<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Avonetiq &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/avonetiq/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Aug 2026 22:54:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Avonetiq &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>Bangunan Modern Tak Lagi Dibangun per Komponen, Sistem Pintu Kini Masuk Tahap Awal Perencanaan</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-98898/bangunan-modern-tak-lagi-dibangun-per-komponen-sistem-pintu-kini-masuk-tahap-awal-perencanaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2026 22:54:53 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Avonetiq]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-98898/bangunan-modern-tak-lagi-dibangun-per-komponen-sistem-pintu-kini-masuk-tahap-awal-perencanaan</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Industri konstruksi Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan bangunan yang lebih efisien, aman, dan berkelanjutan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor konstruksi menyumbang sekitar 9,83% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2025, menjadikannya salah satu kontributor terbesar bagi perekonomian nasional.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Industri konstruksi Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan bangunan yang lebih efisien, aman, dan berkelanjutan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor konstruksi menyumbang sekitar 9,83% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2025, menjadikannya salah satu kontributor terbesar bagi perekonomian nasional.</p>
<p>Di tengah pertumbuhan tersebut, pendekatan dalam merancang bangunan pun mengalami perubahan. Jika sebelumnya setiap komponen dipilih secara terpisah, kini pengembang dan kontraktor semakin mengedepankan pendekatan yang terintegrasi sejak tahap perencanaan.</p>
<p>Salah satu perubahan yang mulai terlihat adalah meningkatnya perhatian terhadap sistem pintu. Tidak lagi dipandang sekadar sebagai elemen finishing, sistem pintu kini mulai dipertimbangkan sejak tahap desain karena berpengaruh terhadap efisiensi ruang, kelancaran sirkulasi, proses instalasi, keamanan, hingga biaya operasional bangunan dalam jangka panjang.</p>
<p>Menurut Bernardus Rizky, Chief Operating Officer Roda Bangun Mandiri (RBM), perubahan tersebut mencerminkan bergesernya prioritas industri konstruksi dari sekadar memilih material menjadi memastikan setiap sistem dalam bangunan mampu bekerja secara optimal.</p>
<p>&#8220;Bangunan modern tidak lagi dirancang sebagai kumpulan komponen yang berdiri sendiri. Setiap elemen harus saling mendukung agar bangunan dapat beroperasi secara efisien. Karena itu, sistem pintu sebaiknya tidak dipilih di akhir proyek, melainkan mulai dipertimbangkan sejak tahap perencanaan sehingga dapat disesuaikan dengan fungsi ruang, pola sirkulasi, serta kebutuhan operasional bangunan,&#8221; ujar Bernardus.</p>
<p>Dalam dua tahun terakhir, PT Roda Bangun Mandiri (RBM) telah terlibat dalam lebih dari ratusan proyek yang mencakup kebutuhan sistem pintu untuk sektor komersial, industri, hunian, fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga fasilitas publik.</p>
<p>Berbekal pengalaman lebih dari 45 tahun sebagai penyedia solusi door hardware dan door system, RBM menghadirkan berbagai produk dari merek-merek terpercaya seperti Henderson, ASSA ABLOY, Yale, Lockwood, Orbita, dan Kinlong yang disesuaikan dengan karakteristik serta kebutuhan setiap proyek.</p>
<p>Dari total proyek tersebut, sekitar 25% telah melibatkan pembahasan sistem pintu sejak tahap desain atau perencanaan awal. Keterlibatan sejak fase awal memungkinkan pemilihan sistem yang lebih tepat, baik dari sisi fungsi, spesifikasi teknis, keamanan, maupun efisiensi biaya.</p>
<p>Pendekatan ini memberikan kesempatan bagi tim proyek untuk mengevaluasi berbagai aspek sejak awal, seperti pola sirkulasi pengguna, frekuensi penggunaan pintu, kapasitas beban, kebutuhan fire rated door, sistem akses kontrol, hingga integrasi dengan desain arsitektur dan operasional gedung. Dengan demikian, potensi perubahan desain, kendala instalasi, maupun penyesuaian spesifikasi di tahap konstruksi dapat diminimalkan.</p>
<p>Tren tersebut menunjukkan bahwa sistem pintu kini semakin dipandang sebagai bagian penting dari perencanaan bangunan, bukan lagi sekadar komponen pelengkap yang ditentukan pada saat proses konstruksi telah berjalan. Melalui kolaborasi yang lebih awal dengan arsitek, konsultan, kontraktor, dan owner, solusi yang dihasilkan menjadi lebih optimal, aman, dan berkelanjutan sesuai kebutuhan setiap bangunan.</p>
<p>Dengan pengalaman puluhan tahun di industri door hardware dan door system, PT Roda Bangun Mandiri terus berkomitmen menjadi mitra terpercaya dalam menghadirkan solusi sistem pintu yang andal, aman, dan sesuai dengan kebutuhan setiap proyek.</p>
<p>About Avonetiq
Avonetiq adalah Digital Authority Firm yang berfokus pada penguatan otoritas brand di era kecerdasan buatan (AI). Avonetiq membantu brand tetap terlihat dan relevan ketika konsumen beralih dari mesin pencari ke answer engine, seperti Google Gemini, ChatGPT, dan lainnya. Melalui Authority &amp; Visibility Optimization (AVO), Avonetiq membangun fondasi otoritas digital brand agar dapat dikenali, dipahami, dan dipercaya oleh sistem AI sebagai sumber jawaban yang kredibel. Info selengkapnya kunjungi www.avonetiq.com. Tentang PT Roda Bangun Mandiri (RBM) PT Roda Bangun Mandiri (RBM) adalah mitra solusi strategis terkemuka di Indonesia yang mengkhususkan diri dalam penyediaan dan integrasi sistem pintu modern berstandar internasional. Berbekal pengalaman lebih dari tiga dekade, RBM dipercaya oleh jaringan produsen global terkemuka untuk menghadirkan teknologi sistem bukaan dan keamanan yang mendukung efisiensi, keselamatan, serta estetika pada berbagai proyek skala nasional, mulai dari sektor industri, komersial, hingga residensial.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/08/21/Bangunan-Modern-Tak-Lagi-Dibangun-per-Komponen-Sistem-Pintu-Kini-Masuk-Tahap-Awal-Perencanaan-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Bangunan Modern Tak Lagi Dibangun per Komponen Sistem Pintu Kini Masuk Tahap Awal Perencanaan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/08/21/Bangunan-Modern-Tak-Lagi-Dibangun-per-Komponen-Sistem-Pintu-Kini-Masuk-Tahap-Awal-Perencanaan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Bangunan Modern Tak Lagi Dibangun per Komponen Sistem Pintu Kini Masuk Tahap Awal Perencanaan]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Sribu dan Sudin PPAPP Jakarta Utara Dorong Perempuan Lebih Berdaya di Era Digital</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-98776/sribu-dan-sudin-ppapp-jakarta-utara-dorong-perempuan-lebih-berdaya-di-era-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 16:53:57 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Avonetiq]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-98776/sribu-dan-sudin-ppapp-jakarta-utara-dorong-perempuan-lebih-berdaya-di-era-digital</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Sekitar 60 kader PKK, kader Dasawisma, dan pengelola RPTRA Kelurahan Penjaringan mengikuti edukasi pemanfaatan teknologi dan media digital yang diselenggarakan oleh Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (Sudin PPAPP) Kota Administrasi Jakarta Utara, Selasa (21/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, Sribu turut membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis untuk memanfaatkan dunia digital secara lebih produktif.