<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Algoritma &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
	<atom:link href="https://bisnis.cilacap.info/tag/algoritma/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Sun, 14 Sep 2025 11:00:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/bisnis/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Algoritma &#8211; Bisnis Cilacap.info</title>
<link>https://bisnis.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Seputar Bisnis</description>
</image>
	<item>
		<title>Bongkar Algoritma TikTok: Kunci Masuk FYP dan Konten Viral</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-80309/bongkar-algoritma-tiktok-kunci-masuk-fyp-dan-konten-viral</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2025 11:00:50 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Algoritma]]></category>
		<category><![CDATA[Konten Viral]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-80309/bongkar-algoritma-tiktok-kunci-masuk-fyp-dan-konten-viral</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Konten kreator TikTok perlu memahami algoritma platform secara mendalam jika ingin performa konten lebih maksimal.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Konten kreator TikTok perlu memahami algoritma platform secara mendalam jika ingin performa konten lebih maksimal.</p>
<p>Di era digital, konten sudah menjadi senjata untuk bisnis, dan TikTok adalah buktinya.</p>
<p>Dengan miliaran pengguna aktif tiap bulan, TikTok bukan hanya platform mencari keseruan dan hiburan, tapi juga sudah jadi saluran utama bagi banyak brand dan pelaku usaha untuk menjangkau pasar baru.</p>
<p>Tapi, ada satu pertanyaan yang sering muncul: kenapa ada video yang bisa viral dalam hitungan jam, sementara video lain justru sepi penonton meski sudah dibuat dengan usaha maksimal?</p>
<p>Jawabannya terletak pada algoritma— serangkaian sinyal dan indikator yang menentukan apakah sebuah video pantas didorong ke For You Page (FYP).</p>
<p>Memahami cara kerjanya bisa menjadi penentu antara video yang sekadar lewat di timeline dan video yang bisa menjangkau jutaan penonton.</p>
<p>Faktor Penentu Di Algoritma TikTok</p>
<p>1. Durasi Tontonan (Watch Time)</p>
<p>Salah satu sinyal paling kuat di TikTok adalah seberapa lama orang menonton video kamu.</p>
<p>Jika penonton menonton sampai habis—atau bahkan menonton ulang dari awal—algoritma akan menilai video tersebut menarik dan layak disebarkan lebih luas.</p>
<p>Itulah mengapa video berdurasi 15–20 detik cenderung lebih sering menembus FYP dibanding video panjang.
Jadi, fokuslah membuat video yang padat dan tidak membuang waktu penonton.</p>
<p>2. Interaksi yang Dihasilkan (Engagement)</p>
<p>Banyak orang hanya fokus mengejar like, padahal algoritma TikTok justru memberi bobot lebih besar pada komentar, share, dan save.
(Menurut Socialinsider, engagement rate di TikTok bisa mencapai 5,95% — jauh di atas Instagram yang hanya sekitar 0,83%)
Artinya, semakin banyak interaksi jenis ini yang didapatkan videomu, semakin besar peluangnya untuk disebarkan oleh algoritma.</p>
<p>3. Hashtag dan Caption yang Tepat</p>
<p>Hashtag dimanfaatkan oleh platform TikTok untuk memahami topik dan konteks video kamu, lalu mencocokkannya dengan minat pengguna lain.
Misalnya, saat tren #TikTokMadeMeBuyIt sedang ramai, produk yang dipromosikan dengan tagar ini bisa mengalami lonjakan penjualan.
Karena itu, gunakan 3–6 hashtag yang relevan dan mendukung isi videomu, jangan asal mengikuti tren saja.</p>
<p>4. Musik dan Sound Populer</p>
<p>Musik adalah bagian penting dari konten TikTok.
Artinya, menggunakan lagu atau sound yang sedang tren akan dapat meningkatkan peluang videomu ditemukan banyak orang.
Tapi ingat, pastikan sound yang kamu pilih tetap sesuai dan relevan dengan pesan video.</p>
<p>5. Relevansi Audiens dan Lokasi</p>
<p>Bahasa, lokasi, dan jenis perangkat memang turut dipertimbangkan, tapi pengaruhnya tidak sebesar faktor lainnya.
