<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Dhiraj Kelly Academy &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/dhiraj-kelly-academy/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Sat, 26 Sep 2026 23:20:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Dhiraj Kelly Academy &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>Gaji Berhenti Saat Pensiun, Dhiraj Kelly Ingatkan Biaya Hidup Tetap Berjalan</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-100555/gaji-berhenti-saat-pensiun-dhiraj-kelly-ingatkan-biaya-hidup-tetap-berjalan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Sep 2026 23:20:34 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Dhiraj Kelly Academy]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-100555/gaji-berhenti-saat-pensiun-dhiraj-kelly-ingatkan-biaya-hidup-tetap-berjalan</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencanangkan Bulan Dana Pensiun 2026 pada 6 September 2026 untuk mendorong masyarakat menyiapkan masa purnabakti sejak dini. Momentum ini mengangkat kebutuhan pekerja muda untuk menghitung biaya hidup dan sumber pendapatan setelah tidak lagi menerima gaji dari pekerjaan utama. [1]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencanangkan Bulan Dana Pensiun 2026 pada 6 September 2026 untuk mendorong masyarakat menyiapkan masa purnabakti sejak dini. Momentum ini mengangkat kebutuhan pekerja muda untuk menghitung biaya hidup dan sumber pendapatan setelah tidak lagi menerima gaji dari pekerjaan utama. [1]</p>
<p>Dalam acara tersebut, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan bahwa literasi khusus dana pensiun masih berada di kisaran 22 persen. OJK mendorong pemahaman tersebut diterjemahkan menjadi persiapan keuangan yang nyata. [1]</p>
<p>“Masa persiapan yang baik tidak dipersiapkan ketika kita itu akan berhenti bekerja, tapi sejak mulai bekerja,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, sebagaimana dikutip dalam siaran pers OJK 6 September 2026. [1]</p>
<p>Dr. Dhiraj Kelly, pengusaha dan strategic consultant, menilai perencanaan pensiun perlu masuk ke anggaran rumah tangga saat seseorang masih memiliki penghasilan aktif.</p>
<p>“Saat gaji berhenti, belanja dapur dan tagihan rumah tetap berjalan. Karena itu, kita perlu tahu berapa kebutuhan hidup nanti dan dari mana uangnya akan datang. Besarnya penghasilan hari ini belum menjawab dua pertanyaan tersebut,” kata Dhiraj.</p>
<p>Hitung biaya hidup dalam nilai masa depan</p>
<p>Sebagai ilustrasi, kebutuhan hidup Rp6 juta per bulan saat ini akan setara dengan sekitar Rp10,84 juta per bulan dalam 20 tahun apabila biayanya meningkat 3 persen setiap tahun. Angka 3 persen merupakan asumsi perhitungan, bukan proyeksi inflasi atau imbal hasil investasi. [3]</p>
<p>Hasil tersebut menggambarkan kebutuhan bulanan pada tahun yang dituju. Untuk memperkirakan total dana pensiun, masih perlu diperhitungkan lamanya masa pensiun, sumber pendapatan yang tersedia, dan perubahan kebutuhan keluarga. Biaya kesehatan juga perlu dianggarkan tersendiri sesuai kondisi masing-masing.</p>
<p>Periksa manfaat yang sudah dimiliki</p>
<p>Pekerja perlu membedakan tabungan hari tua dan pendapatan berkala saat pensiun. BPJS Ketenagakerjaan menjelaskan bahwa Jaminan Hari Tua (JHT) merupakan akumulasi iuran beserta hasil pengembangannya, dengan pembayaran sesuai ketentuan program. Sementara itu, Jaminan Pensiun (JP) dapat memberikan manfaat bulanan atau pembayaran sekaligus sesuai persyaratan. [2]</p>
