<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia) &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/dupoin-futures-pt-dupoin-futures-indonesia/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Thu, 30 Jul 2026 12:48:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia) &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>Dupoin Futures Ungkap Proyeksi Harga Emas (XAUUSD) Pekan Depan, Bearish Masih Jadi Skenario Utama</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-97708/dupoin-futures-ungkap-proyeksi-harga-emas-xauusd-pekan-depan-bearish-masih-jadi-skenario-utama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 03:00:22 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-97708/dupoin-futures-ungkap-proyeksi-harga-emas-xauusd-pekan-depan-bearish-masih-jadi-skenario-utama</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Pergerakan harga emas (XAUUSD) diperkirakan masih akan menghadapi tekanan pada pekan depan di tengah kombinasi sinyal teknikal yang belum menunjukkan perubahan tren serta sentimen fundamental yang masih cenderung mendukung penguatan dolar Amerika Serikat.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pergerakan harga emas (XAUUSD) diperkirakan masih akan menghadapi tekanan pada pekan depan di tengah kombinasi sinyal teknikal yang belum menunjukkan perubahan tren serta sentimen fundamental yang masih cenderung mendukung penguatan dolar Amerika Serikat.</p>
<p>Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, prospek emas (XAUUSD) dalam jangka pendek hingga menengah masih didominasi oleh skenario bearish, meskipun peluang terjadinya rebound teknikal tetap perlu diantisipasi ketika harga memasuki area support penting.</p>
<p>Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa secara teknikal harga emas (XAUUSD) pada grafik harian kembali memperlihatkan sinyal pelemahan setelah terbentuk pola Bearish Engulfing di sekitar area resistance 4.125.</p>
<p>Kemunculan pola tersebut mengindikasikan bahwa tekanan jual kembali meningkat setelah upaya kenaikan harga gagal dipertahankan.</p>
<p>Menurut Dupoin Futures, kondisi ini menunjukkan bahwa pelaku pasar mulai kembali melakukan aksi jual sehingga ruang kenaikan menjadi semakin terbatas.</p>
<p>Dalam kajian teknikal Dupoin Futures, emas (XAUUSD) kini memasuki fase secondary trend bearish, yang mengindikasikan bahwa momentum negatif kembali mendominasi pergerakan harga.</p>
<p>Selama harga emas (XAUUSD) belum mampu menembus sekaligus ditutup di atas resistance 4.125, peluang pelemahan diperkirakan masih menjadi skenario utama sepanjang pekan depan.</p>
<p>Dupoin Futures memproyeksikan level 3.996 sebagai support pertama yang berpotensi diuji pasar.</p>
<p>Area tersebut dinilai menjadi titik krusial karena dapat menentukan apakah tekanan jual hanya bersifat sementara atau berkembang menjadi penurunan yang lebih dalam.</p>
<p>Apabila support tersebut berhasil ditembus dengan volume transaksi yang kuat, maka harga emas (XAUUSD) diperkirakan berpotensi melanjutkan pelemahan menuju area 3.942, yang menjadi target teknikal berikutnya.</p>
<p>Meski demikian, Dupoin Futures mengingatkan bahwa pasar tetap memiliki peluang mengalami pantulan harga dalam jangka pendek. Hal tersebut tercermin dari indikator Stochastic yang bergerak menuju area oversold atau jenuh jual.</p>
<p>Dalam kondisi seperti itu, aksi short covering maupun pembelian spekulatif dapat memicu kenaikan sementara.</p>
<p>Namun, menurut Geraldo Kofit, selama belum ada sinyal pembalikan yang valid, potensi kenaikan tersebut masih lebih tepat dipandang sebagai technical rebound dibandingkan awal dari perubahan tren menuju bullish.</p>
<p>Oleh sebab itu, Dupoin Futures menyarankan pelaku pasar untuk tetap disiplin dalam menerapkan strategi perdagangan.</p>
<p>Investor maupun trader sebaiknya tidak terburu-buru mengambil posisi beli hanya karena harga telah terkoreksi cukup dalam.</p>
<p>Menunggu konfirmasi berupa pola pembalikan, breakout resistance, atau perubahan momentum indikator dinilai sebagai langkah yang lebih bijaksana dalam menghadapi volatilitas pasar.</p>
<p>Selain faktor teknikal, Dupoin Futures menilai arah harga emas (XAUUSD) pada pekan depan juga akan sangat ditentukan oleh perkembangan fundamental global.</p>
<p>Pergerakan dolar Amerika Serikat dan US Treasury Yield masih menjadi dua faktor utama yang memengaruhi minat investor terhadap emas.</p>
<p>Selama dolar AS tetap kuat dan imbal hasil obligasi bertahan di level tinggi, permintaan terhadap emas (XAUUSD) diperkirakan masih terbatas karena investor cenderung memilih instrumen yang menawarkan tingkat imbal hasil lebih menarik.</p>
<p>Di sisi lain, perhatian pelaku pasar juga akan tertuju pada sejumlah data ekonomi Amerika Serikat yang dijadwalkan rilis dalam beberapa hari ke depan.</p>
<p>Data inflasi, kondisi pasar tenaga kerja, serta indikator aktivitas ekonomi akan menjadi acuan penting bagi investor untuk memperkirakan arah kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed).</p>
<p>Menurut Dupoin Futures, apabila data ekonomi Amerika Serikat kembali menunjukkan performa yang solid, ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama berpotensi semakin menguat. L</p>
<p>Skenario tersebut diperkirakan akan memberikan dukungan tambahan bagi dolar AS sekaligus menambah tekanan terhadap harga emas (XAUUSD).</p>
<p>Sebaliknya, jika data ekonomi mulai menunjukkan tanda-tanda perlambatan atau inflasi bergerak lebih rendah dari perkiraan, pasar dapat kembali meningkatkan ekspektasi terhadap penurunan suku bunga.</p>
<p>Kondisi tersebut berpotensi melemahkan dolar AS dan menjadi katalis positif bagi emas (XAUUSD). Selain faktor ekonomi, perkembangan geopolitik global juga tetap menjadi perhatian utama.</p>
<p>Meningkatnya ketidakpastian internasional sewaktu-waktu dapat mendorong permintaan terhadap aset safe haven, sehingga memberikan dukungan bagi harga emas (XAUUSD) meskipun tekanan teknikal masih mendominasi.</p>
<p>Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai prospek harga emas (XAUUSD) untuk pekan depan masih berada dalam tekanan bearish.</p>
<p>Selama resistance 4.125 belum berhasil ditembus, peluang pelemahan menuju support 3.996 hingga 3.942 dinilai masih lebih besar dibandingkan potensi kenaikan.</p>
<p>Walaupun peluang technical rebound tetap terbuka ketika indikator memasuki area oversold, Dupoin Futures menegaskan bahwa konfirmasi pembalikan arah tetap diperlukan sebelum pasar dapat mengubah bias menjadi bullish.</p>
<p>Dengan mencermati perkembangan kebijakan Federal Reserve, pergerakan dolar AS, US Treasury Yield, serta berbagai data ekonomi penting dari Amerika Serikat, investor diharapkan dapat menyusun strategi yang lebih adaptif dalam menghadapi dinamika harga emas (XAUUSD) sepanjang pekan depan.</p>
<p>Menurut Dupoin Futures, disiplin dalam membaca sinyal teknikal dan memahami sentimen fundamental akan menjadi kunci untuk memanfaatkan peluang sekaligus mengelola risiko di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi.</p>
<h3>Tentang Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)</h3>
<p>Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Mtal, Futures, dan Stocks.</p>
<p>Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004.</p>
<p>Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, terdaftar sebagai anggota dari Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dengan nomor keanggotaan 176/REG/AFT/SU, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.</p>
<p><strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/30/Dupoin-Futures-PT.-Dupoin-Futures-Indonesia-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Dupoin Futures (PT Dupoin Futures Indonesia)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/30/Dupoin-Futures-PT.-Dupoin-Futures-Indonesia-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Dupoin Futures (PT Dupoin Futures Indonesia)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Harga Emas Hari Ini Berpotensi Bergerak Volatil, Dupoin Futures Soroti Data Michigan AS</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-97243/harga-emas-hari-ini-berpotensi-bergerak-volatil-dupoin-futures-soroti-data-michigan-as</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 03:12:43 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-97243/harga-emas-hari-ini-berpotensi-bergerak-volatil-dupoin-futures-soroti-data-michigan-as</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Harga emas diperkirakan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan di penghujung pekan ketiga bulan Juli di tengah dominasi sentimen bearish yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Harga emas diperkirakan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan di penghujung pekan ketiga bulan Juli di tengah dominasi sentimen bearish yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.</p>
