<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Bitcoin &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/bitcoin/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Oct 2026 07:42:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Bitcoin &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>Bitcoin Tertekan Ketidakpastian Ekonomi Global, Ini Faktor yang Perlu Dicermati Investor</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-101689/bitcoin-tertekan-ketidakpastian-ekonomi-global-ini-faktor-yang-perlu-dicermati-investor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2026 07:41:48 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bitcoin]]></category>
		<category><![CDATA[Bittime Futures]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Global]]></category>
		<category><![CDATA[ETF Bitcoin]]></category>
		<category><![CDATA[pasar kripto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-101689/bitcoin-tertekan-ketidakpastian-ekonomi-global-ini-faktor-yang-perlu-dicermati-investor</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Pelemahan Bitcoin pada 13 Oktober 2026 terjadi di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global. Bittime menyoroti tiga faktor yang perlu dicermati investor, yaitu penguatan dolar AS, perkembangan harga minyak dan ekspektasi inflasi, serta arus dana ETF Bitcoin spot AS. Investor diimbau memahami dinamika pasar dan risiko setiap instrumen sebelum mengambil keputusan. Bittime juga menjelaskan karakteristik perdagangan Futures, termasuk posisi long dan short, penggunaan leverage, serta risiko kerugian dan likuidasi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pelemahan Bitcoin pada 13 Oktober 2026 terjadi di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global. Bittime menyoroti tiga faktor yang perlu dicermati investor, yaitu penguatan dolar AS, perkembangan harga minyak dan ekspektasi inflasi, serta arus dana ETF Bitcoin spot AS. Investor diimbau memahami dinamika pasar dan risiko setiap instrumen sebelum mengambil keputusan. Bittime juga menjelaskan karakteristik perdagangan Futures, termasuk posisi long dan short, penggunaan leverage, serta risiko kerugian dan likuidasi.</p>
<p>Pelemahan Bitcoin di tengah ketidakpastian ekonomi global mendorong pelaku pasar untuk mencermati berbagai faktor yang berpotensi memengaruhi pergerakan aset kripto. Bittime, platform 3-in-1 yang menyediakan layanan Spot, Staking, dan Futures, melihat dinamika tersebut sebagai pengingat pentingnya memahami faktor yang dapat memengaruhi pasar aset digital serta karakteristik dan risiko setiap instrumen perdagangan dalam menghadapi volatilitas pasar.</p>
<p>Berdasarkan data CoinMarketCap pada Selasa 13 Oktober 2026 pagi, harga Bitcoin berada di kisaran US$82.400 pada 13 Oktober 2026, turun sekitar 1,45% dalam 24 jam dan 3,73 perse dalam sepekan.</p>
<p>Harga tersebut juga sekitar 34,7% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high atau ATH) sebesar US$126.198,07 yang tercatat pada 6 Oktober 2025. Pergerakan ini berlangsung di tengah tekanan pasar yang dipengaruhi oleh sejumlah perkembangan ekonomi dan geopolitik global.</p>
<p>Sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi OJK, Bittime menilai bahwa pergerakan Bitcoin perlu dipahami dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi global, bukan hanya perkembangan internal industri kripto.</p>
<p>Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn menuturkan pergerakan Bitcoin saat ini perlu dilihat dalam konteks ekonomi global yang lebih luas.</p>
<p>“Perubahan ekspektasi suku bunga, penguatan dolar AS, dan ketidakpastian geopolitik dapat memengaruhi selera risiko investor. Karena itu, penting bagi pelaku pasar untuk memahami bagaimana berbagai faktor tersebut saling berkaitan sebelum mengambil keputusan,” ujar Ryan.</p>
<p><strong>Tiga Faktor yang Perlu Dicermati dari Pergerakan Bitcoin</strong></p>
<p>Salah satu faktor yang menjadi perhatian pelaku pasar adalah penguatan dolar AS di tengah ketidakpastian geopolitik. Dalam laporan pada 12 Oktober 2026, Reuters menyoroti penguatan dolar AS ke dekat level tertinggi dalam 18 bulan, didukung permintaan terhadap aset yang dianggap lebih aman dan perhatian investor terhadap data inflasi AS. Perubahan sentimen tersebut menjadi konteks penting dalam memahami minat investor terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin.</p>
<p>Faktor kedua adalah perkembangan harga minyak dan implikasinya terhadap ekspektasi inflasi. Reuters juga melaporkan pada 13 Oktober 2026 bahwa harga minyak sedikit melemah setelah kenaikan pada hari sebelumnya, sementara pasar masih mempertimbangkan risiko gangguan pasokan energi di tengah ketegangan geopolitik. Perubahan harga energi dapat memengaruhi ekspektasi inflasi dan pandangan pasar terhadap kebijakan moneter, meskipun dampaknya terhadap Bitcoin tidak selalu langsung atau konsisten.</p>
<p>Faktor ketiga adalah aliran dana pada produk investasi Bitcoin. Dalam laporan 12 Oktober 2026, Investing menyoroti tekanan terhadap harga Bitcoin di tengah kenaikan harga minyak dan arus dana keluar dari produk spot Bitcoin exchange-traded funds (ETF) di Amerika Serikat.</p>
<p>Arus dana tersebut dapat memberikan gambaran mengenai perubahan permintaan terhadap produk investasi Bitcoin, tetapi tidak mencerminkan seluruh aktivitas investor di pasar kripto.</p>
<p>Ryan menambahkan bahwa indikator makroekonomi dan arus investasi perlu dibaca secara menyeluruh sebelum dijadikan dasar pengambilan keputusan.</p>
<p>“Data ekonomi dan arus investasi dapat membantu memberikan konteks yang lebih lengkap dalam membaca pasar Bitcoin. Namun, indikator tersebut tidak dapat memastikan arah harga berikutnya. Investor perlu mempertimbangkan berbagai kemungkinan dan memahami bahwa kondisi pasar dapat berubah dengan cepat,” jelas Ryan.</p>
<p><strong>Peluang Futures di Tengah Dinamika Pasar</strong></p>
<p>Perubahan kondisi pasar membuat pemahaman terhadap karakteristik instrumen perdagangan semakin penting. Dalam ekosistem Bittime yang mencakup Spot, Staking, dan Futures, layanan Futures menyediakan mekanisme perdagangan derivatif bagi pengguna yang ingin mengambil posisi berdasarkan pandangan mereka terhadap pergerakan harga.</p>
<p>Bittime Futures menyediakan 49 pasangan perdagangan dengan leverage hingga 25x serta pilihan margin Cross dan Isolated. Melalui posisi long, pengguna dapat mengambil posisi berdasarkan ekspektasi kenaikan harga, sedangkan posisi short memungkinkan pengguna mengambil posisi berdasarkan ekspektasi penurunan harga.</p>
<p>Fitur tersebut memberikan fleksibilitas dalam menentukan strategi perdagangan di tengah kondisi pasar yang berubah-ubah. Namun, fleksibilitas ini tidak menghilangkan risiko kerugian ketika pasar bergerak berlawanan dengan posisi yang diambil.</p>
<p>“Futures memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk mengambil posisi berdasarkan pandangan mereka terhadap pasar, baik ketika memperkirakan harga akan naik maupun turun. Namun, fleksibilitas tersebut harus disertai pemahaman mengenai mekanisme perdagangan, penggunaan margin, dan risiko yang melekat pada produk derivatif,” kata Ryan.</p>
