<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Dinamika &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/dinamika/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Jul 2025 17:49:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Dinamika &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>Menjawab Dinamika Pasar Otomotif 2025, BRI Finance Siapkan Strategi Captive Market</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-77159/menjawab-dinamika-pasar-otomotif-2025-bri-finance-siapkan-strategi-captive-market</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2025 17:49:09 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Dinamika]]></category>
		<category><![CDATA[Otomotif 2025]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-77159/menjawab-dinamika-pasar-otomotif-2025-bri-finance-siapkan-strategi-captive-market</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Industri otomotif Indonesia memasuki tahun 2025 dengan tantangan berat. Berdasarkan laporan terbaru Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), distribusi kendaraan dari pabrikan ke dealer (wholesales) pada Maret tercatat 70.892 unit, mengalami penurunan 5,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dan sedikit turun 2% dibandingkan bulan Februari.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Industri otomotif Indonesia memasuki tahun 2025 dengan tantangan berat. Berdasarkan laporan terbaru Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), distribusi kendaraan dari pabrikan ke dealer (wholesales) pada Maret tercatat 70.892 unit, mengalami penurunan 5,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dan sedikit turun 2% dibandingkan bulan Februari.</p>
<p>Penurunan serupa juga terlihat pada penjualan ritel, yang tercatat 76.582 unit, turun 6,8% secara tahunan, meskipun ada lonjakan signifikan sebesar 9,6% dibandingkan Februari, menunjukkan adanya pergerakan permintaan di tingkat konsumen.</p>
<p>Secara keseluruhan, kinerja pasar otomotif pada kuartal I/2025 masih lebih rendah dibandingkan tahun lalu, dengan total wholesales turun 4,7% dan penjualan ritel mengalami penurunan lebih dalam, yakni 8,9% dibandingkan periode yang sama pada 2024. Meskipun demikian, GAIKINDO tetap mempertahankan proyeksi penjualan nasional tahun ini di angka 900.000 unit, sedikit lebih tinggi dari capaian tahun sebelumnya, yang mencerminkan optimisme terhadap pemulihan pasar dalam beberapa kuartal mendatang.</p>
<p>Di tengah penurunan pasar ini, PT BRI Multifinance Indonesia (&#8220;BRI Finance&#8221;) terus beradaptasi dan memperkuat strategi pembiayaannya. Bersama induk usaha, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., BRI Finance tengah melakukan transformasi bisnis dengan fokus pada captive market BRI melalui skema joint financing dan optimalisasi customer based BRI. Strategi ini bertujuan untuk memperluas akses pembiayaan yang lebih kredibel dan fleksibel, dengan prioritas pada produk-produk high-yield seperti refinancing, kredit kendaraan bermotor (KKB), serta pemberian fasilitas dana tunai.</p>
<p>Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyatakan, “Transformasi yang kami jalankan saat ini berfokus pada peningkatan sinergi dengan BRI, untuk memastikan pembiayaan yang lebih efisien dan menjangkau lebih banyak nasabah. Kami optimis bahwa langkah ini akan memberikan dampak positif meski penurunan penyaluran pembiayaan kendaraan bekas tercatat 5,4% dari total portofolio pada kuartal I-2025. Dengan pendekatan yang lebih terfokus dan berbasis pada kebutuhan konsumen, kami yakin BRI Finance dapat mendukung pemulihan pasar otomotif.”</p>
<p>Sebagai bagian dari upaya mendukung pemulihan pasar dan memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi masyarakat, BRI Finance memperkenalkan berbagai penawaran menarik. Untuk produk KKB mobil baru, BRI Finance menawarkan bunga mulai dari 0% untuk nasabah setia BRI dengan tenor 6 bulan dan 12 bulan. Selain itu, penawaran untuk mobil bekas dengan bunga mulai dari 0,66% per bulan, serta bunga 0,7% per bulan untuk kredit motor.</p>
<p>Untuk program dana tunai, BRI Finance menghadirkan BRI Flash, sebuah solusi pembiayaan dana tunai yang cepat dan mudah. Melalui program ini, nasabah dapat memperoleh pencairan hingga 90% dari nilai kendaraan dengan bunga mulai dari 0,72% per bulan hanya dengan menjaminkan BPKB kendaraan.</p>