<p>Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai bahwa arah pergerakan emas masih cenderung melemah karena sejumlah indikator teknikal belum memberikan sinyal pembalikan tren yang meyakinkan.</p>
<p>Di saat yang sama, pelaku pasar juga tengah menantikan rilis sejumlah indikator ekonomi Amerika Serikat yang diperkirakan akan memengaruhi pergerakan dolar AS dan menjadi penentu arah harga emas dalam jangka pendek.</p>
<p>Menurut analisis teknikal Dupoin Futures, harga emas masih berada dalam struktur tren turun pada time frame harian.</p>
<p>Kondisi ini terlihat dari ketidakmampuan harga untuk menembus area resistance penting yang selama beberapa sesi terakhir terus membatasi ruang kenaikan.</p>
<p>Selama level resistance tersebut belum berhasil ditembus, Dupoin Futures menilai peluang pelemahan masih lebih dominan dibandingkan potensi penguatan.</p>
<p>Oleh karena itu, skenario utama yang dipantau saat ini adalah kelanjutan tren bearish dengan target menuju area support di kisaran 3.942.</p>
<p>Apabila tekanan jual semakin kuat dan level tersebut berhasil ditembus, maka harga emas diproyeksikan berpotensi melanjutkan penurunan menuju 3.782 sebagai target support berikutnya.</p>
<p>Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa dominasi seller masih menjadi faktor utama yang mengendalikan pergerakan pasar.</p>
<p>Meskipun sesekali terjadi upaya rebound, kenaikan tersebut belum mampu mengubah struktur tren secara keseluruhan. Hal ini menunjukkan bahwa minat beli masih belum cukup kuat untuk membalikkan arah pergerakan harga.</p>
<p>Selama tekanan jual tetap mendominasi dan harga masih bergerak di bawah area resistance, Dupoin Futures memandang bahwa tren bearish masih menjadi acuan utama bagi pelaku pasar.</p>
<p>Dari sisi indikator teknikal, Dupoin Futures juga menyoroti posisi Moving Average (MA) 21 yang masih berada di atas pergerakan harga.</p>
<p>Keberadaan indikator tersebut memperlihatkan bahwa Moving Average masih berfungsi sebagai dynamic resistance, sehingga setiap kenaikan harga berpotensi menghadapi tekanan jual baru.</p>
<p>Dengan kondisi tersebut, peluang harga untuk mencatatkan penguatan yang berkelanjutan masih relatif terbatas hingga muncul sinyal breakout yang valid di atas area resistance.</p>
<p>Selain itu, indikator Stochastic Oscillator juga masih bergerak menuju area oversold, yang mengindikasikan bahwa momentum pelemahan masih berlangsung.</p>
<p>Meski posisi oversold sering kali dihubungkan dengan peluang terjadinya technical rebound, Dupoin Futures menilai bahwa kondisi tersebut belum cukup menjadi dasar untuk menyimpulkan adanya perubahan tren.</p>
<p>Selama belum ada konfirmasi dari pergerakan harga maupun indikator lainnya, tekanan bearish diperkirakan masih akan menjadi faktor dominan dalam perdagangan emas.</p>
<p>Tidak hanya faktor teknikal, Dupoin Futures juga melihat bahwa sentimen fundamental berpotensi memberikan pengaruh besar terhadap arah harga emas pada perdagangan hari ini.</p>
<p>Perhatian investor saat ini tertuju pada rilis data Preliminary University of Michigan Consumer Sentiment dan Preliminary University of Michigan Inflation Expectations dari Amerika Serikat.</p>
<p>Kedua indikator tersebut menjadi acuan penting untuk mengukur tingkat optimisme konsumen serta ekspektasi inflasi, yang selanjutnya dapat memengaruhi arah kebijakan moneter Federal Reserve dan pergerakan dolar AS.</p>
<p>Menurut Dupoin Futures, apabila data Consumer Sentiment dirilis lebih tinggi dari perkiraan pasar dan diikuti dengan Inflation Expectations yang tetap tinggi atau bahkan meningkat, maka dolar AS berpotensi memperoleh sentimen positif.</p>
<p>Kondisi tersebut dapat memperkuat pandangan bahwa ekonomi Amerika Serikat masih cukup solid, sehingga Federal Reserve memiliki ruang untuk mempertahankan kebijakan suku bunga pada level tinggi lebih lama.</p>
<p>Jika skenario ini terjadi, penguatan dolar AS diperkirakan akan kembali memberikan tekanan terhadap harga emas karena investor cenderung memilih aset berbasis dolar yang menawarkan imbal hasil lebih menarik.</p>
<p>Sebaliknya, Dupoin Futures menilai bahwa apabila data kepercayaan konsumen maupun ekspektasi inflasi dirilis di bawah proyeksi pasar, peluang pelemahan dolar AS akan semakin terbuka.</p>
<p>Kondisi tersebut dapat meningkatkan ekspektasi terhadap pelonggaran kebijakan moneter di masa mendatang dan memberikan ruang bagi harga emas untuk melakukan rebound teknikal.</p>
<p>Meski demikian, Dupoin Futures mengingatkan bahwa potensi kenaikan tersebut kemungkinan masih bersifat terbatas selama harga belum mampu menembus area resistance dan mengubah struktur teknikal yang masih bearish.</p>
<p>Secara keseluruhan, Dupoin Futures memandang bahwa prospek harga emas dalam jangka pendek masih dibayangi oleh dominasi tekanan jual.</p>
<p>Kombinasi antara sinyal teknikal yang masih menunjukkan tren turun dan potensi penguatan dolar AS menjadi faktor utama yang dapat membatasi ruang kenaikan logam mulia.</p>
<p>Oleh sebab itu, Dupoin Futures memperkirakan area 3.942 akan menjadi support penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar. Jika level tersebut tidak mampu menahan tekanan jual, maka peluang penurunan menuju 3.782 akan semakin besar.</p>
<p>Namun, investor tetap disarankan untuk mencermati hasil rilis data ekonomi Amerika Serikat malam ini karena perkembangan tersebut berpotensi memicu volatilitas tinggi dan menjadi penentu arah pergerakan harga emas pada sesi perdagangan selanjutnya.</p>
<p><strong>Tentang Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)</strong></p>
<p>Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks.</p>
<p>Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004. Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, terdaftar sebagai anggota dari Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dengan nomor keanggotaan 176/REG/AFT/SU, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.</p>
<p><strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/23/Harga-Emas-Hari-Ini-Berpotensi-Bergerak-Volatil-Dupoin-Futures-Soroti-Data-Michigan-AS-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/23/Harga-Emas-Hari-Ini-Berpotensi-Bergerak-Volatil-Dupoin-Futures-Soroti-Data-Michigan-AS-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Harga Emas Hari Ini Diprediksi Masih Melemah, Dupoin Futures Soroti Level 3.938</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-97109/harga-emas-hari-ini-diprediksi-masih-melemah-dupoin-futures-soroti-level-3-938</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jul 2026 03:22:23 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-97109/harga-emas-hari-ini-diprediksi-masih-melemah-dupoin-futures-soroti-level-3-938</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Pergerakan harga emas pada perdagangan hari Kamis (16/7) diperkirakan masih berada dalam tekanan, meskipun volatilitas berpotensi meningkat menjelang rilis sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA,</strong> <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pergerakan harga emas pada perdagangan hari Kamis (16/7) diperkirakan masih berada dalam tekanan, meskipun volatilitas berpotensi meningkat menjelang rilis sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat.</p>
<p>Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai bahwa tren utama logam mulia masih bergerak dalam fase bearish pada time frame harian.</p>
<p>Selama harga belum mampu menembus level resistance yang menjadi batas penting, peluang pelemahan masih lebih besar dibandingkan potensi penguatan.</p>
<p>Meski demikian, pelaku pasar tetap diminta mewaspadai kemungkinan terjadinya koreksi naik apabila data ekonomi AS memberikan sinyal perlambatan yang dapat menekan penguatan dolar Amerika Serikat.</p>