<p>Penggunaan leverage memungkinkan pengguna membuka eksposur perdagangan yang lebih besar dibandingkan margin yang digunakan. Di sisi lain, leverage juga memperbesar dampak pergerakan harga terhadap modal. Dalam kondisi tertentu, pergerakan harga yang relatif kecil sekalipun dapat menyebabkan kerugian signifikan atau memicu likuidasi posisi, bergantung pada besarnya leverage, margin, dan kondisi perdagangan.</p>
<p>Pilihan margin Cross dan Isolated juga memiliki karakteristik risiko yang berbeda. Karena itu, pengguna perlu memahami mekanisme margin, ketentuan likuidasi, dan potensi kerugian sebelum menggunakan fitur tersebut. Perdagangan Futures tidak menjamin keuntungan, baik ketika pasar mengalami kenaikan maupun penurunan.</p>
<p><strong>Pemahaman Risiko dalam Perkembangan Pasar Aset Digital</strong></p>
<p>Dinamika Bitcoin pada Oktober 2026 menunjukkan pentingnya memahami hubungan antara kondisi ekonomi global dan pasar aset digital. Penguatan dolar AS, perkembangan harga minyak, ekspektasi kebijakan moneter, serta arus investasi dapat memberikan konteks tambahan dalam membaca pergerakan harga. Namun, tidak ada satu faktor yang dapat digunakan secara terpisah untuk memastikan arah pasar berikutnya.</p>
<p>Bittime menyediakan berbagai pilihan layanan perdagangan aset digital melalui ekosistem Spot, Staking, dan Futures. Seiring perkembangan produk, pemahaman terhadap mekanisme perdagangan, karakteristik risiko, dan kondisi keuangan masing-masing pengguna tetap menjadi bagian penting dalam pengambilan keputusan.</p>
<p>“Perkembangan industri aset digital tidak hanya berkaitan dengan akses terhadap produk perdagangan, tetapi juga dengan peningkatan pemahaman pengguna terhadap risiko. Keputusan yang terukur dimulai dari riset mandiri, pemahaman terhadap instrumen yang digunakan, dan pengelolaan eksposur sesuai kemampuan finansial. Tidak ada strategi yang menghilangkan seluruh risiko, terutama di pasar yang volatil,” tutup Ryan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/10/18/Bitcoin-Tertekan-Ketidakpastian-Ekonomi-Global.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Bitcoin Tertekan Ketidakpastian Ekonomi Global]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/10/18/Bitcoin-Tertekan-Ketidakpastian-Ekonomi-Global-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Bitcoin Tertekan Ketidakpastian Ekonomi Global]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Bitcoin dan Nasdaq Futures Melemah, Ketegangan AS-Iran Kembali Jadi Sorotan</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-100805/bitcoin-dan-nasdaq-futures-melemah-ketegangan-as-iran-kembali-jadi-sorotan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2026 14:48:59 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Altcoin]]></category>
		<category><![CDATA[Bitcoin]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Bitcoin]]></category>
		<category><![CDATA[investasi kripto]]></category>
		<category><![CDATA[pasar kripto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-100805/bitcoin-dan-nasdaq-futures-melemah-ketegangan-as-iran-kembali-jadi-sorotan</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Bitcoin kembali menunjukkan penguatan setelah berhasil menembus level psikologis US$80.000 pada perdagangan Jumat, 18 September 2026. Kenaikan tersebut juga diikuti sejumlah aset kripto lainnya, meski pasar sebelumnya menghadapi tekanan akibat keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dan gagalnya rancangan undang-undang Clarity Act di Senat Amerika Serikat.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Bitcoin kembali menunjukkan penguatan setelah berhasil menembus level psikologis US$80.000 pada perdagangan Jumat, 18 September 2026. Kenaikan tersebut juga diikuti sejumlah aset kripto lainnya, meski pasar sebelumnya menghadapi tekanan akibat keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dan gagalnya rancangan undang-undang Clarity Act di Senat Amerika Serikat.</p>
<p>Mengutip Yahoo Finance, Bitcoin (BTC) mencapai level tertinggi dalam dua minggu pada Jumat. Pergerakan ini menjadi perhatian karena terjadi setelah The Fed menaikkan suku bunga pada pekan yang sama. Di sisi lain, gagalnya Clarity Act yang sebelumnya diharapkan dapat memberikan kerangka regulasi federal bagi industri aset digital juga sempat menekan sentimen pasar.</p>
<h3><strong>Bitcoin Kembali ke Atas US$80.000</strong></h3>
<p>Bitcoin sempat mengalami tekanan setelah hasil pemungutan suara terkait Clarity Act di Senat AS tidak memenuhi jumlah suara yang dibutuhkan untuk melanjutkan proses legislasi. Kondisi tersebut membuat harga Bitcoin turun hingga mendekati US$75.000 pada awal pekan.</p>
<p>Namun, tekanan tersebut tidak berlangsung lama. Bitcoin kemudian mengalami pemulihan dan pada Jumat berhasil kembali menembus US$80.000. Yahoo Finance mencatat penguatan Bitcoin pada perdagangan tersebut mencapai sekitar 6% dan membawa aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar itu ke level tertinggi dalam dua minggu.</p>
<p>Kenaikan Bitcoin juga berlangsung setelah The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Kenaikan tersebut menjadi yang pertama sejak 2023. Secara umum, suku bunga yang lebih tinggi dapat memberikan tekanan terhadap aset berisiko seperti saham teknologi dan aset kripto karena investor memiliki alternatif dengan imbal hasil yang lebih tinggi.</p>
<p>Meski demikian, pasar kripto justru menunjukkan respons yang relatif kuat. Yahoo Finance mengutip Sean Farrell, Head of Digital Assets di Fundstrat, yang menilai pasar kripto mampu menyerap perubahan ekspektasi kebijakan moneter yang lebih hawkish tanpa mengalami tekanan yang terlalu besar.</p>
<h3><strong>Altcoin Ikut Menguat</strong></h3>
<p>Pergerakan positif tidak hanya terjadi pada Bitcoin. Sejumlah altcoin juga mencatat penguatan dalam periode yang sama. Berdasarkan data Yahoo Finance, Ether (ETH), Binance Coin (BNB), dan Solana (SOL) bahkan mencatat kenaikan yang lebih besar dalam periode satu bulan.</p>
<p>Dalam sebulan terakhir hingga perdagangan Jumat, Ether tercatat menguat sekitar 35%, Binance Coin naik sekitar 25%, sedangkan Solana meningkat sekitar 41%. Pergerakan tersebut menunjukkan adanya rotasi minat investor ke aset digital selain Bitcoin.</p>
<p>Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan juga ikut terdorong. Yahoo Finance mengutip data CoinMarketCap yang menunjukkan total kapitalisasi pasar aset kripto mencapai sekitar US$2,66 triliun pada Jumat.</p>
<p>Selain aset kripto konvensional, investor juga mulai memperhatikan aset digital berbasis tokenisasi. Pada perdagangan Jumat, sejumlah token yang merepresentasikan aset seperti saham Nvidia, Tesla, hingga indeks S&amp;P 500 turut menjadi bagian dari aktivitas pasar digital.</p>
<h3><strong>Faktor Teknis Dorong Penguatan Bitcoin</strong></h3>
<p>Kenaikan Bitcoin ke atas US$80.000 juga tidak terlepas dari faktor teknis di pasar derivatif. Yahoo Finance mencatat bahwa trader derivatif menunjukkan sentimen bullish terhadap Bitcoin.</p>
<p>Analis Bitget Wallet, Lacie Zhang, mengatakan arus dana masuk ke ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat serta aksi short covering ikut membantu Bitcoin melewati level US$80.000. Short covering terjadi ketika trader yang sebelumnya mengambil posisi untuk mengantisipasi penurunan harga menutup posisinya dengan membeli kembali aset tersebut.</p>
<p>Kondisi ini dapat menciptakan tambahan tekanan beli dan mempercepat kenaikan harga dalam waktu singkat. Namun, penguatan yang didorong oleh faktor teknis tetap perlu dicermati karena keberlanjutan tren akan bergantung pada masuknya permintaan baru ke pasar.</p>