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Sekitar 60 kader PKK, kader Dasawisma, dan pengelola RPTRA Kelurahan Penjaringan mengikuti edukasi pemanfaatan teknologi dan media digital yang diselenggarakan oleh Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (Sudin PPAPP) Kota Administrasi Jakarta Utara, Selasa (21/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, Sribu turut membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis untuk memanfaatkan dunia digital secara lebih produktif.</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pola Lantai 3 Kelurahan Penjaringan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kapasitas perempuan dalam menghadapi perkembangan teknologi. Peserta didorong untuk tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi juga mampu menghasilkan konten yang edukatif, kreatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.</p>
<p>Sebagai marketplace jasa digital yang mempertemukan bisnis dengan freelancer profesional di Indonesia, Sribu.com hadir melalui sesi “Perempuan Berdaya di Era Digital” yang dibawakan oleh Sribu Care Manager, Melinda Milenia Puspita. Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan pada berbagai kebutuhan digital yang dapat menjadi ruang untuk belajar dan mengembangkan keterampilan, mulai dari desain branding, pengelolaan media sosial, pembuatan website, hingga kebutuhan digital bagi usaha kecil.</p>
<p>Sribu kemudian membawa pembahasan tersebut ke dalam praktik. Peserta diajak membuat konten berdasarkan berbagai kebutuhan yang dekat dengan kehidupan masyarakat, sekaligus belajar menyusun informasi agar lebih menarik, mudah dipahami, dan dapat mendorong masyarakat untuk melakukan tindakan.</p>
<p>Tema yang diberikan mencakup Posyandu Balita, kerja bakti, pencegahan demam berdarah, pola hidup sehat, gerakan bank sampah, kegiatan 17 Agustus, edukasi gizi seimbang, hingga promosi UMKM warga.</p>
<p>Menurut Melinda Milenia Puspita, Sribu Care Manager, kemampuan digital tidak harus dimulai dari keterampilan yang rumit. Yang lebih penting adalah keberanian untuk terus belajar, beradaptasi, dan mencoba memanfaatkan teknologi untuk memenuhi kebutuhan yang nyata.</p>
<p>“Perempuan yang berdaya bukanlah mereka yang tahu segalanya, melainkan mereka yang berani terus belajar, beradaptasi, dan memanfaatkan teknologi untuk menciptakan peluang,” ujar Melinda.</p>
<p>Melalui pendekatan tersebut, peserta dapat melihat secara langsung bagaimana keterampilan digital dapat diterapkan untuk mendukung aktivitas di lingkungan mereka. Bagi kader PKK, Dasawisma, dan pengelola RPTRA, kemampuan membuat konten dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi kepada warga, mempublikasikan kegiatan, mengedukasi masyarakat, hingga membantu memperkenalkan UMKM di lingkungan sekitar.</p>
<p>Kegiatan ini juga menghadirkan Harry Yassir Elhadidy Siregar, Kasubtim Kemitraan Lembaga Strategis, Direktorat Kemitraan Komunikasi Lembaga dan Kehumasan, Kementerian Komunikasi dan Digital, yang membawakan materi “Bersuara &amp; Berdaya: Merangkai Cerita Untuk Informasi 3E+1N Menjadi Konten Kreator Edukatif Bukan Provokatif.” Materi tersebut memberikan pembekalan tentang penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Suku Dinas PPAPP Kota Administrasi Jakarta Utara, Agung Meidya Gutama, dalam sambutannya menekankan pentingnya peningkatan kapasitas perempuan dalam menghadapi perkembangan teknologi digital. Ia mendorong kader PKK dan Dasawisma untuk tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi juga menjadi pencipta dan penyebar konten positif yang mendukung komunikasi, edukasi, serta pemberdayaan masyarakat.</p>
<p>Bagi Sribu, keterlibatan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkenalkan keterampilan digital melalui pengalaman yang dapat langsung diterapkan. Dengan semakin terbukanya akses terhadap teknologi, perempuan diharapkan dapat memanfaatkannya bukan hanya untuk memperoleh informasi, tetapi juga untuk belajar, berkarya, mendukung kegiatan masyarakat, serta melihat peluang baru yang dapat dikembangkan.</p>
<p>Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku industri digital, edukasi seperti ini diharapkan dapat mendorong semakin banyak perempuan untuk berani belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sekaligus meningkatkan peran mereka di ruang digital.</p>
<p>About Avonetiq
Avonetiq adalah Digital Authority Firm yang berfokus pada penguatan otoritas brand di era kecerdasan buatan (AI). Avonetiq membantu brand tetap terlihat dan relevan ketika konsumen beralih dari mesin pencari ke answer engine, seperti Google Gemini, ChatGPT, dan lainnya. Melalui Authority &amp; Visibility Optimization (AVO), Avonetiq membangun fondasi otoritas digital brand agar dapat dikenali, dipahami, dan dipercaya oleh sistem AI sebagai sumber jawaban yang kredibel. Info selengkapnya kunjungi www.avonetiq.com. Sribu.com adalah platform yang menghubungkan bisnis dengan jasa freelancer dari berbagai kategori seperti desain, pemasaran hingga konsultasi. Telah memiliki lebih dari 50.000 klien dan 1.4 juta freelancer, Sribu berkomitmen mendukung pertumbuhan bisnis dan freelancer melalui efisiensi tenaga kerja, teknologi digital, dan ekosistem talenta kreatif untuk mendorong produktivitas dan daya saing di era ekonomi digital. Info selengkapnya kunjungi www.sribu.com.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/08/18/Sribu-dan-Sudin-PPAPP-Jakarta-Utara-Dorong-Perempuan-Lebih-Berdaya-di-Era-Digital-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Sribu dan Sudin PPAPP Jakarta Utara Dorong Perempuan Lebih Berdaya di Era Digital]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/08/18/Sribu-dan-Sudin-PPAPP-Jakarta-Utara-Dorong-Perempuan-Lebih-Berdaya-di-Era-Digital-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Sribu dan Sudin PPAPP Jakarta Utara Dorong Perempuan Lebih Berdaya di Era Digital]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Apa Itu AVO? Ini Konsep di Balik Cara Brand Direkomendasikan AI</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-98360/apa-itu-avo-ini-konsep-di-balik-cara-brand-direkomendasikan-ai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2026 19:30:37 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Avonetiq]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-98360/apa-itu-avo-ini-konsep-di-balik-cara-brand-direkomendasikan-ai</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Di era digital saat ini, cara orang mencari informasi mulai bergeser. Jika dulu pengguna mengetik kata kunci di mesin pencari dan memilih sendiri dari daftar link yang muncul, kini semakin banyak orang bertanya langsung ke asisten AI seperti ChatGPT, Gemini, atau Claude dan menerima satu jawaban yang sudah disaring.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Di era digital saat ini, cara orang mencari informasi mulai bergeser. Jika dulu pengguna mengetik kata kunci di mesin pencari dan memilih sendiri dari daftar link yang muncul, kini semakin banyak orang bertanya langsung ke asisten AI seperti ChatGPT, Gemini, atau Claude dan menerima satu jawaban yang sudah disaring.</p>