Fokus utama kamu tetap harus pada produksi konten yang relevan untuk audiens, punya retensi tinggi, dan mendorong interaksi yang berkualitas.</p>
<p>Angka Followers Bukan Penentu FYP</p>
<p>TikTok secara resmi menyebut bahwa konten FYP ditentukan oleh kombinasi tiga hal:</p>
<p>&#8211; Interaksi pengguna (like, komentar, share, follow)
&#8211; Informasi video (caption, hashtag, sound), dan
&#8211; Pengaturan akun (bahasa, lokasi, perangkat)</p>
<p>Namun dari ketiganya, durasi tonton penuh adalah sinyal terkuat. Itu sebabnya, akun kecil pun bisa menyalip akun besar jika videonya punya retensi tinggi dan memancing interaksi bermakna.</p>
<p>Strategi Praktis agar Kontenmu Disukai Algoritma</p>
<p>1. Gunakan Hook Kuat di 3 Detik Pertama
Awali video dengan pertanyaan provokatif atau pernyataan mengejutkan agar penonton langsung tertarik dan tidak lanjut scrolling.</p>
<p>2. Bangun Cerita Singkat, Tapi Padat
Video berdurasi 15–30 detik paling ideal untuk menjaga penonton tetap bertahan sampai akhir.
Hindari bagian kosong yang membuang waktu.</p>
<p>3. Pakai Musik/Audio Secara Kontekstual
Ikuti tren musik, tapi pastikan cocok dengan pesan brand kamu.
Memaksakan ikut tren justru malah bisa menurunkan retensi.</p>
<p>4. Tulis Caption dan Hashtag yang Jelas
Gunakan kombinasi hashtag umum (#marketing, #bisnis) dan spesifik (#tipsUMKM, #TikTokBisnis).
Lalu, tulis caption yang ringkas namun menggugah rasa penasaran.</p>
<p>5. &#8220;Pancing&#8221; Interaksi yang Bernilai
Jangan hanya meminta like saja. Ajak penonton berbagi pengalaman atau pendapat mereka, karena komentar panjang adalah sinyal yang kuat bagi algoritma.</p>
<p>6. Konsisten dan Terus Bereksperimen
Posting secara rutin untuk terus membangun momentum. Uji juga variasi hook, caption, dan format, lalu pelajari data retention audiens untuk menemukan pola yang paling berhasil.</p>
<p>Penutup</p>
<p>Algoritma TikTok memang rumit, tapi bukan tidak bisa dipahami.</p>
<p>Selama kamu tahu trigger yang diperhatikan—retensi, interaksi bermakna, musik relevan, dan hashtag tepat—video kamu bisa bersaing di FYP meskipun followers masih sedikit.</p>
<p>Kalau kamu ingin mempercepat pertumbuhan akun, kamu juga bisa memanfaatkan jasa followers TikTok di Sribu agar visibilitas akunmu meningkat secara aman dan permanen.</p>
<p>Atau kalau ingin fokus di sisi kreatif saja, kamu bisa menyerahkan pengelolaan konten ke freelancer di Sribu agar akunmu tetap aktif dan stabil berkembang.</p>
<p>Jadi, jika video TikTok-mu masih sepi, jangan buru-buru putus asa.</p>
<p>Ubah pendekatannya, terapkan strategi ini, dan kalau perlu, #SribuinAja urusan kontennya supaya kamu bisa fokus mengembangkan akun!</p>
<p>About PT Sribu Digital Kreatif</p>
<p>Sribu adalah platform yang menghubungkan bisnis dengan freelancer terkurasi untuk berbagai kebutuhan bisnis seperti desain grafis, pengembangan web, penulisan, pemasaran digital, dan banyak lagi. Berdiri sejak 2012, Sribu telah menjadi mitra terpercaya bagi ribuan bisnis di Indonesia, membantu mereka mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. Sribu juga tersedia di aplikasi Play Store dan App Store.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/09/14/Bongkar-Algoritma-TikTok-Kunci-Masuk-FYP-dan-Konten-Viral-1.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ilustrasi Berita (Sumber: PT Sribu Digital Kreatif)]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2025/09/14/Bongkar-Algoritma-TikTok-Kunci-Masuk-FYP-dan-Konten-Viral-1-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ilustrasi Berita (Sumber: PT Sribu Digital Kreatif)]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Guru Besar BINUS UNIVERSITY Gagas Potensi Soft Computing dalam Berbagai Sektor: Solusi Efisien untuk Tantangan Kompleks</title>
