukraina.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Harga emas (XAU/USD) pulih di level harga $2.630-an pada perdagangan Rabu (20/11), setelah sempat melemah di awal pekan. Menurut Andy Nugraha, analis Dupoin Indonesia, menyebutkan bahwa faktor utama yang mendorong penguatan emas adalah meningkatnya ketegangan geopolitik di Ukraina.</p>
<p>Ketegangan ini memicu arus dana ke aset safe haven seperti emas, yang dinilai lebih aman dalam situasi ketidakpastian global.</p>
<p>Andy menjelaskan, pernyataan terbaru Rusia terkait penggunaan persenjataan nuklir dan langkah AS yang mengizinkan Ukraina menggunakan rudal jarak jauh ATACMS menjadi katalisator utama arus safe haven ke logam mulia. Kondisi geopolitik ini meningkatkan minat investor untuk berlindung di emas, yang secara tradisional dianggap sebagai aset aman saat risiko global meningkat.</p>
<p>Pada hari Kamis (21/11), emas sempat mencapai level $2.650, didukung oleh arus dana safe haven akibat ketegangan geopolitik yang terus berlanjut. Namun, di awal pekan, harga emas sempat melemah hingga level terendah delapan minggu di $2.530-an. Penurunan ini disebabkan oleh penguatan dolar AS (USD), yang sering kali menjadi penentu utama harga emas karena emas dihargai dalam dolar. Ketika dolar menguat, daya tarik emas cenderung menurun.</p>
<p>Namun, penguatan Dolar AS menjadi tantangan bagi kenaikan harga emas. Pada hari Rabu, Dolar AS menguat karena pasar mengurangi ekspektasi pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve pada bulan Desember. Probabilitas pemotongan suku bunga kini hanya sekitar 60%, turun dari sebelumnya yang mencapai 100%.</p>
<p>Penguatan Dolar AS membuat harga emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga menekan permintaan emas. Emas, yang sebagian besar diperdagangkan dalam Dolar AS, cenderung melemah ketika nilai Dolar meningkat, jika semua faktor lain tetap sama.</p>
<p>Menurut proyeksi Nugraha, harga emas memiliki peluang untuk naik hingga level $2.655, asalkan tren bullish tetap terjaga. Namun, jika terjadi pembalikan arah (reversal), emas diprediksi akan melemah dengan target penurunan di level $2.600 sebagai batas terdekatnya. Hal ini menandakan volatilitas yang tinggi pada pasar emas, dengan pergerakan harga yang dipengaruhi oleh faktor geopolitik dan sentimen pasar global.</p>
<p>Harga emas diperkirakan akan tetap bergerak dinamis hari ini, dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik dan kebijakan moneter AS. Meningkatnya permintaan safe haven karena konflik di Ukraina menjadi faktor utama penguatan harga emas, meskipun pengaruh penguatan Dolar AS tetap menjadi tantangan.</p>
<p><strong>Tentang Dupoin Indonesia (PT. Dupoin Futures Indonesia)</strong> </p>
<p>Dupoin adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004. Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/11/26/Ilustrasi-Harga-Emas-Dupoin-Indonesia-PT.-Dupoin-Futures-Indonesia-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ilustrasi Harga Emas Dupoin Indonesia (PT Dupoin Futures Indonesia)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/11/26/Ilustrasi-Harga-Emas-Dupoin-Indonesia-PT.-Dupoin-Futures-Indonesia-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ilustrasi Harga Emas, Dupoin Indonesia (PT. Dupoin Futures Indonesia)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