<p>Karena itu, kepesertaan perlu diikuti pemeriksaan jenis program, riwayat iuran, dan perkiraan manfaat yang akan diterima. Selisih antara manfaat tersebut dan kebutuhan hidup menjadi dasar untuk menyusun rencana tambahan. Saldo yang sama juga tidak boleh dihitung dua kali sebagai tabungan sekaligus sumber pendapatan terpisah.</p>
<p>Mulai dari tiga catatan sederhana</p>
<p>Kebutuhan bulanan. Catat biaya pokok, tempat tinggal, kesehatan, dan tanggungan keluarga. Tentukan usia rencana pensiun, lalu perbarui perkiraan kebutuhan secara berkala.</p>
<p>Manfaat dan aset yang tersedia. Periksa program dari pemberi kerja atau BPJS Ketenagakerjaan, serta tabungan yang memang dialokasikan untuk hari tua. Cocokkan estimasi manfaat dengan ketentuan penyelenggara.</p>
<p>Kemampuan menyisihkan penghasilan. Tetapkan alokasi rutin sesuai arus kas setelah memperhitungkan kebutuhan pokok, kewajiban, dan dana darurat. Tinjau kembali alokasi ketika penghasilan atau tanggungan berubah.</p>
<p>Pembaca dapat mulai dengan memeriksa kepesertaan melalui pemberi kerja atau kanal resmi BPJS Ketenagakerjaan, kemudian mempelajari agenda edukasi di Bulan Dana Pensiun 2026. Pemilihan program perlu mempertimbangkan manfaat, biaya, ketentuan pencairan, dan risiko yang dapat ditanggung.</p>
<p>Sumber data dan perhitungan</p>
<p>[1] OJK, SP 165/OJK/DKPU/IX/2026, 6 September 2026. Pencanangan Bulan Dana Pensiun 2026. Sumber resmi</p>
<p>[2] BPJS Ketenagakerjaan, informasi kepesertaan Penerima Upah dan manfaat JHT serta JP. Diakses 23 September 2026. Sumber resmi</p>
<p>[3] Perhitungan ilustratif redaksi: biaya awal Rp6 juta per bulan, kenaikan majemuk 3 persen per tahun, selama 20 tahun. Hasil Rp10.836.667 dibulatkan menjadi Rp10,84 juta per bulan.</p>
<p>About Dhiraj Kelly Academy
Dr. Dhiraj Kelly adalah pengusaha, strategic consultant, dan kreator konten yang membahas bisnis, investasi, serta manajemen risiko. Ia menggagas RiskWise Community sebagai wadah edukasi pengelolaan modal dan psikologi pengambilan keputusan. Materi edukasi tersedia di youtube.com/@dhirajkelly.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/09/27/Gaji-Berhenti-Saat-Pensiun-Dhiraj-Kelly-Ingatkan-Biaya-Hidup-Tetap-Berjalan-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Gaji Berhenti Saat Pensiun Dhiraj Kelly Ingatkan Biaya Hidup Tetap Berjalan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/09/27/Gaji-Berhenti-Saat-Pensiun-Dhiraj-Kelly-Ingatkan-Biaya-Hidup-Tetap-Berjalan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Gaji Berhenti Saat Pensiun Dhiraj Kelly Ingatkan Biaya Hidup Tetap Berjalan]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Gap Literasi Keuangan 24 Poin, Dhiraj Kelly Dorong Memahami Risiko sebelum Berinvestasi</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-99837/gap-literasi-keuangan-24-poin-dhiraj-kelly-dorong-memahami-risiko-sebelum-berinvestasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 08:10:19 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Dhiraj Kelly Academy]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-99837/gap-literasi-keuangan-24-poin-dhiraj-kelly-dorong-memahami-risiko-sebelum-berinvestasi</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Kemudahan membuka akun investasi, membeli aset keuangan, dan mengakses platform trading belum sepenuhnya diikuti kemampuan masyarakat memahami risiko yang harus ditanggung. Kondisi tersebut membuat edukasi mengenai biaya, potensi kerugian, profil risiko, dan pengelolaan modal semakin mendesak.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kemudahan membuka akun investasi, membeli aset keuangan, dan mengakses platform trading belum sepenuhnya diikuti kemampuan masyarakat memahami risiko yang harus ditanggung. Kondisi tersebut membuat edukasi mengenai biaya, potensi kerugian, profil risiko, dan pengelolaan modal semakin mendesak.</p>