<h3><strong>Pasar Kripto Masih Dihadapkan pada Risiko</strong></h3>
<p>Meski Bitcoin kembali berada di atas US$80.000, pasar aset digital masih menghadapi sejumlah faktor yang dapat memengaruhi pergerakan harga. Kebijakan moneter The Fed menjadi salah satu perhatian utama karena bank sentral AS masih diperkirakan melakukan perubahan suku bunga dalam periode mendatang.</p>
<p>Selain itu, perkembangan regulasi aset digital di Amerika Serikat juga menjadi faktor penting. Gagalnya Clarity Act membuat arah pembentukan regulasi kripto di AS kembali menjadi perhatian pelaku pasar. Di tengah kondisi tersebut, regulator seperti Securities and Exchange Commission (SEC) dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC) disebut tetap melanjutkan upaya penyusunan aturan terkait aset digital.</p>
<p>Bagi investor, pergerakan tersebut menunjukkan bahwa aset kripto tetap sangat sensitif terhadap perubahan sentimen pasar, kebijakan moneter, arus dana institusional, serta perkembangan regulasi. Karena itu, memahami faktor yang memengaruhi harga menjadi bagian penting sebelum mengambil keputusan investasi.</p>
<h3><strong>Cek Pergerakan Kripto di Nanovest</strong></h3>
<p>Pergerakan Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi <strong>Nanovest</strong>. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Saham AS, Nanovest dapat menjadi salah satu pilihan untuk mulai berinvestasi sekaligus mengeksplorasi berbagai aset kripto dalam satu aplikasi.</p>
<p>Nanovest merupakan aplikasi investasi saham dan kripto yang menyediakan akses ke berbagai instrumen investasi. Bagi investor yang baru ingin memulai, Nanovest juga memiliki <strong>perlindungan dari risiko cybercrime dengan Asuransi Sinarmas. Nanovest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).</strong></p>
<p>Informasi lebih lanjut mengenai Nanovest dapat ditemukan melalui situs resminya. Aplikasi Nanovest juga tersedia di Play Store maupun App Store sehingga investor dapat mengakses berbagai informasi dan fitur investasi melalui perangkat masing-masing.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/10/01/Bitcoin-dan-Nasdaq-Futures-Melemah-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Bitcoin dan Nasdaq Futures Melemah]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/10/01/Bitcoin-dan-Nasdaq-Futures-Melemah-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Bitcoin dan Nasdaq Futures Melemah]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Bitcoin Menguat Sepekan, Bittime Sebut Regulasi Kripto AS Jadi Perhatian Investor</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-99330/bitcoin-menguat-sepekan-bittime-sebut-regulasi-kripto-as-jadi-perhatian-investor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2026 14:50:30 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bitcoin]]></category>
		<category><![CDATA[Bittime]]></category>
		<category><![CDATA[Bittime Futures]]></category>
		<category><![CDATA[CLARITY Act]]></category>
		<category><![CDATA[Regulasi Kripto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-99330/bitcoin-menguat-sepekan-bittime-sebut-regulasi-kripto-as-jadi-perhatian-investor</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Bitcoin kembali menunjukkan penguatan dalam sepekan terakhir di tengah meningkatnya optimisme terhadap arah regulasi aset kripto di Amerika Serikat. Bittime, sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menilai perkembangan regulasi menjadi salah satu sentimen yang turut diperhatikan pelaku pasar.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Bitcoin kembali menunjukkan penguatan dalam sepekan terakhir di tengah meningkatnya optimisme terhadap arah regulasi aset kripto di Amerika Serikat. Bittime, sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menilai perkembangan regulasi menjadi salah satu sentimen yang turut diperhatikan pelaku pasar.</p>
<p>Berdasarkan data CoinMarketCap per Kamis (27/8/2026), harga Bitcoin berada di kisaran US$80.000, menguat 2,13% dalam 24 jam dan mencapai kenaikan sekitar 11,76% dalam sepekan.</p>
<p>Penguatan tersebut terjadi bersamaan dengan kembali menguatnya ekspektasi terhadap CLARITY Act di Amerika Serikat. Presiden Donald Trump sebelumnya mendorong Kongres untuk mengesahkan versi yang dinilainya adil dari rancangan regulasi tersebut.</p>
<p>CLARITY Act menjadi perhatian industri karena berpotensi memberikan kejelasan mengenai klasifikasi aset kripto sekaligus pembagian kewenangan antara Securities and Exchange Commission (SEC) dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC).</p>
<p>Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan perkembangan regulasi dapat menjadi salah satu faktor yang membentuk sentimen pasar, tetapi investor tetap perlu memperhatikan dinamika makroekonomi dan perkembangan kebijakan yang dapat memengaruhi pergerakan aset kripto.</p>
<p>“Penguatan Bitcoin menunjukkan bahwa sentimen pasar dapat berubah dengan cepat ketika muncul perkembangan positif terkait regulasi. Namun, investor tetap perlu melihat kondisi pasar secara menyeluruh karena volatilitas aset kripto masih cukup tinggi,” ujar Ryan.</p>
<p><strong>Suku Bunga dan Regulasi AS Jadi Sentimen yang Perlu Dicermati</strong></p>
<p>Meski Bitcoin mencatat penguatan signifikan dalam sepekan terakhir, investor masih perlu mencermati sejumlah faktor yang berpotensi memengaruhi arah pasar kripto pada semester II 2026.</p>
<p>Salah satunya adalah arah kebijakan suku bunga The Fed yang tetap menjadi perhatian karena perubahan ekspektasi terhadap kebijakan moneter AS dapat memengaruhi likuiditas dan minat investor terhadap aset berisiko.</p>
<p>Selain faktor moneter, kondisi geopolitik dan ekonomi global juga masih menjadi sumber volatilitas. Ketidakpastian terkait pertumbuhan ekonomi, inflasi, serta potensi perubahan kebijakan dapat mendorong investor melakukan penyesuaian portofolio ketika sentimen pasar berubah.</p>
<p>Di sisi regulasi, perkembangan CLARITY Act menjadi faktor penting yang saat ini mendapat perhatian pelaku pasar. Kejelasan mengenai klasifikasi aset kripto serta pembagian kewenangan antara SEC dan CFTC dinilai dapat memberikan kepastian yang lebih besar bagi industri.</p>
<p>Namun, proses legislasi yang masih berjalan membuat investor tetap perlu mencermati perkembangan kebijakan sebelum menjadikan sentimen regulasi sebagai dasar keputusan investasi.</p>
<p>“Dalam kondisi seperti sekarang, investor perlu melihat penguatan Bitcoin bukan hanya dari pergerakan harga, tetapi juga dari faktor yang mendasarinya. Kebijakan moneter, kondisi ekonomi global, dan perkembangan regulasi masih dapat mengubah sentimen pasar dengan cepat,” kata Ryan.</p>
<p><strong>Strategi Investor Menghadapi Pergerakan Pasar yang Dinamis</strong></p>
<p>Pergerakan Bitcoin yang cukup signifikan menunjukkan bahwa pasar aset digital dapat berubah dengan cepat mengikuti perkembangan sentimen. Dalam kondisi tersebut, investor perlu menyesuaikan strategi dengan arah pasar sekaligus memahami risiko dari setiap instrumen yang digunakan.</p>
<p>Salah satu fitur yang tersedia di Bittime adalah Bittime Futures, yang mendukung posisi Long dan Short. Fitur tersebut memungkinkan pengguna menyesuaikan posisi berdasarkan ekspektasi terhadap pergerakan harga, baik ketika pasar berpotensi menguat maupun melemah.</p>