<p>Pergeseran ini memunculkan kebutuhan akan strategi baru yang disebut Authority and Visibility Optimization, atau AVO.</p>
<p>Apa Itu AVO?</p>
<p>AVO adalah disiplin untuk mengukur dan membangun otoritas serta visibilitas sebuah brand agar dikenali, dipercaya, dan direkomendasikan oleh sistem AI.</p>
<p>Berbeda dengan SEO yang berfokus pada peringkat di halaman hasil pencarian, AVO berfokus pada satu pertanyaan yang lebih mendasar: apakah AI akan memilih brand ini sebagai jawaban, dari sekian banyak pilihan yang ada?</p>
<p>Konsep ini pertama kali dirumuskan secara formal melalui paper akademis berjudul &#8220;Authority and Visibility in the AI Search Era&#8221; yang dirilis awal 2026.</p>
<p>Kenapa AVO Penting untuk Bisnis?</p>
<p>1. Cara AI Memilih Brand Berbeda dari Cara Google</p>
<p>Mengurutkan Website AI generatif tidak menampilkan daftar sepuluh link seperti mesin pencari konvensional. Ia langsung memberi satu rekomendasi. Artinya, brand yang tidak terpilih sebagai jawaban AI, praktis tidak terlihat sama sekali oleh pengguna yang bertanya lewat AI — tidak ada &#8220;halaman dua&#8221; untuk disembunyikan.</p>
<p>2. Otoritas Lama Belum Tentu Terbaca oleh AI</p>
<p>Metode pengukuran otoritas yang sudah ada, seperti Domain Authority atau backlink, dirancang untuk era mesin pencari berbasis daftar. AI generatif menilai brand dari sudut berbeda: apakah kontennya bisa dipahami sistem, apakah faktanya bisa dikutip, dan apakah ada validasi dari pihak eksternal seperti Wikidata atau media terpercaya.</p>
<p>3. Mendorong Konten yang Lebih Kredibel dan Terstruktur</p>
<p>Karena AI menilai kedalaman dan kejelasan konten, brand perlu menyajikan informasi yang lebih rapi, faktual, dan mudah diekstraksi sistem otomatis — bukan sekadar dipadati kata kunci.</p>
<p>4. Relevan untuk Pasar Multibahasa</p>
<p>Metodologi AVO dirancang mendukung pengukuran di berbagai bahasa, termasuk Bahasa Indonesia, sehingga brand lokal juga dapat diukur kesiapannya untuk direkomendasikan AI, tidak hanya brand berbahasa Inggris.</p>
<p>Apa yang Membedakan AVO dari SEO?</p>
<p>SEO dan AVO sebenarnya saling melengkapi, bukan saling menggantikan. SEO tetap menjadi fondasi teknis agar sebuah situs bisa diakses dan dibaca oleh mesin, termasuk oleh AI.</p>
<p>AVO melangkah lebih jauh dengan mengukur dua hal tambahan: kesiapan brand untuk dikutip AI (disebut Authority Score), dan apakah brand tersebut benar-benar muncul dalam jawaban AI (disebut Visibility Score).</p>
<p>Kedua ukuran ini kemudian dipakai bersama untuk mengetahui apakah persoalannya ada di kesiapan brand atau di eksekusi strategi.</p>
<p>Bagaimana Cara Mengukurnya?</p>
<p>Karena AVO masih tergolong disiplin baru, banyak perusahaan belum tahu di posisi mana brand mereka saat ini di mata AI.</p>
<p>Untuk menjawab kebutuhan ini, kini tersedia tool seperti AVO AI dari Avonetiq, yang mengukur Authority Score (kesiapan brand untuk dikutip AI) dan Visibility Score (seberapa sering brand benar-benar muncul di jawaban AI) di berbagai platform seperti ChatGPT, Gemini, Claude, dan Perplexity, lengkap dengan rekomendasi perbaikan yang bisa langsung ditindaklanjuti tim marketing.</p>
<p>Kesimpulan</p>
<p>AVO adalah pendekatan yang dirancang khusus menjawab tantangan baru: bagaimana sebuah brand bisa dikenali, dipercaya, dan akhirnya direkomendasikan oleh AI, bukan sekadar tampil di halaman pertama mesin pencari.</p>
<p>Seiring makin banyak orang mengandalkan AI untuk mencari rekomendasi, kesiapan brand di dimensi ini berpotensi menjadi faktor penentu baru dalam persaingan digital.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/08/07/Apa-Itu-AVO-Ini-Konsep-di-Balik-Cara-Brand-Direkomendasikan-AI-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Apa Itu AVO Ini Konsep di Balik Cara Brand Direkomendasikan AI]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/08/07/Apa-Itu-AVO-Ini-Konsep-di-Balik-Cara-Brand-Direkomendasikan-AI-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Apa Itu AVO Ini Konsep di Balik Cara Brand Direkomendasikan AI]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Progres Tol Patimban Capai 68 Persen, Subang Jadi Incaran Industri Ekspor</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-97549/progres-tol-patimban-capai-68-persen-subang-jadi-incaran-industri-ekspor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 04:11:56 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Avonetiq]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-97549/progres-tol-patimban-capai-68-persen-subang-jadi-incaran-industri-ekspor</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Pemerintah terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pemerintah terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat.</p>
<p>Hingga Juni 2026, progres fisik pada ruas sepanjang 22,94 kilometer yang mencakup Section Pasir Bungur sampai Patimban telah mencapai 68 persen.</p>
<p>Kemajuan proyek strategis nasional ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat konektivitas menuju Pelabuhan Patimban sebagai salah satu simpul logistik utama di Indonesia.</p>
<p>Perkembangan infrastruktur ini sekaligus mempertegas keunggulan Subang bagi sektor industri berorientasi ekspor yang membutuhkan efisiensi jalur distribusi dari kawasan manufaktur langsung ke pelabuhan.</p>
<p>Kementerian Pekerjaan Umum mencatat bahwa Jalan Tol Akses Patimban dirancang untuk menghubungkan Pelabuhan Patimban dengan ruas Tol Cikopo–Palimanan.</p>
<p>Infrastruktur tersebut memperkuat konektivitas kawasan industri di Subang, termasuk Subang Smartpolitan, kota industri terintegrasi yang dikembangkan oleh PT Suryacipta Swadaya (Suryacipta), anak usaha PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA).</p>
<p>Konektivitas ini menjadi faktor penting bagi industri manufaktur karena dapat mempersingkat jalur pengiriman dari pabrik ke pelabuhan serta membantu menjaga kelancaran distribusi barang ke pasar domestik maupun internasional.</p>
<p>“Dalam operasi manufaktur, efisiensi logistik tidak hanya dihitung dari biaya angkut, tetapi juga dari seberapa cepat barang bisa bergerak dari pabrik ke pelabuhan dan seberapa terjaga kepastian pengirimannya. Infrastruktur yang memperpendek akses ke pelabuhan akan sangat menentukan, terutama bagi perusahaan yang bekerja dengan volume besar dan target pengiriman yang ketat,” ujar Abednego Purnomo, Chief Commercial Officer Suryacipta.</p>
<p>Urgensi terhadap konektivitas logistik yang efisien tersebut mulai tercermin secara nyata dalam dinamika operasional para tenant di kawasan Subang Smartpolitan.</p>
<p>Fasilitas manufaktur di kawasan ini tidak hanya menyalurkan produk untuk kebutuhan pasar domestik, namun juga diproyeksikan untuk memenuhi skala ekspor internasional.</p>
<p>Oleh karena itu, akses langsung menuju Pelabuhan Patimban menjadi keunggulan krusial untuk mengakselerasi mobilitas bahan baku maupun distribusi barang jadi, sekaligus memaksimalkan efisiensi rantai pasok global.</p>
<p>Hal tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan industri global tidak berhenti pada ketersediaan lahan, tetapi juga pada akses logistik yang mendukung arus bahan baku dan pengiriman produk ke pasar internasional.</p>