<p>Wahyudi menambahkan, “Strategi captive market BRI yang kami jalankan merupakan peluang besar untuk mendorong pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, baik bagi perusahaan maupun untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional. Kami percaya, dengan semakin mudahnya akses pembiayaan yang kami tawarkan, nasabah dapat lebih fleksibel dalam memenuhi kebutuhan mereka, sementara BRI Finance dapat terus berkembang dengan cara yang lebih terintegrasi dengan ekosistem BRI.”</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/07/03/Menjawab-Dinamika-Pasar-Otomotif-2025-BRI-Finance-Siapkan-Strategi-Captive-Market-1-1.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ilustrasi Berita (Sumber: BRI Finance)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/07/03/Menjawab-Dinamika-Pasar-Otomotif-2025-BRI-Finance-Siapkan-Strategi-Captive-Market-1-1-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ilustrasi Berita (Sumber: BRI Finance)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Dinamika dan Potensi brand Lokal dalam Mengimplementasi Prinsip ESG</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-74083/dinamika-dan-potensi-brand-lokal-dalam-mengimplementasi-prinsip-esg</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Apr 2025 19:45:36 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Dinamika]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<category><![CDATA[Prinsip ESG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-74083/dinamika-dan-potensi-brand-lokal-dalam-mengimplementasi-prinsip-esg</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Perkembangan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di Indonesia menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir, dengan semakin banyak perusahaan dan investor yang memahami dan mengadopsi pendekatan berkelanjutan. Brand yang mengadopsi prinsip ESG semakin menjadi faktor utama dalam keputusan pembelian konsumen.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Perkembangan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di Indonesia menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir, dengan semakin banyak perusahaan dan investor yang memahami dan mengadopsi pendekatan berkelanjutan. Brand yang mengadopsi prinsip ESG semakin menjadi faktor utama dalam keputusan pembelian konsumen.</p>
<p>Perkembangan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di Indonesia menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir, dengan semakin banyak perusahaan dan investor yang memahami dan mengadopsi pendekatan berkelanjutan. Brand yang mengadopsi prinsip ESG semakin menjadi faktor utama dalam keputusan pembelian konsumen.</p>
<p>Survei PricewaterhouseCoopers (PwC) pada 2023 mencatat bahwa 80% konsumen Indonesia bersedia membayar lebih untuk produk dari brand yang berkomitmen terhadap isu sosial dan lingkungan.</p>
<p>Meningkatnya tekanan regulasi dan ekspektasi konsumen, penerapan prinsip ESG bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan strategis bagi brand lokal. Dengan berbekal data yang telah dirangkum oleh tim Hypefast, wawasan yang disuguhkan dalam #ThinkwithHypefast ini akan mengurai pentingnya penerapan ESG sebagai kunci daya saing dan pertumbuhan jangka panjang bagi bisnis lokal.</p>
<h4>Kesadaran Konsumen pada Praktik ESG</h4>
<p>Industri bisnis di Indonesia semakin menyadari pentingnya keberlanjutan (sustainability), sumber etis (ethical sourcing), dan praktik bisnis yang bertanggung jawab sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang. Pergeseran pasar global semakin mendukung bisnis yang menerapkan standar ESG, mendorong brand lokal untuk mulai mengintegrasikan prinsip ini dalam operasional brand.</p>
<p>Hal ini juga didukung berkat kesadaran konsumen terhadap pentingnya keberlanjutan yang semakin berkembang, dipengaruhi oleh berbagai faktor yang mendorong brand untuk memilih produk.</p>
<p>Berdasarkan penelitian Snapcart 2024 berjudul Indonesian Consumers’ Interest Toward Sustainable Products, 38% konsumen memilih produk ramah lingkungan karena kepedulian terhadap lingkungan. Faktor lainnya adalah kualitas produk yang lebih tahan lama dan aman digunakan, yang pada akhirnya mendorong konsumen hingga bersedia membayar lebih mahal.</p>