<p>Namun, perdagangan Futures memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan perdagangan spot, terutama karena penggunaan leverage dapat memperbesar potensi keuntungan sekaligus kerugian. Karena itu, pemahaman terhadap mekanisme Futures, pengelolaan risiko, dan kondisi pasar tetap menjadi hal penting bagi pengguna.</p>
<p>“Bittime menilai perkembangan Bitcoin dalam beberapa pekan ke depan akan tetap dipengaruhi kombinasi antara sentimen regulasi, kebijakan moneter AS, serta kondisi ekonomi global. Investor pun perlu mencermati perkembangan tersebut secara menyeluruh, seiring pasar aset digital yang semakin terhubung dengan dinamika pasar keuangan global,” pungkas Ryan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/08/30/Bitcoin-Menguat-Sepekan.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Bitcoin Menguat Sepekan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/08/30/Bitcoin-Menguat-Sepekan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Bitcoin Menguat Sepekan]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Bittime: Perdamaian AS-Iran Berpotensi Dorong Sentimen Positif Pasar Kripto</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-94116/bittime-perdamaian-as-iran-berpotensi-dorong-sentimen-positif-pasar-kripto</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 09:27:42 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[AS dan Iran]]></category>
		<category><![CDATA[Bitcoin]]></category>
		<category><![CDATA[investasi aset digital]]></category>
		<category><![CDATA[pasar kripto]]></category>
		<category><![CDATA[sentimen pasar global]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-94116/bittime-perdamaian-as-iran-berpotensi-dorong-sentimen-positif-pasar-kripto</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Platform pedagang aset kripto Bittime menilai meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran berpotensi menjadi sentimen positif bagi pasar keuangan global, termasuk pasar kripto.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Platform pedagang aset kripto Bittime menilai meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran berpotensi menjadi sentimen positif bagi pasar keuangan global, termasuk pasar kripto.</p>
<p>Kesepakatan damai yang dicapai kedua negara dinilai mampu meningkatkan kepercayaan investor terhadap aset berisiko, setelah sebelumnya pasar dibayangi ketidakpastian akibat konflik di kawasan Timur Tengah.</p>
<p>Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengumumkan bahwa AS dan Iran telah mencapai kesepakatan damai setelah melalui serangkaian perundingan intensif.</p>
<p>Kesepakatan tersebut mencakup penghentian operasi militer secara permanen dan menjadi sinyal meredanya tensi geopolitik yang selama ini memengaruhi sentimen pasar global.</p>
<p>Presiden AS Donald Trump juga menyatakan bahwa perjanjian damai dengan Iran telah rampung, termasuk pembukaan kembali jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz.
Pasar Keuangan Global Menguat dan Bitcoin Ikut Naik</strong>
Respons positif langsung terlihat di berbagai pasar keuangan global per Senin (15/6/2026).</p>
<p>Dalam sehari terakhir, indeks Nasdaq menguat 0,31 persen, Dow Jones naik 0,70 persen, S&amp;P 500 naik 0,50 persen, sementara NYSE Composite bertambah 0,78 persen.</p>
<p>Sentimen serupa juga terlihat di pasar domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 3,67 persen ke level 6.228.</p>
<p>Di sisi lain, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali menguat ke kisaran Rp 17.700 per dolar AS.</p>
<p>Pasar kripto turut menunjukkan pergerakan positif. Berdasarkan data CoinMarketCap, harga Bitcoin berada di kisaran US$ 65.636 atau naik 1,86 persen dalam 24 jam terakhir. Dalam sepekan, Bitcoin juga mencatatkan kenaikan sebesar 4,12 persen.</p>
<p>Kenaikan harga Bitcoin tersebut menunjukkan bahwa pasar kripto mulai merespons membaiknya sentimen global.</p>
<p>Sebagai aset digital dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia, Bitcoin kerap menjadi salah satu indikator utama yang mencerminkan minat investor terhadap aset berisiko ketika kondisi pasar global membaik.</p>
<p>Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn mengatakan bahwa meredanya ketegangan geopolitik menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk aset kripto seperti Bitcoin.</p>
<p>“Ketika ketidakpastian geopolitik mulai mereda, kepercayaan investor umumnya ikut meningkat. Kondisi ini dapat mendorong aliran dana kembali masuk ke berbagai aset berisiko, termasuk Bitcoin dan aset kripto lainnya yang selama ini sensitif terhadap perubahan sentimen global,” ujar Ryan.
Investor Perlu Tetap Cermati Fundamental dan Risiko</strong>
Menurut Ryan, penguatan Bitcoin dalam beberapa hari terakhir menunjukkan bahwa pasar kripto mulai merespons membaiknya sentimen global.</p>
<p>Namun, investor tetap perlu memperhatikan berbagai faktor lain yang turut memengaruhi pergerakan harga aset digital.</p>
<p>“Kabar perdamaian antara AS dan Iran dapat menjadi katalis positif bagi pasar kripto dalam jangka pendek. Namun investor tetap perlu memperhatikan faktor lain seperti arah suku bunga, kondisi likuiditas global, serta perkembangan ekonomi makro yang juga memiliki pengaruh besar terhadap pergerakan harga Bitcoin dan aset kripto,” katanya.</p>
<p>Ryan menambahkan bahwa investor perlu tetap mengedepankan pendekatan investasi yang terukur di tengah dinamika pasar kripto yang masih tinggi.</p>
<p>Pemahaman terhadap fundamental aset digital dan manajemen risiko menjadi faktor penting dalam mengambil keputusan investasi.</p>
<p>“Pasar kripto dikenal memiliki volatilitas yang tinggi sehingga investor tidak sebaiknya hanya mengandalkan sentimen jangka pendek. Penting untuk memahami fundamental aset yang dipilih, meningkatkan literasi investasi, serta terus memantau perkembangan pasar agar dapat mengambil keputusan yang lebih bijak,” tambah Ryan.</p>
<p>Sebagai platform aset global untuk Indonesia, Bittime melihat minat investor domestik terhadap aset global terus meningkat seiring semakin terbukanya akses terhadap berbagai instrumen investasi internasional.</p>
<p>Kondisi ini juga menunjukkan bahwa investor Indonesia semakin aktif mencari peluang diversifikasi portofolio di tengah dinamika ekonomi dan geopolitik global.</p>
<p>Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Bittime menghadirkan akses ke berbagai aset global yang dapat membantu investor memperoleh eksposur terhadap perusahaan dan indeks global.</p>
<p>Sejumlah aset tokenisasi berbasis real-world assets (RWA) yang saat ini banyak diminati pengguna Bittime antara lain Tether Gold (XAUT), Silver Token (SLVON), SP500 Tokenized ETF (SPYX), Tesla Tokenized Stock (TSLAX), dan Nasdaq Tokenized ETF (QQQX).</p>
<p>Bittime juga terus mendorong peningkatan literasi aset digital agar masyarakat dapat memahami peluang dan risiko investasi secara lebih komprehensif.</p>