<p>Menurut analisis teknikal Dupoin Futures, pergerakan Gold pada time frame Daily masih mencerminkan dominasi tekanan jual.</p>
<p>Hingga saat ini, harga belum mampu menembus area resistance di kisaran 4.079, sehingga struktur tren turun masih tetap terjaga.</p>
<p>Kegagalan bertahan di atas level tersebut menunjukkan bahwa kekuatan buyer belum cukup besar untuk mengubah arah pergerakan pasar.</p>
<p>Dalam kondisi seperti ini, Dupoin Futures memandang bahwa skenario bearish masih menjadi acuan utama bagi pergerakan harga emas dalam jangka pendek.</p>
<p>Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa selama resistance tersebut belum berhasil ditembus, target pelemahan berikutnya masih mengarah ke area support Daily di level 3.938.</p>
<p>Area tersebut menjadi level teknikal yang cukup penting karena berpotensi menjadi titik uji bagi pergerakan harga berikutnya.</p>
<p>Apabila tekanan jual tetap mendominasi, bukan tidak mungkin harga akan kembali menguji level tersebut dalam beberapa sesi perdagangan mendatang.</p>
<p>Dari sisi indikator teknikal, Dupoin Futures juga melihat bahwa sinyal pelemahan masih cukup kuat.</p>
<p>Indikator Moving Average masih berada di atas pergerakan candlestick, yang mengindikasikan bahwa tren utama masih bergerak turun.</p>
<p>Selama harga tetap berada di bawah garis Moving Average tersebut, setiap kenaikan yang terjadi diperkirakan hanya bersifat sementara dan belum cukup kuat untuk mengonfirmasi pembalikan arah menjadi bullish.</p>
<p>Sementara itu, indikator Stochastic juga masih bergerak menuju area oversold. Menurut Dupoin Futures, kondisi tersebut menunjukkan bahwa momentum bearish masih mendominasi pasar, meskipun pasar mulai memasuki wilayah jenuh jual.</p>
<p>Situasi seperti ini memang dapat membuka peluang terjadinya technical rebound, tetapi peluang tersebut baru akan semakin kuat apabila harga berhasil menembus resistance di level 4.079.</p>
<p>Sebelum ada konfirmasi tersebut, arah pergerakan emas masih cenderung mengikuti tren turun yang telah terbentuk.</p>
<p>Selain mempertimbangkan aspek teknikal, Dupoin Futures juga menilai bahwa faktor fundamental akan menjadi penentu utama arah harga emas pada perdagangan malam ini.</p>
<p>Investor akan memusatkan perhatian pada sejumlah data ekonomi Amerika Serikat, antara lain Core Retail Sales m/m, Retail Sales m/m, Philly Fed Manufacturing Index, serta Unemployment Claims.</p>
<p>Rangkaian data tersebut diperkirakan akan memengaruhi pergerakan dolar AS sekaligus memberikan dampak langsung terhadap harga emas.</p>
<p>Menurut Dupoin Futures, perhatian pasar terutama tertuju pada data Retail Sales yang diproyeksikan tumbuh 0,2%, lebih rendah dibandingkan capaian sebelumnya sebesar 0,9%. Sementara itu, Core Retail Sales diperkirakan stagnan di 0,0%, setelah sebelumnya tumbuh 0,8%.</p>
<p>Jika realisasi kedua data tersebut lebih rendah dari perkiraan, pasar dapat menilai bahwa konsumsi masyarakat Amerika Serikat mulai melambat.</p>
<p>Kondisi tersebut berpotensi menekan dolar AS dan memberikan ruang bagi harga emas untuk melakukan penguatan atau setidaknya koreksi naik menuju area resistance yang telah diidentifikasi oleh Dupoin Futures.</p>
<p>Sebaliknya, apabila data penjualan ritel menunjukkan hasil yang lebih baik dari ekspektasi, sentimen terhadap dolar AS diperkirakan kembali menguat.</p>
<p>Kinerja konsumsi yang solid akan memperkuat keyakinan pasar bahwa ekonomi Amerika Serikat masih berada dalam kondisi yang sehat.</p>
<p>Hal tersebut juga dapat meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi lebih lama, sehingga dolar AS memperoleh dukungan tambahan.</p>
<p>Dalam kondisi demikian, Dupoin Futures memperkirakan harga emas akan kembali menghadapi tekanan dan berpotensi melanjutkan pelemahan menuju support 3.938, sesuai dengan proyeksi teknikal yang telah disusun.</p>
<p>Selain itu, Dupoin Futures turut menyoroti potensi pengaruh dari Philly Fed Manufacturing Index yang diperkirakan naik menjadi 12,7 dari sebelumnya 10,3.</p>
<p>Jika angka tersebut melampaui ekspektasi, kondisi tersebut menunjukkan adanya perbaikan aktivitas manufaktur di Amerika Serikat dan berpotensi memperkuat dolar AS.</p>
<p>Sebaliknya, data Unemployment Claims diproyeksikan meningkat tipis menjadi 216 ribu dari sebelumnya 215 ribu.</p>
<p>Apabila jumlah klaim pengangguran meningkat lebih besar dari perkiraan, sentimen terhadap dolar AS dapat melemah karena mengindikasikan perlambatan pasar tenaga kerja. Situasi tersebut berpotensi menjadi katalis positif bagi harga emas.</p>
<p>Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai bahwa prospek harga emas masih didominasi tren bearish, baik dari sisi teknikal maupun fundamental.</p>
<p>Selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas resistance 4.079, peluang penurunan menuju area support 3.938 masih menjadi skenario utama.</p>
<p>Namun, tingginya potensi volatilitas akibat rilis data ekonomi Amerika Serikat membuat pelaku pasar perlu lebih cermat dalam mengelola risiko.</p>
<p>Dupoin Futures merekomendasikan agar investor terus memantau perkembangan indikator ekonomi AS karena hasil yang berbeda dari ekspektasi berpotensi mengubah arah pergerakan emas dalam waktu singkat.</p>
<p><strong>Tentang Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)</strong></p>
<p>Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004.</p>
<p>Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, terdaftar sebagai anggota dari Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dengan nomor keanggotaan 176/REG/AFT/SU, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.</p>
<p><strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/22/Dupoin-Futures-PT.-Dupoin-Futures-Indonesia-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Dupoin Futures (PT Dupoin Futures Indonesia)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/22/Dupoin-Futures-PT.-Dupoin-Futures-Indonesia-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Dupoin Futures (PT Dupoin Futures Indonesia)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Dupoin Futures Ungkap Alasan Harga Emas Berpotensi Turun ke Area Support 3.873</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-96997/dupoin-futures-ungkap-alasan-harga-emas-berpotensi-turun-ke-area-support-3-873</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 17:46:40 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-96997/dupoin-futures-ungkap-alasan-harga-emas-berpotensi-turun-ke-area-support-3-873</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Pergerakan harga emas pada perdagangan hari Rabu (15/7) diperkirakan masih berada dalam tekanan setelah berbagai indikator teknikal dan fundamental belum menunjukkan sinyal perubahan tren yang berarti.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pergerakan harga emas pada perdagangan hari Rabu (15/7) diperkirakan masih berada dalam tekanan setelah berbagai indikator teknikal dan fundamental belum menunjukkan sinyal perubahan tren yang berarti.</p>
<p>Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai bahwa kecenderungan pelemahan masih menjadi skenario utama selama harga belum mampu menembus sejumlah level resistance penting.</p>
<p>Meski volatilitas pasar masih berpotensi meningkat akibat rilis data ekonomi Amerika Serikat dan perkembangan geopolitik global, Dupoin Futures melihat peluang penurunan harga emas masih lebih besar dibandingkan potensi penguatan dalam jangka pendek.</p>
<p>Menurut analisis Dupoin Futures, pada grafik time frame Daily, struktur pergerakan emas masih memperlihatkan dominasi tren bearish.</p>
<p>Harga hingga kini belum berhasil mencatatkan penutupan perdagangan di atas kisaran resistance 4.102 hingga 4.179, sehingga belum ada konfirmasi teknikal yang mengindikasikan perubahan arah menuju tren naik.</p>
<p>Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tekanan dari pihak penjual masih relatif kuat dan mampu membatasi setiap upaya pemulihan harga yang terjadi dalam beberapa sesi terakhir.</p>
<p>Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa kegagalan harga menembus area resistance tersebut membuat peluang pembalikan tren masih cukup terbatas.</p>
<p>Oleh karena itu, setiap kenaikan yang terjadi dalam waktu dekat masih berpotensi bersifat sementara atau hanya menjadi bagian dari secondary trend, sebelum harga kembali melanjutkan tren penurunan yang menjadi arah utama pasar saat ini.</p>