<p>Lebih lanjut, survei oleh Indonesian Marketing Association (IMA) pada tahun 2022 menunjukkan bahwa 75% konsumen lebih cenderung mempercayai brand yang transparan mengenai praktik ESG brand. Hal ini mengindikasikan bahwa keterbukaan dan akuntabilitas dalam keberlanjutan tidak hanya membangun kepercayaan konsumen, tetapi juga mendorong loyalitas jangka panjang.</p>
<h4>Tantangan dalam Implementasi ESG di Indonesia</h4>
<p>Meskipun adopsi ESG terus meningkat, masih terdapat berbagai tantangan yang dihadapi bisnis lokal. Indonesia saat ini berada di peringkat ke-36 dari 47 pasar modal global dalam indeks ESG, menunjukkan masih adanya ruang untuk perbaikan. Salah satu kendala utama adalah kurangnya pemahaman di kalangan pelaku usaha. Studi dari Indonesia Business Council for Sustainable Development menemukan bahwa 40% perusahaan di Indonesia belum sepenuhnya memahami pentingnya penerapan ESG, sementara 60% emiten mengalami kesulitan dalam menetapkan indikator kinerja berbasis ESG.</p>
<p>Selain itu, implementasi ESG juga menghadapi hambatan dari segi akses pasar, pendanaan, dan citra perusahaan. Banyak bisnis lokal masih mencari cara terbaik untuk mengadaptasi standar keberlanjutan tanpa mengorbankan efisiensi operasional.</p>
<h4>Masa Depan Brand Lokal yang Berkelanjutan</h4>
<p>Meski begitu, brand lokal di Indonesia telah mengambil langkah nyata. Dengan meningkatnya permintaan konsumen dan perubahan pasar global yang semakin mendukung bisnis yang menerapkan keberlanjutan, banyak brand lokal mulai mengintegrasikan strategi ini dalam operasional brand.</p>
<p>Contohnya, yang dilakukan beberapa brand lokal di bawah naungan Hypefast. Sebagai salah satu brand kecantikan lokal terbesar di Indonesia, Luxcrime menunjukkan komitmen keberlanjutannya melalui kolaborasi bersama Seven Clean Seas, organisasi yang berfokus pada pembersihan lautan. Setiap pembelian Skin Tint membantu mengangkat 3 botol plastik dari lautan. Kemasan ramah lingkungan juga menjadi bagian dari upaya ini.</p>
<p>Di akhir 2024, tim Luxcrime turun langsung ke pesisir Bengkong, Batam, membantu membersihkan lebih dari 550 kg sampah plastik dan mengunjungi Materials Recovery Facility untuk melihat proses daur ulang sampah secara langsung. &#8220;Kami percaya bahwa kecantikan tidak hanya soal penampilan, tapi juga soal kontribusi terhadap lingkungan. Inisiatif ini adalah wujud komitmen Luxcrime untuk menjadi brand yang bertanggung jawab dan relevan dengan kebutuhan masa kini,&#8221; ujar Melisa Andriani, General Manager Luxcrime.</p>
<p>Di sisi lain, Nona Rara Batik menerapkan prinsip sosial pada operasional perusahaan. Berbeda dengan banyak produsen tekstil yang beralih ke metode produksi mekanis, Nona Rara Batik tetap mempertahankan proses pembuatan batik secara tradisional. Dengan melibatkan pengrajin lokal, brand ini tidak hanya menjaga warisan budaya tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan yang berkelanjutan bagi komunitas perajin.</p>
<p>“Integrasi ESG bukan hanya tentang kepatuhan regulasi atau memenuhi ekspektasi global, tetapi juga tentang membangun loyalitas pelanggan dan menciptakan bisnis yang lebih berkelanjutan. Karenanya perlu adanya sinergi antara pemangku kebijakan dengan pelaku usaha untuk mendorong brand lokal dalam menerapkan prinsip ESG,” ujar Achmad Alkatiri, CEO Hypefast.</p>
<p>Dengan semakin berkembangnya kesadaran akan ESG di kalangan konsumen dan bisnis, adopsi keberlanjutan akan menjadi faktor kunci dalam kesuksesan brand lokal di masa depan. Hypefast terus berkomitmen untuk mendorong transformasi ini dan menjadikan keberlanjutan sebagai bagian dari DNA industri brand lokal di Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/04/29/Dinamika-dan-Potensi-brand-Lokal-dalam-Mengimplementasi-Prinsip-ESG-3.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ilustrasi Berita (Sumber: Hypefast)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/04/29/Dinamika-dan-Potensi-brand-Lokal-dalam-Mengimplementasi-Prinsip-ESG-3-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ilustrasi Berita (Sumber: Hypefast)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