<p>Dengan pemahaman yang baik terhadap Bitcoin, aset kripto, dan perkembangan pasar global, investor diharapkan dapat membangun strategi investasi yang lebih matang dan berkelanjutan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/22/Perdamaian-AS-Iran-Berpotensi-Dorong-Sentimen-Positif-Pasar-Kripto-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Perdamaian AS Iran Berpotensi Dorong Sentimen Positif Pasar Kripto]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/22/Perdamaian-AS-Iran-Berpotensi-Dorong-Sentimen-Positif-Pasar-Kripto-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Perdamaian AS Iran Berpotensi Dorong Sentimen Positif Pasar Kripto]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Bitcoin Terkoreksi Hingga Ke $76.000, Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan &#8220;Buy The Dip&#8221;</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-91711/bitcoin-terkoreksi-hingga-ke-76-000-bittime-bitcoin-pizza-day-jadi-kesempatan-buy-the-dip</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 13:23:22 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[aset kripto]]></category>
		<category><![CDATA[Bitcoin]]></category>
		<category><![CDATA[Bitcoin Pizza Day]]></category>
		<category><![CDATA[Bittime]]></category>
		<category><![CDATA[investasi kripto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-91711/bitcoin-terkoreksi-hingga-ke-76-000-bittime-bitcoin-pizza-day-jadi-kesempatan-buy-the-dip</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Bitcoin, aset kripto utama tercatat terkoreksi hingga ke level $76.00 per-hari ini (18 Mei 2026) pada perdagangan di Bittime.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Bitcoin, aset kripto utama tercatat terkoreksi hingga ke level $76.00 per-hari ini (18 Mei 2026) pada perdagangan di Bittime.</p>
<p>Bertepatan dengan ini Bittime menggelar kampanye Bittime Road to Bitcoin Pizza Day bertajuk &#8220;Trade Any Coins and Earn BTC!&#8221; bagi investor aset kripto Indonesia yang dapat menjadi kesempatan &#8220;Buy The Dip&#8221;.</p>
<p>Sebelumnya, menurut data dari Coinvestasi, meningkatnya kekhawatiran para pelaku pasar terhadap inflasi serta ketidakpastian arah kebijakan suku bunga acuan dari bank sentral menjadi alasan kuat di balik koreksi ini.</p>
<p>Selain itu, lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat dan kenaikan harga minyak dunia, juga pada akhirnya mendorong investor global untuk bersikap lebih berhati-hati.</p>
<p>Bertepatan dengan ini Bittime juga menggelar kampanye Bittime Road to Bitcoin Pizza Day bertajuk &#8220;Trade Any Coins and Earn BTC!&#8221; bagi investor aset kripto Indonesia.</p>
<p>Kampanye ini dirancang dengan mekanisme trade-to-earn pada aset apapun untuk mendapatkan reward dalam bentuk aset Bitcoin ($BTC).</p>
<p>Sehingga investor berkesempatan mendapatkan nilai tambah dari setiap aktivitas jual-beli saat $BTC terkoreksi hingga 2% dalam 24 jam terakhir berdasarkan data pada CoinMarketCap.</p>
<p>Momentum ini dapat menjadi peluang bagi investor jangka panjang dengan strategi investasi DCA (Dollar Cost Averaging) untuk menambah aset $BTC saat harga aset berada di bawah atau &#8220;Buy The Dip&#8221;.</p>
<p>Selain itu, bagi para investor yang ingin mengoptimalkan pertumbuhan asetnya, Bittime akan menghadirkan flash staking $BTC dengan Annual Percentage Yield (APY) hingga 20% bagi pengguna baru.</p>
<p>Ini memungkinkan para investor untuk mendapatkan penghasilan pasif dari aset kripto yang mereka miliki tanpa harus mengunci dana dalam jangka waktu tertentu.</p>
<p>Namun, tentu perlu dipahami bahwa investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya.</p>
<p>Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini.</p>
<p>Tentu, perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna.</p>
<p>Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/05/20/Bittime-Bitcoin-Pizza-Day-Jadi-Kesempatan-Buy-The-Dip-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan Buy The Dip]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/05/20/Bittime-Bitcoin-Pizza-Day-Jadi-Kesempatan-Buy-The-Dip-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan Buy The Dip]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Bittime Catat Lonjakan Trading Volume USDT/IDR hingga 40% pasca USDT Sentuh Rp17.000</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-89214/bittime-catat-lonjakan-trading-volume-usdt-idr-hingga-40-pasca-usdt-sentuh-rp17-000</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 16:25:31 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bitcoin]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Digital]]></category>
		<category><![CDATA[kripto]]></category>
		<category><![CDATA[nilai tukar rupiah]]></category>
		<category><![CDATA[USDT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-89214/bittime-catat-lonjakan-trading-volume-usdt-idr-hingga-40-pasca-usdt-sentuh-rp17-000</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Nilai tukar Rupiah terus melemah bahkan sempat menembus level Rp17.100 per dolar Amerika Serikat (USD). Bertepatan dengan ini Bittime mencatatkan kenaikan trading volume USDT/IDR hingga 40% pada platform nya dalam seminggu terakhir.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Nilai tukar Rupiah terus melemah bahkan sempat menembus level Rp17.100 per dolar Amerika Serikat (USD). Bertepatan dengan ini Bittime mencatatkan kenaikan trading volume USDT/IDR hingga 40% pada platform nya dalam seminggu terakhir.</p>
<p>Sebelumnya, situasi makroekonomi yang tidak menentu ini secara langsung berdampak pada pergerakan harga Bitcoin ($BTC) yang kembali mengalami koreksi hingga ke level $68.700 akibat aksi jual massal di pasar global. Menariknya, hal ini justru membuat para investor lebih tertarik terhadap aset kripto seperti $USDT yang memiliki likuiditas yang cenderung lebih stabil di tengah gejolak fluktuasi pasar.</p>
<p>Fenomena ini menunjukkan kecenderungan penyesuaian strategi investasi para investor lokal yang cenderung mengikuti tekanan ekonomi global. Di mana, $USDT dipandang sebagai aset pelindung nilai di tengah kondisi depresiasi pada nilai tukar Rupiah yang terjadi saat ini.</p>
<p>Apalagi, investor dapat dengan mudah menukarkan aset IDR ke USDT secara langsung melalui platform crypto exchange yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) seperti Bittime.</p>
<p>Lebih lanjut, IDR dapat ditukarkan secara langsung melalui fitur swap IDR/USD yang tersedia pada platform Bittime, dan dapat diakses dalam 24 jam. Dengan begitu investor lokal dapat bertransaksi dengan lebih efisien dan tanpa batasan waktu, serta hari operasional tertentu.</p>
<p>Melalui slogan Begin Investing in Gold with $XAUT Today, Bittime turut menghadirkan Bittime cashback emas ($XAUT). Memberikan kesempatan bagi para trader untuk mendapatkan cashback hingga Rp1,000,000 dengan deposit minimal Rp1.000.000 pada aset kripto apa saja termasuk USDT/IDR.</p>
<p>Hal ini dipandang sebagai bentuk apresiasi dan dukungan bagi masyarakat yang ingin memulai diversifikasi aset digital. Namun, investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya.</p>
<p>Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini.</p>
<p>Tentu, perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/04/09/Bittime-Catat-Lonjakan-Trading-Volume-USDT-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Bittime Catat Lonjakan Trading Volume USDT]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/04/09/Bittime-Catat-Lonjakan-Trading-Volume-USDT-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Bittime Catat Lonjakan Trading Volume USDT]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>BTC Berpeluang 50% Tembus US$140K Bulan Ini, Model Historis Beri Clue</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-81308/btc-berpeluang-50-tembus-us140k-bulan-ini-model-historis-beri-clue</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2025 07:00:08 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[aset kripto]]></category>