		<link>https://bisnis.cilacap.info/ci-64274/guru-besar-binus-university-gagas-potensi-soft-computing-dalam-berbagai-sektor-solusi-efisien-untuk-tantangan-kompleks</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Press Release]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Sep 2024 05:41:14 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[Algoritma]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Besar BINUS UNIVERSITY]]></category>
		<category><![CDATA[Machine learning]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Abba]]></category>
		<category><![CDATA[Soft Computing]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bisnis.cilacap.info/ci-64274/guru-besar-binus-university-gagas-potensi-soft-computing-dalam-berbagai-sektor-solusi-efisien-untuk-tantangan-kompleks</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA,  aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO &#8211; Dalam era disrupsi, teknologi terus mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk industri dan bisnis. Pendekatan komputasitradisional seringkali tidak cukup fleksibel untuk menangani kompleksitas dan ketidakpastian yang muncul.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong>, <a href="https://bisnis.cilacap.info" aria-label="Bisnis Cilacap.info">CILACAP.INFO</a> &#8211; Dalam era disrupsi, teknologi terus mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk industri dan bisnis. Pendekatan komputasitradisional seringkali tidak cukup fleksibel untuk menangani kompleksitas dan ketidakpastian yang muncul.</p>
<p>Soft computing, yang merupakan bagian dari kecerdasan buatan, hadir sebagai solusi adaptif dan efisien dalam mengatasi ketidakpastian ini.</p>
<p>Tema ini yang diangkat yang dipaparkan oleh Prof. Abba Suganda Girsang, S.T., M.Cs., Ph.D. dalam orasi ilmiah yang berjudul “Peran Soft Computing dan Artificial Intelligent dalam Mengatasi Ketidakpastian untuk Menghadapi Tantangan Masa Depan.” Paparan orasi ilmiah menjadi bagian dari rangkaian seremoni acara Pengukuhan Guru Besar Tetap Bidang Ilmu Soft Computing atas dirinya.</p>
<p>Prof. Abba menyampaikan isu ketidakpastian yang saat ini mencakup hampir seluruh aspek kehidupan manusia, seperti perubahan iklim, ketidakpastian pasar finansial, perkembangan teknologi, kesehatan dan pandemi, sosial demografis, ketidakpastian dalam pendidikan, serta etika dan kebijakan.</p>
<p>Menurutnya, Soft computing yang merupakan bagian kecerdasan buatan (AI) memiliki potensi untuk mengubah cara manusia menghadapi ketidakpastian di era modern ini. Dengan menggunakan pengetahuan dan teknologi soft computing ini memungkinkan solusi yang lebih fleksibel, toleran terhadap ketidakpastian, dan mampu menangani informasi yang tidak lengkap atau kabur.</p>
<p>Adopsi Prinsip Alam Untuk Memecahkan Masalah Kompleks</p>
<p>Prof. Abba mengangkat metode metaheuristik dalam soft computing yang terinspirasi dari proses biologis alam untuk memecahkan masalah kompleks. Contoh algoritma ini meliputi Algoritma Genetika (mensimulasikan seleksi alam), Particle Swarm Optimization (mengadopsi perilaku burung/ikan dalam menemukan solusi optimal), dan Algoritma Koloni Semut, Lebah, serta Cuckoo.</p>
<p>Algoritma yang meniru perilaku hewan ini efektif dalam menangani masalah kompleks seperti kolaborasi, evolusi, keseimbangan individu dan kelompok, serta optimasi dengan keterbatasan.</p>
<p>Pemanfaatan Soft Computing Dalam Berbagai Bidang</p>