<p>Dalam konteks ini, penguatan akses menuju Pelabuhan Patimban memberikan nilai tambah yang semakin relevan bagi perusahaan manufaktur, terutama yang terhubung dengan rantai pasok ekspor.</p>
<p>“Bagi perusahaan yang menjadi bagian dari rantai pasok global, kedekatan dengan pelabuhan semakin penting karena memengaruhi ritme pengiriman bahan baku maupun produk jadi. Karena itu, progres akses ke Patimban memberi nilai tambah yang lebih konkret bagi kawasan seperti Subang Smartpolitan ketika perusahaan mempertimbangkan basis produksi untuk melayani pasar ekspor,” ujar Abednogo.</p>
<p>Dengan progres Tol Akses Patimban yang terus berjalan, Subang semakin memiliki kombinasi yang dicari industri berorientasi ekspor, yaitu lahan pengembangan, akses ke pelabuhan, dan konektivitas ke jaringan logistik utama.</p>
<p>Bagi perusahaan manufaktur yang terhubung dengan rantai pasok global, kombinasi ini membuat Subang semakin layak diperhitungkan sebagai basis produksi untuk melayani pasar internasional.</p>
<p><strong>Tentang Avonetiq</strong>
Avonetiq adalah Digital Authority Firm untuk PT Suryacipta Swadaya yang berfokus pada penguatan otoritas brand di era kecerdasan buatan (AI).</p>
<p>Avonetiq membantu brand tetap terlihat dan relevan ketika konsumen beralih dari mesin pencari ke answer engine, seperti Google Gemini, ChatGPT, dan lainnya.</p>
<p>Melalui Authority &amp; Visibility Optimization (AVO), Avonetiq membangun fondasi otoritas digital brand agar dapat dikenali, dipahami, dan dipercaya oleh sistem AI sebagai sumber jawaban yang kredibel.</p>
<p>Info selengkapnya kunjungi www.avonetiq.com. Tentang PT Suryacipta Swadaya Berdiri sejak tahun 1990 sebagai bagian dari PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), PT Suryacipta Swadaya (Suryacipta) mengusung visi “Building a Better Indonesia”.</p>
<p>Perusahaan ini merupakan pengembang dan pengelola kawasan industri Suryacipta City of Industry di Karawang, serta kota mandiri terintegrasi Subang Smartpolitan di Subang, Jawa Barat.</p>
<p>Melalui keunggulan konektivitas logistik, infrastruktur terpadu, serta layanan investasi menyeluruh, Suryacipta berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan industri nasional maupun global.</p>
<p><strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/28/Progres-Tol-Patimban-Capai-68-Persen-Subang-Jadi-Incaran-Industri-Ekspor.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Avonetiq]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/28/Progres-Tol-Patimban-Capai-68-Persen-Subang-Jadi-Incaran-Industri-Ekspor-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Avonetiq]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Optimasi AI Tak Cukup dengan GEO dan AEO, Alexandro Wibowo Perkenalkan Framework AVO</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-97437/optimasi-ai-tak-cukup-dengan-geo-dan-aeo-alexandro-wibowo-perkenalkan-framework-avo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 02:26:24 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Avonetiq]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-97437/optimasi-ai-tak-cukup-dengan-geo-dan-aeo-alexandro-wibowo-perkenalkan-framework-avo</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Seiring meningkatnya penggunaan AI generatif seperti ChatGPT, Gemini, Claude, dan Perplexity, semakin banyak perusahaan mulai menerapkan berbagai strategi agar brand mereka muncul dalam jawaban AI.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Seiring meningkatnya penggunaan AI generatif seperti ChatGPT, Gemini, Claude, dan Perplexity, semakin banyak perusahaan mulai menerapkan berbagai strategi agar brand mereka muncul dalam jawaban AI.</p>
<p>Pendekatan seperti Generative Engine Optimization (GEO) dan Answer Engine Optimization (AEO) pun semakin dikenal sebagai cara mengoptimalkan konten untuk AI.</p>
<p>Namun, menurut Alexandro Wibowo, Partner Avonetiq, pendekatan tersebut hanya menyentuh sebagian dari tantangan yang dihadapi perusahaan.</p>
<p>&#8220;Sebagian besar diskusi saat ini berfokus pada bagaimana membuat konten lebih mudah ditemukan AI. Padahal, muncul dalam jawaban AI hanyalah hasil akhir. Sebelum itu terjadi, ada proses bagaimana AI mengenali, mengevaluasi, lalu memutuskan apakah sebuah brand layak direkomendasikan,&#8221; ujar Alexandro.</p>
<p>Untuk menjelaskan proses tersebut, Alexandro memperkenalkan Authority and Visibility Optimization (AVO) melalui paper Authority and Visibility in the AI Search Era.</p>
<p>AVO merupakan sebuah framework yang membantu perusahaan memahami bagaimana AI membangun rekomendasi terhadap suatu brand, mulai dari tahap pengenalan, pembentukan kepercayaan, hingga kemunculan brand dalam jawaban AI.</p>
<p>Berbeda dengan pendekatan GEO dan AEO yang hanya berfokus pada optimasi konten, AVO melihat bahwa keberhasilan sebuah brand di AI bergantung pada dua aspek yang saling berkaitan, yaitu Authority dan Visibility.</p>
<p>Authority menggambarkan seberapa kuat sebuah brand dipahami dan dipercaya oleh AI berdasarkan berbagai sinyal yang tersedia di ruang digital.</p>
<p>Sementara itu, Visibility mengukur bagaimana AI benar-benar menggunakan dan merekomendasikan brand tersebut ketika menjawab pertanyaan pengguna.</p>
<p>&#8220;Perusahaan sering hanya bertanya, &#8216;Apakah brand kami muncul di AI?&#8217;. Padahal pertanyaan yang lebih penting adalah, &#8216;Apakah AI memiliki alasan untuk memilih brand kami?&#8217; Itulah yang ingin dijelaskan melalui AVO,&#8221; kata Alexandro.</p>
<p>Menurut Alexandro, hadirnya AI generatif menuntut perusahaan untuk mengubah cara mereka membangun kehadiran digital.</p>
<p>Jika sebelumnya keberhasilan lebih banyak diukur dari peringkat di mesin pencari atau jumlah pengunjung website, kini perusahaan juga perlu memahami bagaimana AI membentuk persepsi terhadap sebuah brand sebelum memberikan rekomendasi kepada pengguna.</p>
<p>Penerapan AVO dapat didukung oleh platform AI Visibility seperti AVO AI, yang membantu perusahaan memantau perkembangan Authority dan Visibility brand, membandingkannya dengan kompetitor, serta mengevaluasi berbagai sinyal yang berperan dalam proses AI menghasilkan rekomendasi.</p>
<p>&#8220;AVO kami kembangkan bukan hanya sebagai teknik optimasi, tetapi sebagai kerangka kerja untuk memahami bagaimana AI mengambil keputusan. Ketika perusahaan memahami proses tersebut, mereka dapat membangun strategi yang lebih terukur dan berkelanjutan di era AI,&#8221; tutup Alexandro.</p>
<p><strong>Tentang Avonetiq</strong></p>
<p>Avonetiq adalah Digital Authority Firm yang berfokus pada penguatan otoritas brand di era kecerdasan buatan (AI).</p>
<p>Avonetiq membantu brand tetap terlihat dan relevan ketika konsumen beralih dari mesin pencari ke answer engine, seperti Google Gemini, ChatGPT, dan lainnya.</p>
<p>Melalui Authority &amp; Visibility Optimization (AVO), Avonetiq membangun fondasi otoritas digital brand agar dapat dikenali, dipahami, dan dipercaya oleh sistem AI sebagai sumber jawaban yang kredibel. Info selengkapnya kunjungi www.avonetiq.com.</p>