<p>Lebih lanjut, Dupoin Futures menyoroti posisi harga yang masih bergerak di bawah Moving Average (MA) 21 dan Moving Average (MA) 34.</p>
<p>Kedua indikator tersebut masih berfungsi sebagai dynamic resistance, yang terus menjadi penghalang bagi laju penguatan emas.</p>
<p>Selama harga belum mampu bergerak dan bertahan di atas area tersebut, Dupoin Futures menilai struktur bearish masih tetap valid dan belum menunjukkan indikasi perubahan yang signifikan.</p>
<p>Selain itu, indikator Stochastic Oscillator juga masih menggambarkan momentum pelemahan yang cukup kuat. Menurut pengamatan Dupoin Futures, indikator tersebut belum memperlihatkan sinyal bullish reversal yang dapat menjadi dasar perubahan tren.</p>
<p>Hal ini semakin memperkuat pandangan bahwa tekanan jual masih mendominasi pergerakan harga emas dalam jangka pendek hingga menengah.</p>
<p>Dengan mempertimbangkan berbagai sinyal teknikal tersebut, Dupoin Futures memproyeksikan harga emas berpotensi melanjutkan pelemahan menuju area support di level 3.981.</p>
<p>Apabila tekanan jual semakin meningkat dan level tersebut berhasil ditembus, maka peluang penurunan menuju support berikutnya di kisaran 3.873 akan semakin terbuka.</p>
<p>Area tersebut dipandang sebagai level penting yang perlu diperhatikan oleh para pelaku pasar dalam menentukan strategi transaksi berikutnya.</p>
<p>Di sisi fundamental, Dupoin Futures melihat bahwa prospek emas masih dibayangi oleh sentimen yang cenderung negatif.</p>
<p>Salah satu faktor utama berasal dari penguatan dolar Amerika Serikat yang masih didukung oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada level tinggi lebih lama.</p>
<p>Kebijakan tersebut membuat aset berbasis dolar tetap menarik di mata investor dan secara bersamaan mengurangi daya tarik emas sebagai instrumen investasi yang tidak memberikan imbal hasil.</p>
<p>Menurut Dupoin Futures, tingginya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury Yield) juga menjadi faktor lain yang memberikan tekanan terhadap harga emas.</p>
<p>Ketika yield obligasi meningkat, investor cenderung mengalihkan dana ke instrumen yang menawarkan tingkat pengembalian lebih kompetitif dibandingkan emas.</p>
<p>Kondisi ini menyebabkan permintaan terhadap logam mulia berpotensi menurun sehingga ruang kenaikan harga menjadi semakin terbatas.</p>
<p>Meski demikian, Dupoin Futures mengingatkan bahwa dinamika pasar global tetap perlu dicermati karena dapat mengubah sentimen sewaktu-waktu.</p>
<p>Rilis data inflasi Amerika Serikat, laporan ketenagakerjaan, perkembangan aktivitas ekonomi, hingga komentar dari pejabat Federal Reserve akan menjadi faktor penting yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan dolar AS maupun harga emas.</p>
<p>Jika data ekonomi menunjukkan perlambatan atau bank sentral mulai memberikan sinyal kebijakan moneter yang lebih longgar, tekanan terhadap emas dapat berkurang dan membuka peluang terjadinya pemulihan harga.</p>
<p>Selain faktor ekonomi, Dupoin Futures juga menilai bahwa meningkatnya ketegangan geopolitik atau munculnya risiko baru terhadap perekonomian global masih dapat mendorong permintaan terhadap aset safe haven seperti emas.</p>
<p>Namun, selama penguatan dolar AS dan tingginya imbal hasil obligasi tetap mendominasi sentimen pasar, potensi kenaikan emas diperkirakan masih akan terbatas.</p>
<p>Secara keseluruhan, Dupoin Futures menegaskan bahwa prospek harga emas masih cenderung bearish.</p>
<p>Selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas area resistance 4.102–4.179, serta masih bergerak di bawah Moving Average 21 dan Moving Average 34, tekanan jual diperkirakan tetap mendominasi pasar.</p>
<p>Berdasarkan kombinasi analisis teknikal dan fundamental tersebut, Dupoin Futures memproyeksikan harga emas masih berpeluang melanjutkan pelemahan menuju area support 3.981 hingga 3.873, meskipun pelaku pasar tetap perlu mengantisipasi potensi volatilitas yang dipicu oleh perkembangan data ekonomi Amerika Serikat maupun dinamika geopolitik global.</p>
<p><strong>Tentang Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)</strong></p>
<p>Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks.</p>
<p>Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004.</p>
<p>Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, terdaftar sebagai anggota dari Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dengan nomor keanggotaan 176/REG/AFT/SU, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.</p>
<p><strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/21/Dupoin-Futures-PT.-Dupoin-Futures-Indonesia-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Dupoin Futures (PT Dupoin Futures Indonesia)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/21/Dupoin-Futures-PT.-Dupoin-Futures-Indonesia-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Dupoin Futures (PT Dupoin Futures Indonesia)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Dupoin Futures Raih Penghargaan Top Futures Broker 2026 dari Bloomberg Technoz bersama Indonesia Data</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-96604/dupoin-futures-raih-penghargaan-top-futures-broker-2026-dari-bloomberg-technoz-bersama-indonesia-data</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 01:14:56 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-96604/dupoin-futures-raih-penghargaan-top-futures-broker-2026-dari-bloomberg-technoz-bersama-indonesia-data</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; PT Dupoin Futures Indonesia meraih penghargaan Top Futures Broker 2026 dalam ajang Bloomberg Technoz Recognition Awards 2026 yang diselenggarakan Bloomberg Technoz bersama Indonesia Data di Hotel The Westin Jakarta pada Senin, 29 Juni 2026.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; PT Dupoin Futures Indonesia meraih penghargaan Top Futures Broker 2026 dalam ajang Bloomberg Technoz Recognition Awards 2026 yang diselenggarakan Bloomberg Technoz bersama Indonesia Data di Hotel The Westin Jakarta pada Senin, 29 Juni 2026.</p>
<p>Penghargaan tersebut diserahkan oleh Roger Finie selaku CEO Bloomberg Technoz dan Winda Mizwar Pratiwi selaku Founder Indonesia Data kepada CEO PT Dupoin Futures Indonesia Benny Huang dan Direktur Utama PT Dupoin Futures Indonesia Gunawan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan kontribusi perusahaan di industri perdagangan berjangka.</p>
<p>Penghargaan ini memperkuat posisi Dupoin Futures sebagai salah satu pialang berjangka terdepan di Indonesia.</p>
<p>Penilaian didasarkan pada berbagai indikator, mulai dari pertumbuhan bisnis, kinerja operasional, tingkat kepercayaan nasabah, hingga kontribusi perusahaan dalam pengembangan industri perdagangan berjangka nasional.</p>
<p>Berdasarkan data resmi Jakarta Futures Exchange (JFX), Dupoin Futures menempati peringkat pertama Top Broker Performance 2025 dengan volume transaksi mencapai 1.272.382 transaksi dan 4.113 pengguna aktif bulanan.</p>
<p>Kinerja tersebut juga menempatkan Dupoin Futures sebagai pialang dengan volume transaksi bilateral gabungan terbesar di Indonesia sekaligus mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perusahaan.</p>
<p>Direktur Utama PT Dupoin Futures Indonesia, Gunawan, menilai penghargaan ini menjadi bukti bahwa industri perdagangan berjangka di Indonesia terus berkembang dan semakin mendapat kepercayaan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat edukasi kepada masyarakat, serta menghadirkan inovasi yang mendukung pertumbuhan industri perdagangan berjangka di Indonesia. Kami percaya, industri ini memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pilar penting dalam perkembangan sektor keuangan nasional,&#8221; kata Gunawan.</p>
<p>Dupoin Futures beroperasi di bawah izin dan pengawasan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan predikat Grade A+++ serta masuk dalam tujuh pialang berjangka terbaik pada triwulan I tahun 2026.</p>
<p>Dupoin Futures juga telah memperoleh izin dan berada di bawah pengawasan Bank Indonesia (BI) serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK).</p>
<p>Dupoin Futures merupakan anggota resmi Jakarta Futures Exchange (JFX), Kliring Berjangka Indonesia (KBI), Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (ASPEBTINDO), serta Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH).</p>