<p>Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2026 menunjukkan indeks inklusi keuangan Indonesia telah mencapai 93,61 persen. Sementara itu, indeks literasi keuangan masih berada di angka 69,57 persen.</p>
<p>Selisih 24,04 poin persentase tersebut menunjukkan bahwa tingginya penggunaan produk dan layanan keuangan belum sepenuhnya diimbangi tingkat pemahaman yang setara. Masyarakat dapat memiliki akses terhadap suatu produk, tetapi belum tentu memahami cara kerjanya, struktur biaya, tingkat risiko, maupun kesesuaiannya dengan kondisi keuangan pribadi.</p>
<p>Kesenjangan itu dapat memengaruhi kualitas keputusan finansial. Tanpa pemahaman yang memadai, seseorang berisiko memilih produk yang tidak sesuai, menggunakan dana kebutuhan untuk investasi berisiko tinggi, mengambil posisi trading berlebihan, atau mengikuti promosi keuntungan tanpa mempertimbangkan kemungkinan kerugian.</p>
<p>“Masalah yang dihadapi masyarakat saat ini bukan lagi sekadar sulit memperoleh akses. Produk keuangan sudah tersedia melalui telepon genggam, tetapi akses yang mudah perlu diikuti kemampuan menilai risiko dan mengambil keputusan secara rasional,” ujar Dr. Dhiraj Kelly.</p>
<h2><strong>Membantu Masyarakat Mengajukan Pertanyaan yang Tepat</strong></h2>
<p>Sebelum menempatkan dana, masyarakat perlu memahami tujuan keuangan, jangka waktu, kemampuan menanggung kerugian, dan karakteristik produk yang akan digunakan. Keputusan investasi tidak seharusnya hanya didasarkan pada potensi keuntungan atau rekomendasi figur tertentu.</p>
<p>Beberapa pertanyaan mendasar yang perlu dijawab antara lain:</p>
<p>Apakah produk tersebut dipahami dengan baik?Apa risiko terburuk yang mungkin terjadi?Berapa besar kerugian yang masih sanggup ditanggung?Apakah dana yang digunakan merupakan dana dingin?Berapa biaya transaksi dan biaya lainnya?Apakah keputusan dibuat berdasarkan analisis atau tekanan emosional?Bagaimana rencana jika hasilnya tidak sesuai harapan?</p>
<p>Menurut Dhiraj, kemampuan mengajukan pertanyaan tersebut dapat membantu masyarakat menghindari keputusan impulsif. Edukasi keuangan harus membentuk proses berpikir, bukan sekadar memberikan daftar instrumen atau prediksi pergerakan harga.</p>
<p>“Setiap orang memiliki tujuan, kondisi modal, dan toleransi risiko yang berbeda. Karena itu, sebuah strategi yang berhasil bagi seseorang belum tentu tepat untuk orang lain,” katanya.</p>
<h2><strong>Risiko Perlu Dibahas Sejelas Peluang Keuntungan</strong></h2>
<p>Informasi mengenai investasi dan trading di media sosial sering kali lebih menarik ketika menampilkan keuntungan. Namun, masyarakat juga membutuhkan penjelasan yang seimbang mengenai kerugian, volatilitas, drawdown, leverage, biaya transaksi, dan tekanan psikologis ketika menghadapi perubahan pasar.</p>
<p>Untuk memperluas akses terhadap pembahasan tersebut, kanal YouTube Dr. Dhiraj Kelly menghadirkan konten mengenai investasi, trading, pengelolaan portofolio, manajemen risiko, psikologi keuangan, serta strategi membangun pendapatan secara berkelanjutan.</p>