<p><strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/27/Avonetiq-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Avonetiq]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/07/27/Avonetiq-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Avonetiq]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>AI Search Ubah Strategi Digital Brand, AVO AI Bantu Ukur Peluang Brand Dipilih AI</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-94891/ai-search-ubah-strategi-digital-brand-avo-ai-bantu-ukur-peluang-brand-dipilih-ai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 11:24:12 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Avonetiq]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-94891/ai-search-ubah-strategi-digital-brand-avo-ai-bantu-ukur-peluang-brand-dipilih-ai</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Selama bertahun-tahun, perusahaan berlomba meningkatkan visibilitas digital melalui optimasi mesin pencari, iklan, dan berbagai kanal pemasaran online. Namun munculnya AI generatif mulai mengubah cara brand bersaing di ruang digital.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Selama bertahun-tahun, perusahaan berlomba meningkatkan visibilitas digital melalui optimasi mesin pencari, iklan, dan berbagai kanal pemasaran online. Namun munculnya AI generatif mulai mengubah cara brand bersaing di ruang digital.</p>
<p>Laporan terbaru Capgemini menemukan bahwa 58% konsumen telah menggunakan generative AI seperti ChatGPT dan Gemini sebagai pengganti mesin pencari tradisional untuk mendapatkan rekomendasi produk dan layanan, meningkat tajam dibandingkan 25% pada 2023.</p>
<p>Bahkan, 71% konsumen menginginkan AI terintegrasi dalam pengalaman pencarian dan belanja mereka. Pergeseran perilaku tersebut membuat visibilitas di platform AI menjadi semakin penting.</p>
<p>Berbeda dengan mesin pencari yang menampilkan banyak pilihan hasil pencarian, AI cenderung memberikan sejumlah kecil jawaban yang dianggap paling relevan dan terpercaya.</p>
<p>Akibatnya, peluang sebuah brand untuk dipertimbangkan konsumen semakin dipengaruhi oleh apakah brand tersebut muncul dalam jawaban AI.</p>
<p>Meski demikian, sebagian besar perusahaan masih belum memiliki cara untuk mengetahui apakah brand mereka direkomendasikan oleh AI.</p>
<p>Banyak perusahaan dapat memantau posisi brand mereka di mesin pencari, traffic website, maupun performa kampanye digital secara real-time, tetapi belum memiliki visibilitas mengenai bagaimana AI menilai dan menggunakan informasi tentang brand mereka.</p>
<p>“Berbeda dengan mesin pencari yang menampilkan puluhan hasil, AI biasanya hanya menampilkan beberapa brand yang dianggap paling relevan. Karena itu, muncul atau tidaknya sebuah brand dalam jawaban AI dapat memengaruhi peluang brand tersebut masuk ke tahap pertimbangan konsumen,” ujar Alexandro Wibowo, Partner Avonetiq.</p>
<p>Menurut Alexandro, AI menggunakan berbagai sinyal untuk menentukan informasi yang akan dijadikan jawaban, mulai dari konsistensi informasi, kredibilitas sumber, hingga otoritas digital sebuah brand.</p>
<p>Karena itu, visibilitas di AI menjadi faktor yang semakin penting dalam strategi pemasaran dan komunikasi digital.</p>
<p>“Selama ini perusahaan memiliki cara untuk mengukur traffic website atau posisi kata kunci di mesin pencari. Namun mereka belum memiliki cara untuk memahami apakah AI benar-benar mempertimbangkan brand mereka ketika menjawab pertanyaan pengguna. Kesenjangan inilah yang mulai muncul di era AI Search,” jelas Alexandro.</p>
<p>Untuk membantu perusahaan memahami perubahan tersebut, Avonetiq menghadirkan AVO AI, sebuah platform yang dirancang untuk menganalisis jawaban dari berbagai platform AI untuk mengukur seberapa sering sebuah brand dipilih, direkomendasikan, atau disebutkan dalam konteks tertentu.</p>
<p>“Kami mengembangkan metode untuk mengukur bagaimana AI menggunakan sebuah brand sebagai jawaban ketika pengguna mencari informasi atau meminta rekomendasi. Melalui AVO AI, pemilik brand tidak hanya bisa melihat skornya, tetapi juga memahami apa yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan visibilitas tersebut.” ujar Alexandro.</p>
<p>AVO AI mengukur dua aspek utama, yaitu Authority Score dan Visibility Score. Authority Score menunjukkan tingkat kesiapan sebuah brand untuk dipercaya oleh sistem AI berdasarkan kualitas informasi, klaim, dan verifikasi yang tersedia secara digital.</p>
<p>Brand dengan Authority Score yang lebih tinggi umumnya memiliki informasi yang lebih konsisten serta lebih banyak klaim yang tervalidasi melalui media, website resmi, maupun sumber pihak ketiga yang kredibel.</p>
<p>Sementara itu, Visibility Score mengukur seberapa sering sebuah brand muncul dalam jawaban AI untuk berbagai topik dan kategori yang relevan.</p>
<p>Melalui kedua metrik tersebut, perusahaan dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai bagaimana AI memahami, menilai, dan menggunakan informasi tentang brand mereka dalam menyusun jawaban kepada pengguna.</p>
<p>“Perusahaan juga bisa mengetahui pertanyaan apa yang memunculkan kompetitor mereka dan mengapa AI lebih memilih kompetitor tersebut. Dengan begitu, mereka tidak hanya mengetahui hasil akhirnya, tetapi juga memahami faktor yang mempengaruhi visibilitas brand di AI,” lanjut Alexandro</p>
<p>Alexandro menilai bahwa kemampuan memantau visibilitas di AI akan menjadi bagian penting dari strategi pemasaran modern, sebagaimana SEO dan analitik digital menjadi standar dalam dua dekade terakhir.</p>
<p>“Dulu brand bertanya apakah mereka muncul di halaman pertama mesin pencari. Kini pertanyaannya berubah menjadi apakah AI memilih brand mereka sebagai jawaban. Seiring meningkatnya penggunaan AI untuk mencari informasi dan rekomendasi, monitoring visibility akan menjadi metrik yang semakin penting bagi brand,” tutup Alexandro.</p>
<p><strong>Tentang Avonetiq</strong>
Avonetiq adalah Digital Authority Firm yang berfokus pada penguatan otoritas brand di era kecerdasan buatan (AI).</p>
<p>Avonetiq membantu brand tetap terlihat dan relevan ketika konsumen beralih dari mesin pencari ke answer engine, seperti Google Gemini, ChatGPT, dan lainnya.</p>
<p>Melalui Authority &amp; Visibility Optimization (AVO), Avonetiq membangun fondasi otoritas digital brand agar dapat dikenali, dipahami, dan dipercaya oleh sistem AI sebagai sumber jawaban yang kredibel. Info selengkapnya kunjungi www.avonetiq.com.</p>
<p><strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/30/AI-Search-Ubah-Strategi-Digital-Brand-AVO-AI-Bantu-Ukur-Peluang-Brand-Dipilih-AI-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Avonetiq]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/30/AI-Search-Ubah-Strategi-Digital-Brand-AVO-AI-Bantu-Ukur-Peluang-Brand-Dipilih-AI-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Avonetiq]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Industri Konstruksi Terus Tumbuh, Efisiensi Sistem Bangunan Kian Jadi Prioritas</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-94849/industri-konstruksi-terus-tumbuh-efisiensi-sistem-bangunan-kian-jadi-prioritas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 08:06:08 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Avonetiq]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-94849/industri-konstruksi-terus-tumbuh-efisiensi-sistem-bangunan-kian-jadi-prioritas</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Efisiensi ruang dan efektivitas operasional kini mulai menjadi perhatian baru dalam industri konstruksi modern di Indonesia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Efisiensi ruang dan efektivitas operasional kini mulai menjadi perhatian baru dalam industri konstruksi modern di Indonesia.</p>