<p>Penghargaan Top Futures Broker 2026 semakin memperkuat rekam jejak Dupoin Futures sebagai perusahaan pialang berjangka yang mengedepankan inovasi, tata kelola perusahaan yang baik, serta komitmen dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia.</p>
<p><strong>Tentang Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)</strong></p>
<p>Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004.</p>
<p>Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, terdaftar sebagai anggota dari Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dengan nomor keanggotaan 176/REG/AFT/SU, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.</p>
<p><strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/16/Dupoin-Futures-Raih-Penghargaan-Top-Futures-Broker-2026-dari-Bloomberg-Technoz-bersama-Indonesia-Data-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/16/Dupoin-Futures-Raih-Penghargaan-Top-Futures-Broker-2026-dari-Bloomberg-Technoz-bersama-Indonesia-Data-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Resistance 4.165</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-96525/harga-emas-berpeluang-lanjut-menguat-dupoin-futures-bidik-resistance-4-165</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 16:08:48 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-96525/harga-emas-berpeluang-lanjut-menguat-dupoin-futures-bidik-resistance-4-165</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Harga emas diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan di pekan kedua bulan Juli.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Harga emas diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan di pekan kedua bulan Juli.</p>
<p>Berdasarkan analisis Dupoin Futures, analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai bahwa momentum kenaikan masih cukup kuat karena didukung oleh kombinasi sinyal teknikal dan sentimen fundamental yang cenderung positif.</p>
<p>Menurut Dupoin Futures, selama tekanan beli tetap bertahan dan belum muncul sentimen negatif yang signifikan, harga emas masih berpotensi melanjutkan reli menuju level resistance berikutnya.</p>
<p>Dalam analisis teknikal yang dirilis Dupoin Futures, pergerakan emas pada timeframe H1 masih menunjukkan struktur bullish yang sehat.</p>
<p>Harga mampu bertahan di atas area Moving Average (MA) 21 dan MA 34, yang kembali berfungsi sebagai dynamic support.</p>
<p>Menurut Dupoin Futures, kondisi tersebut mengindikasikan bahwa tekanan jual belum cukup kuat untuk mengubah arah tren utama, sementara buyer masih mendominasi pergerakan pasar.</p>
<p>Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa setiap kali harga mengalami koreksi, area support tersebut mampu memicu munculnya kembali aksi beli dari pelaku pasar.</p>
<p>Hal ini menunjukkan bahwa minat investor terhadap emas masih relatif tinggi, sehingga peluang kenaikan dalam jangka pendek tetap terbuka.</p>
<p>Dupoin Futures menilai kondisi tersebut sebagai salah satu sinyal bahwa tren bullish masih berada dalam jalur yang sehat.</p>
<p>Selain itu, Dupoin Futures juga melihat adanya perubahan fungsi resistance menjadi support setelah harga berhasil menembus area penting pada perdagangan sebelumnya.</p>
<p>Dalam analisis teknikal, perubahan struktur seperti ini umumnya menjadi konfirmasi bahwa tren naik masih berpotensi berlanjut.</p>
<p>Selama harga tetap bertahan di atas area support baru tersebut, Dupoin Futures memperkirakan peluang kenaikan masih lebih besar dibandingkan risiko pelemahan.</p>
<p>Tidak hanya itu, analisis Dupoin Futures juga menunjukkan bahwa pola higher low masih terus terbentuk pada grafik H1.</p>
<p>Struktur tersebut mencerminkan bahwa setiap koreksi menghasilkan titik terendah yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.</p>
<p>Menurut Dupoin Futures, pola seperti ini biasanya menjadi salah satu ciri bahwa kekuatan buyer masih mendominasi dan tren naik belum kehilangan momentumnya.</p>
<p>Berdasarkan proyeksi Dupoin Futures, harga emas berpotensi menguji area resistance di level 4.136 dalam waktu dekat.</p>
<p>Apabila level tersebut berhasil ditembus dengan dukungan volume transaksi yang meningkat, maka peluang kenaikan diperkirakan akan berlanjut menuju target berikutnya di kisaran 4.165.</p>
<p>Meski demikian, Dupoin Futures tetap mengingatkan pelaku pasar agar mewaspadai kemungkinan koreksi jangka pendek mengingat harga telah mengalami kenaikan yang cukup konsisten dalam beberapa sesi terakhir.</p>
<p>Dari sisi indikator, Dupoin Futures juga mencermati pergerakan Stochastic yang masih mengarah naik menuju area overbought.</p>
<p>Walaupun indikator tersebut telah memasuki zona jenuh beli, menurut Dupoin Futures belum terdapat sinyal pembalikan arah yang cukup kuat untuk mengindikasikan perubahan tren.</p>
<p>Selama indikator tersebut masih bergerak sejalan dengan kenaikan harga, momentum bullish dinilai masih memiliki peluang untuk berlanjut.</p>
<p>Selain faktor teknikal, Dupoin Futures menilai bahwa pergerakan harga emas juga mendapat dukungan dari kondisi fundamental global.</p>
<p>Pelemahan dolar Amerika Serikat menjadi salah satu faktor yang berpotensi meningkatkan daya tarik emas di pasar internasional.</p>
<p>Ketika nilai dolar melemah, harga emas menjadi relatif lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lain sehingga permintaan terhadap logam mulia cenderung meningkat.</p>
<p>Lebih lanjut, Dupoin Futures melihat bahwa penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury Yield) juga menjadi katalis positif bagi harga emas.</p>
<p>Ketika imbal hasil obligasi menurun, biaya peluang untuk memegang emas sebagai aset yang tidak memberikan bunga menjadi lebih rendah.</p>
<p>Situasi ini biasanya mendorong investor untuk kembali meningkatkan eksposur terhadap aset safe haven seperti emas.</p>
<p>Menurut Dupoin Futures, ekspektasi pasar terhadap kemungkinan kebijakan moneter Federal Reserve yang lebih akomodatif juga menjadi sentimen yang perlu diperhatikan.</p>
<p>Apabila bank sentral Amerika Serikat memberikan sinyal penurunan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang, tekanan terhadap dolar AS diperkirakan akan berkurang dan berpotensi memberikan ruang bagi harga emas untuk melanjutkan penguatan.</p>
<p>Di sisi lain, Dupoin Futures juga menilai bahwa ketidakpastian ekonomi global serta meningkatnya risiko geopolitik masih menjadi faktor yang menjaga permintaan terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai.</p>
<p>Dalam situasi pasar yang penuh ketidakpastian, investor umumnya cenderung mengalihkan sebagian asetnya ke emas sehingga mampu menopang pergerakan harga.</p>
<p>Meski prospek jangka pendek masih terlihat positif, Dupoin Futures mengingatkan investor untuk tetap mencermati berbagai data ekonomi penting dari Amerika Serikat, seperti inflasi, ketenagakerjaan, PMI, hingga pernyataan pejabat Federal Reserve.</p>
<p>Menurut Dupoin Futures, apabila data tersebut menunjukkan pelemahan ekonomi, peluang penurunan suku bunga akan semakin besar sehingga dapat memperkuat kenaikan harga emas.</p>
<p>Sebaliknya, jika data ekonomi kembali menunjukkan hasil yang solid dan mendorong penguatan dolar AS serta kenaikan imbal hasil obligasi, maka ruang kenaikan emas berpotensi menjadi lebih terbatas dan memicu koreksi sementara sebelum melanjutkan arah pergerakan berikutnya.</p>
<p><strong>About Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)</strong>
Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks.</p>
<p>Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004.</p>
<p>Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, terdaftar sebagai anggota dari Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dengan nomor keanggotaan 176/REG/AFT/SU, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/15/Harga-Emas-Berpeluang-Lanjut-Menguat-Dupoin-Futures-Bidik-Resistance-4.165-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat Dupoin Futures Bidik Resistance 4 165]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/15/Harga-Emas-Berpeluang-Lanjut-Menguat-Dupoin-Futures-Bidik-Resistance-4.165-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat Dupoin Futures Bidik Resistance 4 165]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Tekanan Bearish Belum Usai, Harga Emas Diprediksi Bergerak Lebih Rendah</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-95414/tekanan-bearish-belum-usai-harga-emas-diprediksi-bergerak-lebih-rendah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 13:25:28 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-95414/tekanan-bearish-belum-usai-harga-emas-diprediksi-bergerak-lebih-rendah</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Harga emas diperkirakan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari Selasa (30/6).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Harga emas diperkirakan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari Selasa (30/6).</p>