<p>Materinya diarahkan untuk membantu audiens memahami alasan di balik suatu keputusan finansial. Pembahasan tidak hanya mencakup peluang, tetapi juga skenario kerugian, batas risiko, kesalahan yang perlu dihindari, dan langkah evaluasi setelah keputusan diambil.</p>
<p>Topik yang dibahas meliputi pengenalan profil risiko, money management, pengendalian drawdown, perbedaan investasi dan spekulasi, psikologi ketika menghadapi keuntungan maupun kerugian, serta evaluasi terhadap keputusan finansial yang tidak berjalan sesuai rencana.</p>
<h2><strong>Pengalaman Kegagalan Menjadi Bahan Pembelajaran</strong></h2>
<p>Selain membahas konsep, kanal tersebut juga mengangkat pengalaman nyata dalam menjalankan bisnis, berinvestasi, dan menghadapi kerugian. Pendekatan ini dipilih agar masyarakat memperoleh gambaran yang lebih seimbang mengenai konsekuensi dari setiap keputusan.</p>
<p>Menurut Dhiraj, keterbukaan membahas kegagalan diperlukan karena edukasi finansial akan terasa tidak lengkap apabila hanya menampilkan keberhasilan. Dari kasus nyata, audiens dapat mempelajari penyebab kesalahan, dampak keputusan, proses evaluasi, dan cara membangun kembali disiplin finansial.</p>
<p>Konten dikemas dalam bentuk analisis, studi kasus, wawancara dengan praktisi, dan pembahasan perkembangan pasar. Kanal tersebut ditujukan bagi investor pemula, trader, pengusaha, profesional, serta masyarakat umum yang ingin memperbaiki kualitas keputusan keuangannya.</p>
<p>Untuk menjaga konsistensi edukasi, kanal Dr. Dhiraj Kelly menargetkan publikasi 8–10 video berdurasi panjang setiap bulan. Namun, jumlah tayangan dan pelanggan bukan satu-satunya ukuran. Dampak konten juga dinilai dari kemampuannya membantu audiens memahami risiko sebelum mengambil keputusan.</p>
<h2><strong>Menempatkan Perlindungan Modal sebagai Prioritas</strong></h2>
<p>Pengembangan kanal ini menjadi bagian dari semangat Riskwise Community, yaitu “Manage Risk. Protect Capital. Trade Smarter.” Prinsip tersebut menempatkan pengelolaan risiko dan perlindungan modal sebagai fondasi sebelum mengejar pertumbuhan keuntungan.</p>
<p>Masyarakat diharapkan tidak terburu-buru menempatkan dana hanya karena melihat potensi imbal hasil. Keputusan perlu disesuaikan dengan tujuan, kondisi keuangan, kebutuhan likuiditas, serta kemampuan menghadapi kerugian.</p>
<p>Seluruh konten yang dipublikasikan bersifat edukatif dan bukan rekomendasi personal untuk membeli atau menjual instrumen tertentu. Investasi dan trading tetap memiliki risiko, sedangkan setiap keputusan menjadi tanggung jawab masing-masing individu.</p>
<p>Video edukasi dapat diakses melalui kanal YouTube resmi:</p>
<p>https://www.youtube.com/@dhirajkelly</p>
<p><strong>Tentang Dhiraj Kelly Academy</strong></p>
<p>Tentang Dr. Dhiraj Kelly</p>
<p>Dr. Dhiraj Kelly merupakan pengusaha, strategic consultant, dan content creator yang aktif membahas bisnis, investasi, trading, personal branding, dan manajemen risiko. Ia juga mengembangkan Riskwise Community sebagai wadah edukasi yang berfokus pada risk management, money management, capital preservation, dan psikologi pengambilan keputusan.