		<category><![CDATA[Bitcoin]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Digital]]></category>
		<category><![CDATA[nanovest]]></category>
		<category><![CDATA[Timothy Peterson]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-81308/btc-berpeluang-50-tembus-us140k-bulan-ini-model-historis-beri-clue</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA,</strong> <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211;</p>
<p>Bitcoin (BTC) kembali menjadi sorotan utama di pasar aset digital setelah seorang ekonom, Timothy Peterson, merilis hasil simulasi historis yang menunjukkan peluang signifikan bagi harga BTC untuk menembus level US$140.000 pada akhir Oktober 2025.</p>
<p>Menurut laporan yang dikutip dari Cointelegraph, Peterson menggunakan ratusan simulasi berbasis data historis harian Bitcoin sejak tahun 2015. Hasilnya cukup mengejutkan: 50% skenario menunjukkan harga BTC bisa berada di atas US$140.000 pada akhir bulan, sementara sekitar 43% skenario lainnya memperkirakan harga justru akan ditutup di bawah US$136.000.</p>
<p>Dengan harga BTC saat ini yang masih berada di kisaran US$122.000, kenaikan sekitar 14,7% dibutuhkan untuk mencapai target ambisius tersebut. Walaupun peluang ini terbilang tinggi, volatilitas yang menjadi ciri khas pasar kripto membuat para investor tetap harus berhati-hati.</p>
<p><strong>Sentimen Pasar Kripto Menguat</strong>
Peluang naiknya harga Bitcoin tidak terlepas dari sejumlah faktor pendukung. Beberapa analis menilai optimisme investor masih tinggi menjelang kuartal keempat, periode yang secara historis dikenal sebagai salah satu musim bullish bagi BTC.</p>
<p>Selain itu, meningkatnya adopsi institusional dan penguatan narasi Bitcoin sebagai &#8220;emas digital&#8221; turut memperkuat ekspektasi. Sejumlah perusahaan keuangan global pun semakin banyak menawarkan produk berbasis Bitcoin, yang berpotensi memperluas akses dan minat investor baru.</p>
<p>Namun demikian, tidak sedikit juga pihak yang mengingatkan potensi risiko. Ketidakpastian kondisi makroekonomi global, kebijakan suku bunga bank sentral, serta regulasi yang terus berkembang menjadi variabel yang dapat memengaruhi pergerakan harga secara signifikan.</p>
<p><strong>Pentingnya Akses Data dan Investasi yang Aman</strong>
Bagi investor ritel, akses terhadap informasi dan data pasar yang akurat menjadi kunci dalam mengambil keputusan investasi, terutama ketika harga kripto bergerak dengan cepat. Di sinilah peran aplikasi investasi menjadi sangat penting.</p>
<p>Salah satu aplikasi investasi yang semakin populer di Indonesia adalah Nanovest. Melalui Nanovest, investor tidak hanya bisa memantau pergerakan aset kripto seperti Bitcoin, tetapi juga saham Amerika Serikat dan emas digital dalam satu aplikasi. Hal ini memberikan keleluasaan bagi investor untuk melakukan diversifikasi portofolio, yang merupakan strategi penting dalam mengurangi risiko.</p>
<p>Bagi yang baru ingin memulai perjalanan investasi, Nanovest menawarkan kenyamanan sekaligus keamanan. Investor tidak perlu khawatir soal risiko cybercrime karena aset di Nanovest telah dilindungi oleh asuransi Sinarmas. Selain itu, aplikasi ini telah terdaftar dan berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga terjamin kredibilitas dan legalitasnya.</p>
<p>Nanovest juga mudah diakses karena sudah tersedia di Play Store maupun App Store, menjadikannya pilihan tepat baik untuk pemula maupun investor berpengalaman yang ingin terus memantau peluang di pasar.</p>
<p><strong>Momentum yang Tidak Boleh Dilewatkan</strong>
Apabila prediksi Peterson benar, Oktober ini bisa menjadi salah satu momen bersejarah bagi Bitcoin. Lonjakan harga hingga menembus US$140.000 tentu akan semakin memperkuat narasi bullish dan menarik lebih banyak investor baru ke pasar kripto.</p>
<p>Namun, peluang 50% juga berarti ada kemungkinan yang sama besar bagi BTC untuk tidak mencapai level tersebut. Karena itu, investor disarankan tetap menggunakan pendekatan bijak, mengelola risiko, dan tidak hanya bergantung pada prediksi semata.</p>
<p>Bagi para penggiat investor yang ingin ikut merasakan momentum pasar ini, penggunaan platform investasi yang aman dan terpercaya menjadi langkah awal yang bijaksana. Dengan Nanovest, pengguna bisa mulai mengeksplorasi aset kripto sekaligus memperluas wawasan ke instrumen lain seperti saham global dan emas digital.
Tentang NANOVEST</strong>
Nanovest (PT Tumbuh Bersama Nano) merupakan platform digital marketplace berbasis aplikasi yang mempermudah akses para pengguna untuk memperdagangkan aset digital baik dalam bentuk saham global, aset kripto, maupun emas digital. Kami memiliki tujuan untuk merevolusi cara anak muda dalam berinvestasi agar dapat mencapai kebebasan finansial. Nanovest secara resmi telah terdaftar dan berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Informasi lebih lanjut silahkan kunjungi web kami di www.nanovest.io.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/10/12/BTC-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[BTC]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/10/12/BTC-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[BTC]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Bitcoin Meroket ke Rekor Tertinggi (All-Time High) Baru di $118.000, Altseason di Depan Mata?</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-77862/bitcoin-meroket-ke-rekor-tertinggi-all-time-high-baru-di-118-000-altseason-di-depan-mata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2025 09:08:23 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bitcoin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-77862/bitcoin-meroket-ke-rekor-tertinggi-all-time-high-baru-di-118-000-altseason-di-depan-mata</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP-INFO &#8211; Bitcoin kembali mencetak rekor baru pada 10 Juli 2025, menembus level $113.000 hingga $118.600 per BTC. Bitcoin juga kini memiliki kapitalisasi pasar lebih dari $2 triliun, sejajar dengan aset paling berharga di dunia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA,</strong> CILACAP-INFO &#8211; Bitcoin kembali mencetak rekor baru pada 10 Juli 2025, menembus level $113.000 hingga $118.600 per BTC. Bitcoin juga kini memiliki kapitalisasi pasar lebih dari $2 triliun, sejajar dengan aset paling berharga di dunia.</p>
<p>Beberapa faktor penggerak utama meroketnya harga Bitcoin kali ini adalah arus dana institusional dari perusahaan-perusahaan ternama seperti BlackRock, Fidelity, serta ARK Invest yang makin gencar melalui produk ETF Bitcoin.</p>
<p>Kebijakan pro-kripto di Amerika Serikat (AS) serta dukungan yang vokal dari presiden AS, Donald Trump untuk Bitcoin Strategic Reserve juga menjadi pemicu sentimen positif di pasar.</p>
<p>Kenaikan cepat yang disertai likuidasi yang besar pada posisi short Bitcoin telah menghasilkan short squeeze yang mendorong harga lebih tinggi.</p>
<p>Data dari CoinGlass menunjukkan ribuan akun mengalami margin call, yang mempercepat momentum naiknya BTC. Beli Bitcoin dan aset crypto lainnya di platform jual beli aset kripto Bybit dengan mudah dan aman.