<p>Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, arah pergerakan logam mulia masih cenderung bearish karena tekanan jual belum menunjukkan tanda-tanda mereda.</p>
<p>Meskipun harga telah mencapai area support penting, peluang penurunan dinilai masih terbuka selama belum ada sinyal teknikal maupun sentimen fundamental yang mampu mengubah arah pasar.</p>
<p>Geraldo menjelaskan bahwa pada grafik H4, emas masih bergerak dalam tren turun yang cukup kuat.</p>
<p>Harga baru saja menyentuh area support di level 3.956, namun belum muncul konfirmasi yang menunjukkan bahwa level tersebut mampu menjadi titik balik bagi pergerakan harga.</p>
<p>Dalam kondisi seperti ini, pasar masih cenderung dikuasai oleh penjual sehingga potensi pelemahan lanjutan tetap menjadi skenario utama.</p>
<p>Menurutnya, apabila tekanan jual masih berlanjut dan area support tersebut gagal menahan penurunan, harga emas berpotensi bergerak menuju target berikutnya di level 3.874.</p>
<p>Area tersebut menjadi support penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar sebagai sasaran pelemahan selanjutnya apabila sentimen negatif masih mendominasi.</p>
<p>Meski demikian, harga yang telah berada di sekitar support utama juga berpotensi memicu koreksi naik dalam jangka pendek.</p>
<p>Reaksi beli biasanya mulai muncul ketika harga dianggap cukup rendah sehingga menarik minat sebagian investor untuk kembali masuk ke pasar.</p>
<p>Selain itu, aksi ambil untung dari pelaku pasar yang sebelumnya membuka posisi jual juga dapat memicu kenaikan sementara.</p>
<p>Namun, koreksi tersebut diperkirakan hanya bersifat teknikal dan belum cukup kuat untuk mengubah tren utama yang masih menurun.</p>
<p>Selama harga belum mampu menembus area resistance penting dan membentuk struktur kenaikan yang lebih solid, peluang penurunan masih dinilai lebih besar dibandingkan potensi penguatan.</p>
<p>Dari sisi teknikal, indikator Moving Average juga masih menunjukkan sinyal yang mendukung tren bearish.</p>
<p>Posisi harga yang masih berada di bawah garis Moving Average mengindikasikan bahwa momentum penurunan belum berakhir.</p>
<p>Struktur grafik pun masih memperlihatkan dominasi seller sehingga peluang terjadinya pelemahan lanjutan tetap terbuka.</p>
<p>Sementara itu, indikator Stochastic masih bergerak menuju area oversold atau jenuh jual.</p>
<p>Kondisi tersebut memang sering dikaitkan dengan peluang terjadinya rebound, namun hingga saat ini belum terlihat adanya sinyal pembalikan arah yang valid.</p>
<p>Dengan kata lain, meskipun pasar mulai memasuki area jenuh jual, tekanan bearish masih menjadi faktor yang lebih dominan dalam menentukan arah pergerakan harga emas.</p>
<p>Selain analisis teknikal, faktor fundamental juga masih memberikan tekanan terhadap harga emas.</p>
<p>Salah satu penyebab utamanya adalah penguatan dolar Amerika Serikat yang membuat harga emas menjadi relatif lebih mahal bagi investor global.</p>
<p>Akibatnya, permintaan terhadap emas cenderung menurun karena sebagian pelaku pasar memilih instrumen investasi berbasis dolar yang dinilai lebih menarik.</p>
<p>Tekanan juga datang dari tingginya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat atau US Treasury Yield.</p>
<p>Ketika yield obligasi meningkat, investor cenderung mengalihkan dana ke aset yang memberikan pendapatan tetap.</p>
<p>Sebaliknya, emas sebagai aset yang tidak menghasilkan bunga menjadi kurang diminati sehingga pergerakan harganya ikut tertekan.</p>
<p>Di sisi lain, ekspektasi pasar terhadap kebijakan Federal Reserve juga masih menjadi perhatian utama.</p>
<p>Selama data ekonomi Amerika Serikat, seperti inflasi, pasar tenaga kerja, dan aktivitas bisnis, tetap menunjukkan kondisi yang kuat, peluang bank sentral AS mempertahankan suku bunga tinggi masih cukup besar.</p>
<p>Kebijakan tersebut berpotensi menjaga penguatan dolar AS sekaligus membatasi ruang kenaikan harga emas. Meski demikian, investor tetap perlu mencermati perkembangan kondisi global.</p>
<p>Ketidakpastian geopolitik maupun perlambatan ekonomi dunia sewaktu-waktu dapat meningkatkan kembali permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven.</p>
<p>Selain itu, aksi short covering dan profit taking juga berpotensi memicu kenaikan harga dalam jangka pendek setelah penurunan yang cukup tajam beberapa waktu terakhir.</p>
<p>Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai prospek harga emas hari ini masih didominasi sentimen negatif.</p>
<p>Dari sisi teknikal, tren turun masih menjadi skenario utama dengan target pelemahan menuju area 3.874 apabila support 3.956 berhasil ditembus.</p>
<p>Sementara itu, dari sisi fundamental, kombinasi penguatan dolar AS, tingginya imbal hasil obligasi Amerika Serikat, serta ekspektasi suku bunga tinggi masih menjadi faktor yang membatasi peluang kenaikan emas.</p>
<p>Walaupun potensi rebound jangka pendek tetap ada karena harga telah berada di area support, arah pergerakan emas secara umum masih cenderung melemah hingga muncul katalis baru yang mampu mengubah sentimen pasar.</p>
<p><strong>About Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)</strong>
Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks.</p>
<p>Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004.</p>
<p>Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/05/Tekanan-Bearish-Belum-Usai-Harga-Emas-Diprediksi-Bergerak-Lebih-Rendah-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Tekanan Bearish Belum Usai Harga Emas Diprediksi Bergerak Lebih Rendah]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/05/Tekanan-Bearish-Belum-Usai-Harga-Emas-Diprediksi-Bergerak-Lebih-Rendah-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Tekanan Bearish Belum Usai Harga Emas Diprediksi Bergerak Lebih Rendah]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Safe Haven Kembali Diminati, Harga Emas Berpotensi Lanjut Reli</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-95263/safe-haven-kembali-diminati-harga-emas-berpotensi-lanjut-reli</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jul 2026 01:59:27 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-95263/safe-haven-kembali-diminati-harga-emas-berpotensi-lanjut-reli</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Pergerakan harga emas diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan kenaikan pada perdagangan hari Senin (29/6).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pergerakan harga emas diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan kenaikan pada perdagangan hari Senin (29/6).</p>
<p>Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, kondisi pasar mulai menunjukkan sinyal pemulihan setelah tekanan jual yang sempat mendominasi beberapa waktu terakhir mulai berkurang.</p>
<p>Dari sisi teknikal maupun fundamental, peluang kenaikan emas dinilai masih cukup terbuka selama tidak muncul sentimen baru yang mengubah arah pasar secara signifikan.</p>
<p>Geraldo menjelaskan bahwa pada grafik H4, harga emas berhasil mempertahankan posisinya di atas area support penting yang terbentuk dalam beberapa sesi terakhir.</p>
<p>Kemampuan harga bertahan di level tersebut menjadi tanda bahwa minat beli mulai kembali meningkat.</p>
<p>Kondisi ini juga memperlihatkan bahwa tekanan dari pihak penjual tidak lagi sebesar sebelumnya sehingga membuka peluang bagi emas untuk bergerak lebih tinggi.</p>
<p>Selain bertahan di area support, pergerakan harga juga membentuk pola swing low yang valid. Dalam analisis teknikal, pola tersebut sering kali menjadi sinyal awal bahwa tren naik mulai terbentuk setelah fase pelemahan.</p>
<p>Munculnya pola ini menunjukkan bahwa pembeli mulai mengambil alih kendali pasar dan berusaha mempertahankan harga di atas level support yang ada.</p>