</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/09/08/Gap-Literasi-Keuangan-Masih-24-Poin-Dhiraj-Kelly-Dorong-Masyarakat-Memahami-Risiko-sebelum-Berinvestasi-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Gap Literasi Keuangan 24 Poin, Dhiraj Kelly Dorong Memahami Risiko sebelum Berinvestasi]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/09/08/Gap-Literasi-Keuangan-Masih-24-Poin-Dhiraj-Kelly-Dorong-Masyarakat-Memahami-Risiko-sebelum-Berinvestasi-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Gap Literasi Keuangan 24 Poin, Dhiraj Kelly Dorong Memahami Risiko sebelum Berinvestasi]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Dr. Dhiraj Kelly Sawlani, CTA, WPA, dan NS Trade Siapkan Program Permodalan bagi 200 Trader Berpengalaman</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-99291/dr-dhiraj-kelly-sawlani-cta-wpa-dan-ns-trade-siapkan-program-permodalan-bagi-200-trader-berpengalaman</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2026 14:40:15 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Dhiraj Kelly Academy]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-99291/dr-dhiraj-kelly-sawlani-cta-wpa-dan-ns-trade-siapkan-program-permodalan-bagi-200-trader-berpengalaman</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Dr. Dhiraj Kelly Sawlani bersama NS Trade resmi meluncurkan program seleksi dan permodalan khusus bagi 200 trader berpengalaman di Indonesia untuk mendukung aktivitas trading yang disiplin dan profesional.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Dr. Dhiraj Kelly Sawlani bersama NS Trade resmi meluncurkan program seleksi dan permodalan khusus bagi 200 trader berpengalaman di Indonesia untuk mendukung aktivitas trading yang disiplin dan profesional.</p>
<p>Dr. Dhiraj Kelly Sawlani, CTA, WPA, resmi menjalin kerja sama strategis dengan NS Trade untuk menyelenggarakan program pencarian dan permodalan bagi 200 trader berpengalaman di Indonesia. Program ini ditujukan kepada trader yang telah memiliki pengalaman nyata di pasar keuangan, memahami manajemen risiko, serta mampu menunjukkan strategi dan performa trading yang konsisten.</p>
<p>Peserta yang lolos seluruh tahapan seleksi berkesempatan memperoleh dukungan modal untuk mengembangkan aktivitas trading secara lebih terukur dan profesional. Dr. Dhiraj Kelly Sawlani menjelaskan bahwa program tersebut hadir sebagai respons terhadap banyaknya trader potensial yang memiliki kemampuan, tetapi masih menghadapi keterbatasan modal.</p>
<p>Fokus pada Disiplin dan Manajemen Risiko</p>
<p>Dalam program ini, penekanan utama diberikan pada aspek kedisiplinan dan pengelolaan risiko, bukan sekadar mencari profit dalam waktu singkat. Kolaborasi ini bertujuan melatih trader agar mampu menjaga modal dalam jangka panjang.</p>
<p>“Kami tidak sekadar mencari trader yang mampu menghasilkan profit besar dalam waktu singkat. Kami mencari trader berpengalaman yang disiplin, konsisten, memahami risiko, dan mampu menjaga modal dalam berbagai kondisi pasar,” ujar Dr. Dhiraj Kelly Sawlani, CTA, WPA.</p>
<p>Melalui kolaborasi ini, Dr. Dhiraj Kelly Sawlani akan memberikan perspektif strategis dalam aspek manajemen risiko, perlindungan modal, dan pengembangan ekosistem trader. Sementara itu, NS Trade akan berperan dalam proses identifikasi, seleksi, evaluasi, serta pendampingan terhadap calon trader yang mengikuti program.</p>
<p>Tahapan Evaluasi dan Seleksi Ketat</p>
<p>Proses seleksi direncanakan mencakup beberapa tahapan, antara lain: verifikasi identitas dan pengalaman trading, evaluasi rekam jejak atau histori transaksi, penilaian strategi dan sistem trading, pengujian disiplin serta konsistensi, evaluasi manajemen risiko dan batas penurunan modal, serta masa pemantauan sebelum pemberian atau peningkatan alokasi modal.</p>