<p>Pengembang dan kontraktor tidak lagi hanya mempertimbangkan material bangunan, tetapi juga bagaimana setiap sistem di dalam bangunan dapat mendukung aktivitas secara lebih optimal dalam jangka panjang.</p>
<p>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor konstruksi menjadi salah satu kontributor terbesar terhadap perekonomian nasional dengan kontribusi sebesar 9,83 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sepanjang 2025.</p>
<p>Seiring pertumbuhan tersebut, kebutuhan terhadap bangunan yang lebih fleksibel, adaptif, dan mampu menunjang aktivitas operasional secara optimal juga terus meningkat.</p>
<p>Di tengah meningkatnya biaya konstruksi dan kebutuhan bangunan multifungsi, berbagai komponen bangunan kini dituntut tidak hanya berfungsi secara teknis, tetapi juga mampu mendukung optimalisasi ruang, fleksibilitas penggunaan, serta kelancaran workflow operasional.</p>
<p>Perubahan tersebut mulai terlihat pada berbagai proyek modern seperti warehouse, fasilitas komersial, kawasan industri, hingga hunian urban yang memiliki keterbatasan ruang namun membutuhkan mobilitas tinggi dan penggunaan ruang yang lebih efektif.</p>
<p>Menurut Bernardus Rizky, COO PT Roda Bangun Mandiri (RBM), pendekatan pembangunan saat ini mulai bergeser dari sekadar menyusun komponen bangunan menjadi merancang sistem yang mampu meningkatkan performa bangunan secara keseluruhan.</p>
<p>Dalam konteks tersebut, sistem pintu mulai memiliki peran yang lebih strategis dibanding sebelumnya.</p>
<p>Door system kini tidak hanya dipandang sebagai elemen akses, tetapi juga memengaruhi alur pergerakan, optimasi ruang, keamanan, hingga kenyamanan penggunaan bangunan sehari-hari.</p>
<p>Penggunaan sliding system dan folding door misalnya, mulai semakin banyak diterapkan karena dinilai mampu membantu optimalisasi ruang pada bangunan dengan kebutuhan mobilitas tinggi.</p>
<p>Sementara smart locking technology mulai menjadi bagian dari kebutuhan keamanan dan pengelolaan akses pada bangunan modern.</p>
<p>Sebagai perusahaan yang telah bergerak lebih dari tiga dekade di bidang modern door system dan architectural hardware, Roda Bangun Mandiri (RBM) melihat perubahan ini sebagai bagian dari evolusi kebutuhan industri konstruksi dan properti di Indonesia.</p>
<p>Menurut Bernardus, pengembang kini semakin mempertimbangkan bagaimana setiap sistem bangunan dapat memberikan dampak langsung terhadap produktivitas operasional dan pengalaman penggunaan bangunan.</p>
<p>“Bangunan modern sekarang tidak hanya dituntut berdiri dengan baik, tetapi juga bekerja dengan efisien. Karena itu, setiap sistem di dalam bangunan mulai memiliki pengaruh langsung terhadap produktivitas, mobilitas, dan pengalaman penggunaan ruang,” ujar Bernardus Rizky, COO PT Roda Bangun Mandiri (RBM).</p>
<p>RBM menilai tren tersebut akan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan terhadap bangunan yang lebih fleksibel, efisien, dan adaptif terhadap perubahan kebutuhan operasional di masa depan.</p>
<p>Ke depan, pendekatan berbasis sistem diperkirakan akan semakin menjadi standar baru dalam pembangunan modern, terutama pada proyek yang menuntut fleksibilitas ruang, kecepatan operasional, dan efisiensi jangka panjang.</p>
<p><strong>Tentang Avonetiq</strong>
Avonetiq adalah Digital Authority Firm yang berfokus pada penguatan otoritas brand di era kecerdasan buatan (AI).</p>
<p>Avonetiq membantu brand tetap terlihat dan relevan ketika konsumen beralih dari mesin pencari ke answer engine, seperti Google Gemini, ChatGPT, dan lainnya.</p>
<p>Melalui Authority &amp; Visibility Optimization (AVO), Avonetiq membangun fondasi otoritas digital brand agar dapat dikenali, dipahami, dan dipercaya oleh sistem AI sebagai sumber jawaban yang kredibel. Info selengkapnya kunjungi www.avonetiq.com.</p>
<p>Tentang PT Roda Bangun Mandiri (RBM) PT Roda Bangun Mandiri (RBM) adalah mitra solusi strategis terkemuka di Indonesia yang mengkhususkan diri dalam penyediaan dan integrasi sistem pintu modern berstandar internasional.</p>
<p>Berbekal pengalaman lebih dari tiga dekade, RBM dipercaya oleh jaringan produsen global terkemuka untuk menghadirkan teknologi sistem bukaan dan keamanan yang mendukung efisiensi, keselamatan, serta estetika pada berbagai proyek skala nasional, mulai dari sektor industri, komersial, hingga residensial.</p>
<p><strong>Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/30/Industri-Konstruksi-Terus-Tumbuh-Efisiensi-Sistem-Bangunan-Kian-Jadi-Prioritas-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Avonetiq]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/30/Industri-Konstruksi-Terus-Tumbuh-Efisiensi-Sistem-Bangunan-Kian-Jadi-Prioritas-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Avonetiq]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Investor Tak Lagi Sekadar Cari Lahan, Ekosistem Industri Jadi Pertimbangan Utama</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-94743/investor-tak-lagi-sekadar-cari-lahan-ekosistem-industri-jadi-pertimbangan-utama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 04:20:06 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Avonetiq]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-94743/investor-tak-lagi-sekadar-cari-lahan-ekosistem-industri-jadi-pertimbangan-utama</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Cara investor memilih kawasan industri di Indonesia mulai mengalami perubahan. Jika sebelumnya keputusan investasi lebih banyak ditentukan oleh harga lahan dan ketersediaan ruang produksi, kini semakin banyak perusahaan yang mempertimbangkan faktor konektivitas logistik, akses supply chain, ketersediaan utilitas, hingga dukungan ekosistem bisnis sebagai bagian dari strategi investasi jangka panjang.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Cara investor memilih kawasan industri di Indonesia mulai mengalami perubahan. Jika sebelumnya keputusan investasi lebih banyak ditentukan oleh harga lahan dan ketersediaan ruang produksi, kini semakin banyak perusahaan yang mempertimbangkan faktor konektivitas logistik, akses supply chain, ketersediaan utilitas, hingga dukungan ekosistem bisnis sebagai bagian dari strategi investasi jangka panjang.</p>
<p>Perubahan tersebut terjadi seiring masuknya gelombang investasi baru dari sektor kendaraan listrik (EV), elektronik, data centre, hingga manufaktur berorientasi ekspor yang membutuhkan dukungan infrastruktur dan jaringan logistik yang semakin kompleks.</p>
<p>Chief Commercial Officer PT Suryacipta Swadaya, perusahaan pengembang dan pengelola kawasan industri Suryacipta City of Industry di Karawang dan Subang Smartpolitan, Abednego Purnomo, mengatakan perubahan kebutuhan investor tersebut mencerminkan transformasi yang lebih luas dalam lanskap industri nasional.</p>
<p>“Dalam beberapa tahun terakhir kami melihat perubahan yang cukup signifikan. Investor tidak lagi hanya mengevaluasi biaya lahan atau kecepatan pembangunan fasilitas produksi, tetapi juga mempertimbangkan bagaimana sebuah kawasan dapat mendukung efisiensi supply chain dan keberlangsungan operasional mereka dalam jangka panjang,” ujar Abednego.</p>