<p>&#8220;Selama support tetap terjaga, peluang penguatan emas masih cukup besar. Struktur pergerakan harga saat ini masih mendukung skenario kenaikan dalam jangka pendek,&#8221; ujar Geraldo dalam hasil analisisnya.</p>
<p>Berdasarkan proyeksi teknikal, target kenaikan terdekat berada di area resistance 4.095.</p>
<p>Jika level tersebut berhasil ditembus dengan volume transaksi yang kuat, harga emas diperkirakan memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan menuju resistance berikutnya di kisaran 4.144.</p>
<p>Sementara itu, indikator Stochastic masih bergerak di area overbought atau jenuh beli. Walaupun kondisi tersebut biasanya menjadi tanda bahwa harga sudah naik cukup tinggi, hingga kini belum terlihat adanya sinyal yang menunjukkan pelemahan momentum maupun pembalikan arah. Selama tekanan beli masih mendominasi, pergerakan naik diperkirakan masih dapat berlanjut.</p>
<p>Meski demikian, investor tetap perlu mewaspadai potensi koreksi jangka pendek ketika harga mendekati area resistance.</p>
<p>Tidak menutup kemungkinan sebagian pelaku pasar akan melakukan aksi ambil untung (profit taking) setelah kenaikan yang terjadi dalam beberapa sesi terakhir.</p>
<p>Koreksi seperti ini umumnya bersifat sementara sebelum pasar kembali menentukan arah pergerakan berikutnya.</p>
<p>Selain didukung oleh faktor teknikal, prospek kenaikan harga emas juga mendapat dorongan dari sejumlah sentimen fundamental. Salah satunya adalah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global yang masih membayangi pasar keuangan.</p>
<p>Perlambatan pertumbuhan ekonomi di beberapa negara, ketegangan geopolitik, serta tingginya volatilitas pasar membuat investor cenderung mencari aset yang dinilai lebih aman.</p>
<p>Dalam situasi seperti ini, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak dipilih sebagai aset safe haven.</p>
<p>Ketika tingkat ketidakpastian meningkat, permintaan terhadap logam mulia biasanya ikut naik sehingga mampu memberikan dorongan positif terhadap harga.</p>
<p>Faktor lain yang berpotensi menopang kenaikan emas adalah pelemahan dolar Amerika Serikat. Ketika nilai tukar dolar menurun, harga emas menjadi relatif lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lain.</p>
<p>Kondisi tersebut biasanya mendorong peningkatan permintaan sehingga harga emas memiliki peluang untuk bergerak lebih tinggi.</p>
<p>Selain itu, pasar juga mulai mencermati kemungkinan perubahan arah kebijakan moneter Amerika Serikat.</p>
<p>Jika ekspektasi terhadap penurunan suku bunga kembali menguat, maka tekanan terhadap dolar AS diperkirakan akan berkurang.</p>
<p>Situasi ini umumnya memberikan dampak positif bagi emas karena investor mulai beralih ke aset yang dianggap mampu menjaga nilai investasi.</p>
<p>Penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury Yield) juga menjadi faktor yang mendukung prospek emas.</p>
<p>Ketika imbal hasil obligasi turun, biaya peluang untuk memiliki emas menjadi lebih rendah sehingga logam mulia kembali menarik bagi investor yang ingin melakukan diversifikasi portofolio.</p>
<p>Meskipun demikian, pelaku pasar tetap perlu memperhatikan berbagai data ekonomi Amerika Serikat yang akan dirilis dalam waktu dekat.</p>
<p>Data inflasi, tenaga kerja, hingga aktivitas sektor manufaktur masih menjadi indikator penting yang dapat memengaruhi arah kebijakan Federal Reserve sekaligus menentukan pergerakan dolar AS dan harga emas.</p>
<p>Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai bahwa peluang penguatan emas masih lebih dominan dibandingkan potensi pelemahannya dalam jangka pendek.</p>
<p>Dari sisi teknikal, terbentuknya support yang kuat, munculnya valid swing low, serta masih kuatnya momentum beli memberikan sinyal positif bagi pergerakan harga.</p>
<p>Di sisi fundamental, meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven, peluang pelemahan dolar AS, serta potensi kebijakan moneter yang lebih longgar menjadi faktor yang dapat menopang kenaikan emas.</p>
<p>Dengan kombinasi kedua faktor tersebut, harga emas diperkirakan berpeluang menguji resistance di level 4.095 dan berpotensi melanjutkan penguatan menuju area 4.144 apabila sentimen pasar tetap kondusif.</p>
<p><strong>Tentang Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)</strong>
Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004.</p>
<p>Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.</p>
<p><strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/03/Safe-Haven-Kembali-Diminati-Harga-Emas-Berpotensi-Lanjut-Reli-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/03/Safe-Haven-Kembali-Diminati-Harga-Emas-Berpotensi-Lanjut-Reli-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Harga Emas Masih Sulit Bangkit, Tekanan Jual Bidik Level 3.984</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-95116/harga-emas-masih-sulit-bangkit-tekanan-jual-bidik-level-3-984</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 18:35:45 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-95116/harga-emas-masih-sulit-bangkit-tekanan-jual-bidik-level-3-984</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Pergerakan harga emas diperkirakan masih akan menghadapi tekanan pada perdagangan pekan ini.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pergerakan harga emas diperkirakan masih akan menghadapi tekanan pada perdagangan pekan ini.</p>
<p>Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, peluang pelemahan harga masih cukup besar karena tren turun belum menunjukkan tanda-tanda berakhir.</p>
<p>Baik dari sisi teknikal maupun fundamental, kondisi pasar saat ini masih mendukung skenario bearish sehingga pelaku pasar disarankan tetap mencermati area support penting sebagai acuan pergerakan berikutnya.</p>
<p>Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa pada grafik satu jam (H1), harga emas masih bergerak di bawah tekanan jual.</p>
<p>Upaya untuk kembali menguat juga belum membuahkan hasil karena harga masih tertahan di bawah area resistance dinamis yang dibentuk oleh indikator Moving Average (MA) 21 dan MA 34.</p>
<p>Kondisi tersebut menunjukkan bahwa minat beli belum cukup kuat untuk mendorong harga keluar dari tren penurunan yang sedang berlangsung.</p>
<p>Menurut Geraldo, posisi harga yang masih berada di bawah kedua indikator tersebut menjadi sinyal bahwa pelaku pasar masih cenderung melakukan aksi jual.</p>
<p>Selama belum mampu menembus area resistance tersebut, peluang emas untuk melanjutkan kenaikan masih relatif terbatas.</p>
<p>&#8220;Dari sisi teknikal, tekanan bearish masih menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga. Struktur pasar belum menunjukkan adanya sinyal pembalikan arah yang kuat sehingga potensi pelemahan masih perlu diwaspadai,&#8221; jelas Geraldo.</p>
<p>Ia menambahkan, target penurunan terdekat berada di level 3.984. Area tersebut menjadi support penting yang berpotensi menjadi tujuan berikutnya apabila tekanan jual masih berlanjut.</p>
<p>Jika level tersebut berhasil ditembus, maka harga emas diperkirakan memiliki ruang untuk turun lebih dalam menuju area support selanjutnya di kisaran 3.957.</p>
<p>Selain melihat struktur harga, Geraldo juga memperhatikan indikator Stochastic yang masih bergerak turun menuju area oversold atau jenuh jual.</p>
<p>Hal tersebut menunjukkan bahwa momentum bearish masih cukup kuat dan belum terlihat tanda-tanda pelemahan yang berarti.</p>
<p>Meskipun indikator sudah mendekati area oversold, kondisi tersebut belum otomatis menjadi sinyal bahwa harga akan segera berbalik naik.</p>
<p>Dalam banyak kasus, harga masih dapat melanjutkan penurunan sebelum akhirnya muncul konfirmasi pembalikan arah yang lebih kuat.</p>
<p>Di sisi lain, aktivitas perdagangan juga belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Volume transaksi yang masih relatif rendah mengindikasikan bahwa kekuatan buyer belum cukup besar untuk mengimbangi dominasi seller.</p>
<p>Akibatnya, peluang terjadinya breakout ke atas masih cukup terbatas dalam waktu dekat.</p>
<p>Selain dipengaruhi faktor teknikal, harga emas juga masih dibebani sejumlah sentimen fundamental. Salah satu faktor yang paling diperhatikan pasar adalah penguatan dolar Amerika Serikat.</p>
<p>Ketika nilai tukar dolar meningkat, harga emas biasanya menjadi kurang menarik karena logam mulia tersebut diperdagangkan menggunakan mata uang dolar.</p>