<p>NS Trade menegaskan bahwa indikator utama dalam seleksi bukan hanya tingkat keuntungan, tetapi juga kemampuan trader dalam mengendalikan risiko, membatasi kerugian, dan menjaga stabilitas performa.</p>
<p>“Trader yang kami cari adalah mereka yang memiliki sistem jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Program ini diharapkan menjadi jembatan antara trader berpengalaman dan akses terhadap modal yang dikelola dengan tata kelola risiko yang baik,” ujar perwakilan NS Trade.</p>
<p>Membangun Ekosistem Trading yang Profesional</p>
<p>Kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem trading Indonesia yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi jangka panjang. Selain memperoleh kesempatan permodalan, trader terpilih akan mendapatkan evaluasi performa dan pendampingan dalam penerapan manajemen risiko.</p>
<p>Program akan dibuka secara bertahap hingga mencapai target 200 trader terpilih. Informasi mengenai persyaratan, mekanisme seleksi, skema kerja sama, dan jadwal pendaftaran akan diumumkan melalui kanal resmi Dr. Dhiraj Kelly Sawlani dan NS Trade.</p>
<p>Program ini bukan merupakan penawaran investasi, penghimpunan dana masyarakat, ataupun jaminan keuntungan. Seluruh aktivitas trading memiliki risiko kerugian. Peserta wajib memahami ketentuan program dan memenuhi persyaratan yang berlaku sebelum mendapatkan alokasi modal.</p>
<p>Tentang Dr. Dhiraj Kelly Sawlani</p>
<p>Dr. Dhiraj Kelly Sawlani, CTA, WPA, merupakan praktisi dan strategic consultant yang aktif mengembangkan edukasi mengenai manajemen risiko, pengelolaan modal, bisnis, dan investasi. Ia mengusung pendekatan yang menempatkan perlindungan modal, kedisiplinan, serta keberlanjutan sebagai fondasi utama dalam aktivitas trading.</p>
<p>Tentang NS Trade</p>
<p>NS Trade merupakan komunitas dan ekosistem edukasi trading yang berfokus pada pengembangan kemampuan trader melalui pembelajaran, evaluasi strategi, pendampingan, dan penerapan manajemen risiko.</p>
<p>Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai program ini, Anda dapat menghubungi Admin NS Trade melalui WhatsApp di +62 895-3066-5888 atau mengunjungi Instagram resmi di https://instagram.com/dhirajkelly.</p>
<p>About Dhiraj Kelly Academy
NS Trade merupakan komunitas dan ekosistem edukasi trading yang berfokus pada pengembangan trader melalui pembelajaran, evaluasi strategi, pendampingan, serta penerapan manajemen risiko. Bersama Dr. Dhiraj Kelly Sawlani, CTA, WPA, NS Trade menjalankan program seleksi dan permodalan bagi 200 trader berpengalaman di Indonesia. Program ini mengutamakan kedisiplinan, konsistensi performa, perlindungan modal, dan pengelolaan risiko secara profesional.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/08/29/Dr.-Dhiraj-Kelly-Sawlani-CTA-WPA-dan-NS-Trade-Siapkan-Program-Permodalan-bagi-200-Trader-Berpengalaman-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Dr Dhiraj Kelly Sawlani CTA WPA dan NS Trade Siapkan Program Permodalan bagi 200 Trader Berpengalaman]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/08/29/Dr.-Dhiraj-Kelly-Sawlani-CTA-WPA-dan-NS-Trade-Siapkan-Program-Permodalan-bagi-200-Trader-Berpengalaman-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Dr Dhiraj Kelly Sawlani CTA WPA dan NS Trade Siapkan Program Permodalan bagi 200 Trader Berpengalaman]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