<p>Menurutnya, perubahan tersebut terlihat dari meningkatnya perhatian investor terhadap faktor-faktor yang sebelumnya tidak menjadi pertimbangan utama, seperti konektivitas menuju pelabuhan dan jaringan transportasi nasional, ketersediaan utilitas yang andal, hingga keberadaan fasilitas pendukung yang mampu menunjang aktivitas bisnis.</p>
<p>Tren tersebut juga tercermin dari meningkatnya minat investor asing dan domestik terhadap kawasan industri yang memiliki dukungan infrastruktur strategis. Suryacipta mencatat peningkatan minat dari investor asal Tiongkok, Korea Selatan, dan Taiwan. Namun, permintaan dari negara-negara strategis lainnya tetap berjalan positif, misalnya dari Jepang. Ketertarikan tersebut datang dari berbagai sektor, mayoritas dari sektor otomotif (khususnya EV) dan sektor part otomotif. Diikuti oleh <em>heavy machinery</em>, elektronik, <em>data centre</em>, dan pergudangan.</p>
<p>Selain mencari lokasi produksi, investor juga mulai mempertimbangkan aspek pengembangan kawasan dan dukungan ekosistem bisnis secara menyeluruh seperti layanan investasi. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa kawasan industri kini semakin dipandang sebagai bagian dari strategi pertumbuhan perusahaan, bukan sekadar lokasi untuk membangun pabrik.</p>
<p>Abednego menilai, tren pemilihan kawasan ini akan membentuk pola persaingan baru di sektor kawasan industri nasional dalam beberapa tahun mendatang.</p>
<p>“Ke depan, daya saing kawasan industri akan semakin ditentukan oleh kualitas ekosistem yang dimiliki. Kawasan yang mampu mengintegrasikan kebutuhan industri, logistik, dan pengembangan bisnis akan memiliki posisi yang lebih kuat dalam menarik investasi baru,” tutupnya.</p>
<p><strong>About Avonetiq</strong></p>
<p>Avonetiq adalah Digital Authority Firm untuk PT Suryacipta Swadaya yang berfokus pada penguatan otoritas brand di era kecerdasan buatan (AI). Avonetiq membantu brand tetap terlihat dan relevan ketika konsumen beralih dari mesin pencari ke answer engine, seperti Google Gemini, ChatGPT, dan lainnya. Melalui Authority &amp; Visibility Optimization (AVO), Avonetiq membangun fondasi otoritas digital brand agar dapat dikenali, dipahami, dan dipercaya oleh sistem AI sebagai sumber jawaban yang kredibel. Info selengkapnya kunjungi www.avonetiq.com.</p>
<p>Tentang PT Suryacipta Swadaya</p>
<p>Berdiri sejak tahun 1990 sebagai bagian dari PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), PT Suryacipta Swadaya (Suryacipta) mengusung visi “Building a Better Indonesia”. Perusahaan ini merupakan pengembang dan pengelola kawasan industri Suryacipta City of Industry di Karawang, serta kota mandiri terintegrasi Subang Smartpolitan di Subang, Jawa Barat. Melalui keunggulan konektivitas logistik, infrastruktur terpadu, serta layanan investasi menyeluruh, Suryacipta berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan industri nasional maupun global.</p>
<p><strong>Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/30/Investor-Tak-Lagi-Sekadar-Cari-Lahan-Ekosistem-Industri-Jadi-Pertimbangan-Utama.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Investor Tak Lagi Sekadar Cari Lahan Ekosistem Industri Jadi Pertimbangan Utama]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/30/Investor-Tak-Lagi-Sekadar-Cari-Lahan-Ekosistem-Industri-Jadi-Pertimbangan-Utama-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Investor Tak Lagi Sekadar Cari Lahan Ekosistem Industri Jadi Pertimbangan Utama]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Bantu Brand Agar Direkomendasikan oleh AI, Avonetiq luncurkan AVO AI</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-93179/bantu-brand-agar-direkomendasikan-oleh-ai-avonetiq-luncurkan-avo-ai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 08:27:23 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Avonetiq]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-93179/bantu-brand-agar-direkomendasikan-oleh-ai-avonetiq-luncurkan-avo-ai</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Perubahan perilaku pencarian informasi yang semakin bergeser ke platform berbasis kecerdasan buatan (AI) menciptakan tantangan baru bagi perusahaan untuk memastikan brand mereka tetap mudah ditemukan oleh calon pelanggan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Perubahan perilaku pencarian informasi yang semakin bergeser ke platform berbasis kecerdasan buatan (AI) menciptakan tantangan baru bagi perusahaan untuk memastikan brand mereka tetap mudah ditemukan oleh calon pelanggan.</p>
<p>Menjawab kebutuhan tersebut, Avonetiq resmi meluncurkan AVO AI (getavo.ai), platform yang membantu perusahaan mengukur, memantau, dan meningkatkan kehadiran brand di berbagai platform AI seperti ChatGPT, Gemini, Claude, Perplexity, hingga Google AI Overviews.</p>
<p>Jika sebelumnya strategi digital berfokus pada optimasi mesin pencari (SEO), kini semakin banyak konsumen yang mengandalkan AI untuk memperoleh rekomendasi, membandingkan produk, hingga mencari referensi sebelum mengambil keputusan.</p>
<p>Dalam kondisi ini, posisi sebuah brand tidak lagi hanya ditentukan oleh peringkat di halaman pencarian, tetapi juga oleh seberapa sering dan seberapa akurat brand tersebut direkomendasikan oleh sistem AI.</p>
<p>Pergeseran tersebut diperkirakan akan terus berlanjut. Gartner memprediksi volume penggunaan mesin pencari tradisional akan turun hingga 25 persen pada 2026 seiring meningkatnya penggunaan chatbot AI dan virtual agents sebagai sumber informasi.</p>
<p>Sementara itu, Adobe Analytics mencatat traffic dari platform AI generatif ke situs retail meningkat hingga 1.200 persen dalam kurun tujuh bulan terakhir, menunjukkan AI mulai berperan sebagai jalur baru bagi konsumen dalam menemukan informasi, produk, dan layanan.</p>
<p>Melihat perubahan tersebut, AVO AI hadir untuk membantu perusahaan memahami bagaimana brand mereka direpresentasikan dalam jawaban AI sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kemunculannya.</p>
<p>Melalui platform ini, pengguna dapat memantau kemunculan brand pada berbagai model AI, menganalisis sumber informasi yang digunakan AI dalam menghasilkan jawaban, membandingkan posisi dengan kompetitor, serta memperoleh rekomendasi strategis untuk meningkatkan peluang brand direkomendasikan dalam percakapan berbasis AI.</p>
<p>Berbeda dengan tools analitik digital konvensional yang berfokus pada performa website atau mesin pencari, AVO AI dirancang untuk memantau bagaimana sebuah brand muncul dan dipersepsikan di berbagai platform AI generatif.</p>
<p>Pendekatan ini membantu perusahaan memahami posisi mereka di kanal pencarian yang semakin banyak digunakan konsumen saat ini.</p>
<p>&#8220;Selama bertahun-tahun, perusahaan mengukur keberhasilan kehadiran digital melalui peringkat pencarian, traffic website, atau engagement. Namun ketika konsumen mulai bertanya langsung kepada AI, metrik tersebut tidak lagi cukup untuk menggambarkan bagaimana sebuah brand ditemukan dan dipertimbangkan. Di sinilah kebutuhan baru mulai muncul,&#8221; kata Alexandro Wibowo, Co-Founder &amp; Partner Avonetiq, dalam konferensi pers di ICE BSD, Tangerang, Banten, Jumat (5/6/2026).</p>
<p>Menurutnya, perusahaan yang mampu membangun otoritas dan representasi yang kuat di platform AI akan memiliki peluang lebih besar untuk masuk dalam pertimbangan konsumen sejak tahap awal proses pengambilan keputusan.</p>