<p>Akibatnya, biaya pembelian emas menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang selain dolar AS.</p>
<p>Faktor lain yang turut memberikan tekanan adalah tingginya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat atau US Treasury Yield. Saat tingkat imbal hasil obligasi meningkat, investor cenderung mengalihkan dananya ke instrumen yang mampu memberikan pendapatan tetap.</p>
<p>Kondisi tersebut membuat daya tarik emas sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil menjadi berkurang.</p>
<p>Pasar juga masih menunggu berbagai data ekonomi penting dari Amerika Serikat, termasuk inflasi, pasar tenaga kerja, dan aktivitas bisnis.</p>
<p>Jika data-data tersebut kembali menunjukkan kondisi ekonomi yang solid, maka peluang Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga pada level tinggi akan semakin besar.</p>
<p>Ekspektasi tersebut berpotensi memperkuat dolar AS sekaligus menjadi tekanan tambahan bagi harga emas.</p>
<p>Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu memperhatikan perkembangan situasi global.</p>
<p>Risiko geopolitik, perlambatan ekonomi dunia, maupun meningkatnya ketidakpastian di pasar keuangan sewaktu-waktu dapat kembali meningkatkan permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven.</p>
<p>Jika kondisi tersebut terjadi, tekanan jual yang saat ini mendominasi berpotensi mulai mereda.</p>
<p>Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai prospek harga emas pada perdagangan hari ini masih cenderung negatif.</p>
<p>Dari sisi teknikal, harga masih bergerak di bawah Moving Average 21 dan MA 34, sementara indikator Stochastic juga masih menunjukkan momentum penurunan.</p>
<p>Dari sisi fundamental, penguatan dolar AS, tingginya imbal hasil obligasi Amerika Serikat, serta ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi masih menjadi faktor utama yang membatasi ruang kenaikan emas.</p>
<p>Oleh karena itu, selama belum muncul katalis positif yang mampu mengubah sentimen pasar, peluang harga emas untuk melanjutkan pelemahan menuju area support 3.984 hingga 3.957 masih tetap terbuka.</p>
<p><strong>Tentang Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)</strong>
Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004.</p>
<p>Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.</p>
<p><strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/02/Harga-Emas-Masih-Sulit-Bangkit-Tekanan-Jual-Bidik-Level-3.984-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/02/Harga-Emas-Masih-Sulit-Bangkit-Tekanan-Jual-Bidik-Level-3.984-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Harga Emas Bergerak Negatif, Sentimen The Fed dan Dolar Jadi Penekan Utama</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-94874/harga-emas-bergerak-negatif-sentimen-the-fed-dan-dolar-jadi-penekan-utama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 09:37:31 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-94874/harga-emas-bergerak-negatif-sentimen-the-fed-dan-dolar-jadi-penekan-utama</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Harga emas global diperkirakan masih berada dalam tekanan pada perdagangan hari Kamis (25/6), seiring dominasi tren bearish yang belum menunjukkan tanda-tanda pelemahan yang berarti.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Harga emas global diperkirakan masih berada dalam tekanan pada perdagangan hari Kamis (25/6), seiring dominasi tren bearish yang belum menunjukkan tanda-tanda pelemahan yang berarti.</p>
<p>Berdasarkan analisis Dupoin Futures yang disampaikan oleh analis Geraldo Kofit, pergerakan XAU/USD pada timeframe H1 masih mengindikasikan kecenderungan penurunan, meskipun sempat terjadi pergerakan naik dalam sesi sebelumnya.</p>
<p>Menurut Geraldo Kofit, penguatan harga emas yang terjadi semalam tidak dapat dianggap sebagai perubahan arah tren.</p>
<p>Kenaikan tersebut lebih tepat dipandang sebagai koreksi sementara atau secondary trend dalam struktur penurunan yang lebih besar.</p>
<p>Hal ini terlihat dari kegagalan harga untuk menembus area resistance penting di level 4.042. Ketika level tersebut tidak mampu ditembus, tekanan jual kembali meningkat dan mendorong terbentuknya candlestick bearish pada perdagangan pagi.</p>
<p>Kondisi ini menegaskan bahwa sentimen pasar masih cenderung didominasi oleh tekanan jual.</p>
<p>Dari sisi struktur teknikal, pergerakan harga emas saat ini masih mengikuti arah tren utama yang bersifat bearish.</p>
<p>Selama harga belum mampu keluar dari tekanan resistance yang ada, peluang untuk melanjutkan penurunan masih cukup besar.</p>
<p>Dalam proyeksi Dupoin Futures, area support terdekat berada di level 3.958. Apabila level ini berhasil ditembus, maka penurunan berpotensi berlanjut menuju target berikutnya di sekitar 3.915, yang menjadi area support lanjutan.</p>
<p>Selain struktur harga, indikator teknikal juga memberikan konfirmasi terhadap dominasi tren turun. Stochastic saat ini bergerak menuju area oversold atau jenuh jual.</p>
<p>Meskipun kondisi ini sering dianggap sebagai potensi rebound, dalam tren yang kuat indikator tersebut justru menunjukkan bahwa tekanan jual masih mendominasi pasar.</p>
<p>Dengan demikian, momentum penurunan masih memiliki ruang untuk berlanjut sebelum muncul sinyal pembalikan yang lebih kuat.</p>
<p>Sementara itu, indikator Moving Average juga memperkuat gambaran bearish yang sedang berlangsung. Harga emas masih bergerak di bawah rata-rata pergerakan utama, yang menandakan bahwa struktur downtrend masih terjaga.</p>
<p>Selama posisi harga belum mampu kembali menembus area Moving Average tersebut, maka ruang kenaikan diperkirakan tetap terbatas dan setiap penguatan cenderung bersifat sementara.</p>
<p>Dari sisi fundamental, tekanan terhadap harga emas juga masih dipengaruhi oleh penguatan dolar Amerika Serikat.</p>
<p>Dolar yang menguat di tengah ekspektasi ekonomi AS yang tetap solid membuat emas menjadi kurang menarik bagi investor.</p>
<p>Dalam kondisi ini, investor cenderung memilih aset berbasis dolar yang menawarkan imbal hasil lebih kompetitif dibandingkan emas yang tidak memberikan bunga.</p>
<p>Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS turut memberikan tekanan tambahan terhadap harga emas.</p>
<p>Lingkungan suku bunga tinggi membuat investor lebih memilih instrumen dengan return yang lebih pasti, sehingga minat terhadap emas sebagai aset lindung nilai menjadi berkurang. Kondisi ini semakin memperkuat tekanan jual di pasar logam mulia.</p>
<p>Pelaku pasar juga terus mencermati data ekonomi Amerika Serikat, termasuk inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan kondisi pasar tenaga kerja.</p>
<p>Apabila data tersebut kembali menunjukkan hasil yang kuat, maka ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan moneter ketat dalam waktu lebih lama akan semakin menguat.</p>
<p>Hal ini berpotensi memberikan dorongan tambahan bagi dolar AS dan semakin menekan harga emas.</p>
<p>Di sisi lain, membaiknya sentimen risiko di pasar global turut mengurangi permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven.</p>
<p>Ketika investor lebih optimistis terhadap aset berisiko seperti saham, maka aliran dana cenderung menjauh dari emas, sehingga tekanan terhadap harga semakin meningkat.</p>
<p>Dengan kombinasi faktor teknikal dan fundamental tersebut, Dupoin Futures memperkirakan bahwa harga emas masih berpotensi melanjutkan pelemahan dalam jangka pendek.</p>
<p>Selama resistance di level 4.042 belum berhasil ditembus dan dolar AS tetap kuat, maka peluang penurunan menuju area 3.958 hingga 3.915 masih terbuka.</p>
<p>Investor disarankan untuk tetap mencermati perkembangan data ekonomi global dan arah kebijakan moneter AS yang dapat menjadi penentu arah pergerakan emas selanjutnya.</p>
<p><strong>Tentang Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)</strong>
Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004.</p>
<p>Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.</p>
<p><strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/30/Harga-Emas-Bergerak-Negatif-Sentimen-The-Fed-dan-Dolar-Jadi-Penekan-Utama-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/30/Harga-Emas-Bergerak-Negatif-Sentimen-The-Fed-dan-Dolar-Jadi-Penekan-Utama-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