Bitcoin ATH, Kapan Altseason Tiba?</strong>
Jika melihat pola historisnya, harga Bitcoin yang naik digabung dengan menurunnya dominance, biasanya menjadi indikator yang menunjukkan permulaan dari &#8220;Altseason&#8221; atau Altcoin Season.</p>
<p>Altseason adalah kondisi di mana harga aset kripto selain Bitcoin meroket. Beberapa tanda-tanda bahwa Altcoin dirumorkan semakin mendekat adalah:</p>
<p>1. Turunnya Bitcoin Dominance dari 66% ke sekitar 64,5% &#8211; 65%, yang membuka peluang aliran dana ke altcoin.</p>
<p>2. Kapitalisasi pasar altcoin yang mendekati angka $1.2 triliun dan banyaknya altcoin yang mengalami kenaikan harga di atas 25% dalam 90 hari terakhir.</p>
<p>3. Performa Ethereum yang solid dan rebound menembus $2.900 dengan potensi melaju ke $3.000-$3.500.</p>
<p>Beberapa pakar menilai dengan dominasi Bitcoin yang masih berkisar di &gt;60%, Altseason kali ini mungkin akan terjadi secara bertahap dan lebih selektif dari sebelumnya.
Strategi Investasi Altseason</strong>
Dengan Altseason yang dirumorkan akan segera tiba, tentunya menyiapkan strategi investasi yang baik dapat menjadi prioritas untuk mendukung aktivitas trading para investor.</p>
<p><strong>Berikut adalah beberapa tips yang dapat diterapkan pada strategi investasi dalam altseason:</strong> </p>
<p>1. Lakukan diversifikasi aset kripto. Alokasikan dana tidak hanya pada BTC, namun juga ke altcoin lain yang memiliki fundamental kuat.</p>
<p>2. Pantau indikator-indikator kunci untuk dapat memahami pola yang biasanya terjadi pada altseason sebelumnya.</p>
<p>3. Hati-hati terhadap hype yang tidak valid. Lakukan terus DYOR pada semua aset, tidak terkecuali pada aset-aset kripto yang baru bermunculan pada cycle ini agar tidak terjerumus pada proyek yang tidak aman.</p>
<p>Didorong oleh semakin besarnya kepercayaan dari institusi serta melonjaknya adopsi aset kripto dunia, kenaikan harga Bitcoin ke rekor tertinggi ini tidak mengherankan.</p>
<p>Di saat yang bersamaan, altcoin juga mulai menunjukkan respon yang sinergis terhadap momentum ini, yang juga menandai awal fase dimana investor berpotensi melirik aset lain di luar Bitcoin.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/07/16/Bitcoin-meroket-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Bitcoin meroket]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/07/16/Bitcoin-meroket-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Bitcoin meroket]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Tether Berisiko Jual Bitcoin Besar-Besaran, Apa Dampaknya ke Pasar?</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-71182/tether-berisiko-jual-bitcoin-besar-besaran-apa-dampaknya-ke-pasar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Feb 2025 07:59:46 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bitcoin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-71182/tether-berisiko-jual-bitcoin-besar-besaran-apa-dampaknya-ke-pasar</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Penerbit stablecoin USDT, Tether, berpotensi menghadapi tantangan besar jika aturan baru tentang stablecoin di Amerika Serikat disahkan. Menurut laporan terbaru dari bank investasi JPMorgan, Tether mungkin perlu menjual sebagian cadangannya, termasuk Bitcoin, agar tetap mematuhi regulasi tersebut.<br>
Regulasi Baru yang Bisa Mengubah Aturan Main Stablecoin<br>
Pemerintah AS sedang mempertimbangkan dua rancangan undang-undang untuk mengatur stablecoin:]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Penerbit stablecoin USDT, Tether, berpotensi menghadapi tantangan besar jika aturan baru tentang stablecoin di Amerika Serikat disahkan. Menurut laporan terbaru dari bank investasi JPMorgan, Tether mungkin perlu menjual sebagian cadangannya, termasuk Bitcoin, agar tetap mematuhi regulasi tersebut.
Regulasi Baru yang Bisa Mengubah Aturan Main Stablecoin</strong>
Pemerintah AS sedang mempertimbangkan dua rancangan undang-undang untuk mengatur stablecoin:</p>
<p><strong>GENIUS Act</strong>  – Regulasi federal untuk stablecoin dengan kapitalisasi pasar lebih dari $10 miliar. Regulasi di tingkat negara bagian tetap diperbolehkan jika sesuai dengan aturan federal.</p>
<p><strong>STABLE Act</strong>  – Mengusulkan agar stablecoin hanya diatur oleh negara bagian, tanpa perlu mengikuti aturan federal.</p>
<p>Menurut analis JPMorgan yang dipimpin oleh Nikolaos Panigirtzoglou, persyaratan cadangan yang ditetapkan dalam STABLE Act lebih ketat. Stablecoin hanya diperbolehkan menyimpan cadangan dalam bentuk deposito yang diasuransikan, obligasi pemerintah AS (U.S. T-bills), repo jangka pendek dari Departemen Keuangan, dan cadangan bank sentral.</p>
<p>RUU SENAT juga mengizinkan penggunaan dana pasar uang (money market funds) dan reverse repos, tetapi tetap mewajibkan cadangan hanya dalam bentuk aset berkualitas tinggi dan likuid.
Bagaimana Dampaknya ke Tether?</strong>
Saat ini, USDT adalah pemimpin pasar stablecoin dengan pangsa sekitar 60%, dan memiliki kapitalisasi pasar sekitar $142 miliar.</p>
<p>Namun, laporan JPMorgan menyoroti bahwa cadangan Tether hanya 66% sesuai dengan persyaratan STABLE Act dan 83% sesuai dengan persyaratan GENIUS Act, berdasarkan laporan yang diterbitkan oleh perusahaan tersebut.</p>
<p>Selain itu, JPMorgan mencatat bahwa tingkat kepatuhan Tether terhadap aturan cadangan mengalami penurunan sejak pertengahan tahun lalu, seiring dengan meningkatnya pasokan stablecoin.</p>
<p>Jika regulasi baru ini disahkan, Tether harus mengganti aset yang tidak memenuhi persyaratan dengan aset yang sesuai, yang berarti mereka mungkin harus menjual sebagian aset non-kompatibel seperti logam mulia, Bitcoin, surat utang korporasi, pinjaman beragunan, dan investasi lainnya untuk membeli aset yang memenuhi syarat seperti obligasi pemerintah AS (T-bills).
Apa Kata Tether?</strong>
Tether mengaku sedang memantau perkembangan aturan ini dan aktif berdiskusi dengan regulator.</p>
<p>Perusahaan juga menegaskan bahwa meskipun harus menyesuaikan diri, mereka masih memiliki cadangan ekuitas lebih dari $20 miliar dalam bentuk aset yang sangat likuid dan menghasilkan lebih dari $1,2 miliar keuntungan per kuartal dari obligasi pemerintah AS.</p>
<p>Bahkan, CEO Tether, Paolo Ardoino, menanggapi laporan ini dengan santai. Melalui cuitannya di platform X (Twitter), ia menyindir analis JPMorgan dengan mengatakan, &#8220;Mereka cuma iri karena tidak punya Bitcoin.&#8221;
Kesimpulan</strong>
Jika aturan baru ini benar-benar diterapkan, Tether harus melakukan penyesuaian besar-besaran terhadap cadangan asetnya untuk tetap bisa beroperasi sesuai regulasi. Meski demikian, mereka tampaknya cukup percaya diri bahwa adaptasi ini bisa dilakukan dengan mudah.</p>
<p>Bagi kamu yang ingin tetap berinvestasi di stablecoin atau aset kripto lainnya tanpa ribet, Bittime adalah pilihan yang tepat! Sebagai aplikasi jual beli kripto di Indonesia, Bittime menyediakan transaksi kripto yang aman, cepat, dan mudah digunakan, baik untuk pemula maupun trader berpengalaman. Jadi, tunggu apalagi, segera daftar Bittime dan mnikmati kemudahan bertransaksi aset kripto!