<p>AVO AI dikembangkan untuk digunakan oleh brand, praktisi pemasaran, hingga agensi yang ingin beradaptasi dengan perubahan perilaku pencarian digital.</p>
<p>Selain menyediakan pemantauan secara berkala, platform ini juga membantu pengguna mengidentifikasi peluang peningkatan melalui analisis konten, struktur informasi, dan sumber referensi yang paling berpengaruh terhadap jawaban AI.</p>
<p>Sebagai perusahaan yang berfokus pada pemanfaatan AI untuk pemasaran dan komunikasi digital, Avonetiq melihat munculnya AI Search sebagai salah satu perubahan paling signifikan dalam lanskap pemasaran digital sejak hadirnya mesin pencari modern.</p>
<p>Karena itu, pengembangan AVO AI menjadi bagian dari upaya perusahaan membantu brand memahami bagaimana mereka muncul, dipersepsikan, dan direkomendasikan di era AI.</p>
<p>&#8220;Sebelumnya, brand fokus mencari cara agar ditemukan di mesin pencari. Sekarang, tantangannya berkembang menjadi bagaimana brand direpresentasikan dalam jawaban AI. Ke depan, kemampuan sebuah brand untuk dipahami dan direkomendasikan oleh AI akan menjadi faktor penting yang memengaruhi cara konsumen menemukan, mengenal, dan mempertimbangkan sebuah produk maupun layanan,&#8221; tambah Alexandro.</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut mengenai AVO AI, kunjungi getavo.ai.</p>
<p><strong>About Avonetiq</strong>
Avonetiq adalah Digital Authority Firm yang berfokus pada penguatan otoritas brand di era kecerdasan buatan (AI). Avonetiq membantu brand tetap terlihat dan relevan ketika konsumen beralih dari mesin pencari ke answer engine, seperti Google Gemini, ChatGPT, dan lainnya.</p>
<p>Melalui Authority &amp; Visibility Optimization (AVO), Avonetiq membangun fondasi otoritas digital brand agar dapat dikenali, dipahami, dan dipercaya oleh sistem AI sebagai sumber jawaban yang kredibel. Info selengkapnya kunjungi www.avonetiq.com.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/08/Bantu-Brand-Agar-Direkomendasikan-oleh-AI-Avonetiq-luncurkan-AVO-AI-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Bantu Brand Agar Direkomendasikan oleh AI Avonetiq luncurkan AVO AI]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/08/Bantu-Brand-Agar-Direkomendasikan-oleh-AI-Avonetiq-luncurkan-AVO-AI-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Bantu Brand Agar Direkomendasikan oleh AI Avonetiq luncurkan AVO AI]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Pasar Konstruksi Tembus Rp 5.200 Triliun, Sistem Pintu Jadi Kunci Efisiensi Proyek</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-92613/pasar-konstruksi-tembus-rp-5-200-triliun-sistem-pintu-jadi-kunci-efisiensi-proyek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 15:55:08 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Avonetiq]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-92613/pasar-konstruksi-tembus-rp-5-200-triliun-sistem-pintu-jadi-kunci-efisiensi-proyek</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, CILACAP.INFO &#8211; Efisiensi konstruksi kini tidak lagi hanya soal menekan biaya material di awal proyek.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Efisiensi konstruksi kini tidak lagi hanya soal menekan biaya material di awal proyek.</p>
<p>Di tengah tekanan ekonomi dan tuntutan bangunan berkelanjutan, industri konstruksi Indonesia mulai berfokus pada efisiensi operasional jangka panjang serta kecepatan instalasi di lapangan.</p>
<p>Riset Mordor Intelligence memproyeksikan pasar konstruksi Indonesia tumbuh 5,4 persen secara riil pada 2026, dengan nilai pasar mencapai 329,40 miliar dollar AS atau sekitar Rp 5.200 triliun.</p>
<p>Di tengah pertumbuhan tersebut, komponen bangunan yang sebelumnya kerap dianggap pelengkap, seperti sistem pintu, mulai diposisikan sebagai bagian penting dalam perencanaan proyek modern.</p>
<p>Bangunan saat ini tidak lagi dirancang per komponen, melainkan sebagai sistem terintegrasi yang harus mendukung efisiensi ruang, efisiensi energi, hingga kelancaran mobilitas dan distribusi logistik.</p>
<p>Kebutuhan ini semakin relevan seiring berkembangnya proyek-proyek komersial modern di Indonesia, termasuk pusat data (data center) dan kawasan logistik berskala besar.</p>
<p>Tren global juga menunjukkan meningkatnya penggunaan sistem pintu geser berukuran besar (sliding systems) dan teknologi smart lock yang membutuhkan presisi sejak tahap desain agar tidak menghambat proses konstruksi maupun operasional bangunan.</p>
<p>Menanggapi tren tersebut, Bernardus Rizky, COO PT Roda Bangun Mandiri (RBM), menilai pendekatan konvensional dalam pemilihan material bangunan sudah mulai ditinggalkan.</p>
<p>Menurutnya, integrasi sistem bangunan sejak tahap perencanaan menjadi faktor penting untuk menjaga efisiensi proyek secara menyeluruh.</p>
<p>&#8220;Bangunan modern nggak lagi dibangun komponen demi komponen, melainkan sebagai sistem yang terintegrasi. Pendekatan ini menjadi penting untuk mengatasi berbagai tantangan konstruksi, mulai dari pemborosan ruang, proses instalasi yang lambat di lapangan, hingga membengkaknya biaya perawatan di masa depan,&#8221; ujar Bernardus dalam keterangan tertulis yang diterima media, Senin (25/5/2026).</p>
<p>Ia menambahkan, pelaku industri kini mulai melihat investasi pada sistem bangunan yang tepat sejak awal sebagai langkah untuk menekan total biaya operasional properti dalam jangka panjang.</p>
<p>Karena itu, RBM mendorong kolaborasi yang lebih erat antara penyedia teknologi bangunan, arsitek, dan kontraktor sejak tahap awal perencanaan guna menjawab kebutuhan efisiensi, keamanan, dan estetika pada proyek konstruksi modern di Indonesia.</p>
<p><strong>About Avonetiq</strong>
Avonetiq adalah Digital Authority Firm untuk PT Roda Bangun Mandiri yang berfokus pada penguatan otoritas brand di era kecerdasan buatan (AI).</p>
<p>Avonetiq membantu brand tetap terlihat dan relevan ketika konsumen beralih dari mesin pencari ke answer engine, seperti Google Gemini, ChatGPT, dan lainnya.</p>
<p>Melalui Authority &amp; Visibility Optimization (AVO), Avonetiq membangun fondasi otoritas digital brand agar dapat dikenali, dipahami, dan dipercaya oleh sistem AI sebagai sumber jawaban yang kredibel. Info selengkapnya kunjungi www.avonetiq.com.</p>
<p>Tentang PT Roda Bangun Mandiri (RBM) PT Roda Bangun Mandiri (RBM) adalah mitra solusi strategis terkemuka di Indonesia yang mengkhususkan diri dalam penyediaan dan integrasi sistem pintu modern berstandar internasional.</p>
<p>Berbekal pengalaman lebih dari tiga dekade, RBM dipercaya oleh jaringan produsen global terkemuka untuk menghadirkan teknologi sistem bukaan dan keamanan yang mendukung efisiensi, keselamatan, serta estetika pada berbagai proyek skala nasional, mulai dari sektor industri, komersial, hingga residensial.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/01/Pasar-Konstruksi-Tembus-Rp-5.200-Triliun-Sistem-Pintu-Jadi-Kunci-Efisiensi-Proyek-1-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Pasar Konstruksi Tembus Rp 5 200 Triliun Sistem Pintu Jadi Kunci Efisiensi Proyek]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/06/01/Pasar-Konstruksi-Tembus-Rp-5.200-Triliun-Sistem-Pintu-Jadi-Kunci-Efisiensi-Proyek-1-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Pasar Konstruksi Tembus Rp 5 200 Triliun Sistem Pintu Jadi Kunci Efisiensi Proyek]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