<p>Prof. Abba menjelaskan bahwa <i>AI </i>dan<i> soft computing</i> memiliki potensi besar diberbagai bidang, seperti:</p>
<p>• Bisnis: Machine learning dapat memprediksi tren pasar dan membantu pengambilan keputusan untuk mengurangi risiko.</p>
<p>• Perbankan: Membantu mengidentifikasi risiko nasabah dan mendeteksi kecurangan keuangan.• Media &amp; Jurnalistik: Memverifikasi fakta dan mendeteksi berita hoaks.</p>
<p>• Media Sosial: Menilai potensi viral konten dan mendeteksi potensi kejahatan.</p>
<p>• Entertainment: Memberikan rekomendasi konten yang relevan.• Pertanian &amp; Peternakan: Memfasilitasi prediksi penyakit dan peningkatan produksi.</p>
<p>• Pendidikan: Memperkirakan kelulusan dan menilai esai secara otomatis.</p>
<p>Peran Perguruan Tinggi Dalam Mengangkat Soft Computing Sebagai Solusi Masa Depan</p>
<p>Sebagai Akademisi, Prof. Abba menekankan pentingnya peran perguruan tinggi, khususnya BINUS University dalam mengatasi ketidakpastian melalui beberapa kontribusi seperti:</p>
<p>• Pengembangan Metodologi &amp; Teknologi Baru: Fokus pada inovasi algoritma soft computing yang lebih robust dan adaptif.</p>
<p>• Kolaborasi Interdisipliner: Bekerja sama dengan industri untuk memahami tantangan nyata.</p>
<p>• Pengajaran &amp; Pendidikan: Mengembangkan kurikulum terkait AI dan soft computing untuk menangani ketidakpastian.</p>
<p>• Publikasi: Menerbitkan penelitian untuk mendorong diskusi tentang solusi inovatif.</p>
<p>• Kebijakan &amp; Strategi: Berkontribusi dalam penyusunan kebijakan berbasis AI.</p>
<p>• Pengembangan Aplikasi: Menciptakan sistem berbasis AI untuk manajemen risiko dan kesehatan.</p>
<p>Menjadi Guru Besar Sebagai Komitmen Membina dan Memberdayakan Masyaraka</p>
<p>Prof. Abba Suganda Girsang, S.T., M.Cs., Ph.D. merupakan Guru Besar Tetap ke-33 yang dikukuhkan BINUS UNIVERSITY. Beliau resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang ilmu Soft Computing pada (6/9) di BINUS @Kemanggisan, Kampus Anggrek.</p>
<p>Seremoni Pengukuhan Guru Besar dipimpin oleh Ketua Senat dan Rektor BINUS.Seremoni Pengukuhan Guru Besar dipimpin oleh Ketua Senat dan Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., MM. CSCA, serta dihadiri Kepala LLDIKTI Wilayah III,Dewan Guru Besar, Guru Besar Tamu, perwakilan industri dan tamu undangan.</p>
<p>Beliau bergabung di BINUS University pada tahun 2014. Dalam hal pendidikan, Prof. Abba menyelesaikan studi S1 Jurusan Teknik Elektro Universitas Gadjah Mada (UGM); Pendidikan S2 Program Master of Computer Science Universitas Gadjah Mada, dan pendidikan Doktor (S3) Computer and Communication Engineering, National Cheng Kung University (NCKU), Tainan, Taiwan.</p>
<p>Prof. Abba merupakan dosen yang aktif melakukan penelitian. Bahkan hampir setiap semester, Prof. Abba menjadi 10 besar kontributor SCOPUS di BINUS University. Saat ini Prof. Abba tercatat sebagai Research Coordinator pada BINUS Graduate Program.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/09/12/Guru-Besar-BINUS-UNIVERSITY-Gagas-Potensi-Soft-Computing-BINUS-Media-Publishing.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Guru Besar BINUS UNIVERSITY Gagas Potensi Soft Computing BINUS Media &amp; Publishing]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2024/09/12/Guru-Besar-BINUS-UNIVERSITY-Gagas-Potensi-Soft-Computing-BINUS-Media-Publishing-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Guru Besar BINUS UNIVERSITY Gagas Potensi Soft Computing, BINUS Media &amp; Publishing]]></media:description>
													<media:copyright>Tim Press Release</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