Tentang Palapa</strong>
Palapa melalui PT Global Karya Wisesa adalah perusahaan berbasis teknologi di garis depan inovasi blockchain dan aset kripto. Palapa memiliki visi mendorong adopsi dan pemanfaatan teknologi blockchain secara luas dengan menciptakan ekosistem yang mudah dan berfokus pada pengguna.</p>
<p>Token Palapa (PLPA) sudah resmi terdaftar oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Dimana token Palapa telah masuk ke dalam daftar 545 aset kripto yang dapat diperdagangkan saat ini.</p>
<p>PLPA dibangun menggunakan blockchain Ethereum dengan standar ERC-20. Seperti diketahui, Ethereum menyediakan platform yang kuat dan aman untuk perilisan dan pengelolaan token dengan memastikan transparansi dan interoperabilitas dalam ekosistem blockchain yang lebih luas.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/02/17/Tether-Berisiko-Jual-Bitcoin-Besar-Besaran-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Tether Berisiko Jual Bitcoin Besar Besaran]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/02/17/Tether-Berisiko-Jual-Bitcoin-Besar-Besaran-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Tether Berisiko Jual Bitcoin Besar Besaran]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Bitcoin Pasca Pelantikan Trump: Apakah Momentum Kenaikan Akan Terjadi?</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-70329/bitcoin-pasca-pelantikan-trump-apakah-momentum-kenaikan-akan-terjadi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Feb 2025 10:59:31 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Aset]]></category>
		<category><![CDATA[Bitcoin]]></category>
		<category><![CDATA[Donald Trump]]></category>
		<category><![CDATA[industri kripto]]></category>
		<category><![CDATA[Kenaikan]]></category>
		<category><![CDATA[kripto]]></category>
		<category><![CDATA[Momentum]]></category>
		<category><![CDATA[Pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Amerika]]></category>
		<category><![CDATA[Tokocrypto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-70329/bitcoin-pasca-pelantikan-trump-apakah-momentum-kenaikan-akan-terjadi</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Pelantikan Presiden Amerika Serikat ke-47, Donald Trump, telah menjadi perhatian utama bagi para investor kripto. Kedekatan Trump dengan beberapa pelaku industri kripto serta kebijakan pro-kripto yang diharapkan dari pemerintahannya menciptakan harapan baru untuk pertumbuhan industri ini.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pelantikan Presiden Amerika Serikat ke-47, Donald Trump, telah menjadi perhatian utama bagi para investor kripto. Kedekatan Trump dengan beberapa pelaku industri kripto serta kebijakan pro-kripto yang diharapkan dari pemerintahannya menciptakan harapan baru untuk pertumbuhan industri ini.</p>
<p>Namun, perjalanan awal ini tidak sepenuhnya mulus, seperti yang terlihat dari fluktuasi harga Bitcoin saat pelantikan berlangsung.</p>
<p>Bitcoin sempat mencetak rekor harga tertinggi baru di atas US$109.000 menjelang pelantikan Trump. Namun, euforia ini tidak bertahan lama. Ketika pidato pelantikan Trump tidak menyebutkan kripto, harga Bitcoin langsung terkoreksi mendekati level US$100.000. Fluktuasi ini menunjukkan sensitivitas pasar terhadap sinyal kebijakan dari pemimpin baru.</p>
<p>Meskipun demikian, beberapa langkah yang diambil oleh Trump memberikan harapan bagi pelaku industri. Kejelasan terkait eksekusi kebijakan pro-crypto dalam 100 hari pertama pemerintahannya masih menjadi perhatian pasar untuk menggerakan Bitcoin di masa depan.</p>
<p><strong>Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur,</strong> menyampaikan pandangannya terkait dinamika ini. Menurutnya, koreksi harga Bitcoin yang terjadi pasca pelantikan adalah reaksi wajar dari pasar yang terlalu optimis. &#8220;Investor harus bersikap realistis dan tetap tenang. Fluktuasi harga adalah bagian dari dinamika pasar kripto, terlebih dalam situasi seperti ini di mana kebijakan konkret belum diumumkan,&#8221; ujar Fyqieh.</p>
<p>Ia juga menambahkan bahwa penunjukan figur pro-kripto seperti David Sacks merupakan langkah positif, namun eksekusi kebijakan yang ramah kripto akan menjadi penentu utama kepercayaan pasar ke depan. &#8220;Dalam waktu dekat, pasar kemungkinan akan bergerak dalam kisaran konsolidasi US$100.000 hingga US$110.000 hingga ada kepastian dari kebijakan ekonomi, seperti hasil pertemuan FOMC mendatang,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Langkah awal pemerintahan Trump yang memberikan sinyal positif adalah pengumuman dari Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) yang menyatakan sedang mempersiapkan kerangka regulasi baru untuk kripto. Pengumuman ini berhasil memicu kenaikan harga di seluruh sektor, meskipun dampak jangka panjangnya masih harus dilihat. Salah satu aset yang ikut terdampak adalah memecoin yang diluncurkan Trump, $TRUMP, yang menunjukkan kenaikan setelah peluncurannya.</p>
<h2>Analisis dan Prospek ke Depan</h2>
<p>Berdasarkan analisis, Bitcoin kemungkinan akan bergerak dalam kisaran $100.000 hingga $110.000 hingga pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada akhir Januari. Pertemuan ini dapat memberikan kejelasan terkait kebijakan moneter, termasuk kemungkinan pelonggaran suku bunga yang bisa menjadi katalis positif bagi pasar crypto.</p>
<p>Selain itu, data menunjukkan bahwa likuiditas di pasar Bitcoin masih tipis meskipun ada kenaikan harga. Perubahan posisi bersih kapitalisasi pasar Bitcoin yang terealisasi juga menunjukkan penurunan signifikan sejak Desember 2024, mengindikasikan bahwa pasar sedang kembali ke keseimbangan penawaran dan permintaan.</p>
<p>Momentum pelantikan Donald Trump membuka babak baru bagi pasar kripto, meskipun diwarnai dengan volatilitas awal. Para investor perlu mencermati langkah-langkah kebijakan pemerintah AS ke depan dan bersikap realistis terhadap dinamika pasar. Seperti yang disampaikan Fyqieh, penting bagi para pelaku pasar untuk tetap tenang dan melihat peluang dalam konsolidasi harga yang terjadi saat ini. Dengan langkah strategis dan kesabaran, prospek pertumbuhan pasar kripto di bawah pemerintahan Trump tetap menjanjikan.</p>
<p><strong>Tentang Tokocrypto</strong>
Didirikan pada 2018, Tokocrypto adalah pedagang aset kripto no. 1 di Indonesia yang telah mendapatkan lisensi penuh Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK), dengan lebih dari 4,5 juta pengguna dan nilai rata-rata transaksi harian mencapai US$ 23 juta, serta mendapatkan dukungan penuh dari Binance, platform global exchange no.1 di dunia.
Tokocrypto bertujuan untuk menjadi bursa aset digital terkemuka di Asia Tenggara dengan menyediakan platform yang mudah, sederhana, instan dan aman bagi pelanggan untuk bertransaksi dengan nyaman. Informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/02/02/Ilustrasi-Pergerakan-Harga-Bitcoin-BTC-Tokocrypto-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ilustrasi Pergerakan Harga Bitcoin (BTC) Tokocrypto]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/02/02/Ilustrasi-Pergerakan-Harga-Bitcoin-BTC-Tokocrypto-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ilustrasi Pergerakan Harga Bitcoin (BTC), Tokocrypto]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
