Tuntaskan 4 Proyek ECRL Malaysia, PLN NPC Perkuat Rekam Jejak EPC Global

Tuntaskan 4 Proyek ECRL Malaysia PLN NPC Perkuat Rekam Jejak EPC Global
Tuntaskan 4 Proyek ECRL Malaysia PLN NPC Perkuat Rekam Jejak EPC Global

Teknologi ini sesuai diterapkan di Gombak yang memiliki keterbatasan lahan karena mampu mengurangi kebutuhan ruang, meningkatkan keandalan sistem, serta memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap kelembapan, debu, dan polusi. Pengerjaan FS 10 juga menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari akses menuju lokasi yang berlumpur dan licin akibat curah hujan tinggi, kondisi geologi yang dipenuhi struktur batuan gunung, hingga dinamika rantai pasok dan kesiapan material dari sejumlah subcontractor.

Untuk mengatasinya, PT PLN NPC melakukan penyesuaian metode kerja, pengaturan sumber daya, evaluasi menyeluruh, serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak, termasuk TSG selaku klien. Melalui langkah percepatan dan koordinasi intensif, PT PLN NPC berhasil mencapai First Commissioning Level 1 (L1) pada 29 Juni 2026 sesuai dengan komitmen yang telah disepakati bersama TSG.

First Commissioning merupakan tahapan penting untuk memastikan bagian sistem yang telah dibangun dapat mulai diuji dan dioperasikan sesuai persyaratan teknis. Direktur Utama PLN NPC, Hendra Fitria, menegaskan keberhasilan menyelesaikan seluruh project ECRL di Malaysia semakin memperkuat komitmen perusahaan untuk memperluas kiprah di pasar internasional.

Menurutnya, PLN NPC akan terus mengedepankan keunggulan engineering, keselamatan kerja, dan kualitas dalam setiap project. “Capaian ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan standar kinerja dan menciptakan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan,” ujar Hendra Fitria, dalam keterangan resminya.

Bagi masyarakat Malaysia, rangkaian proyek ECRL tersebut memiliki manfaat yang lebih luas dari sekadar pembangunan infrastruktur kelistrikan. Feeder Station berfungsi sebagai penyedia dan pengatur pasokan listrik untuk sistem traksi kereta, sehingga ECRL dapat berjalan dengan aman, stabil, dan efisien. ECRL sendiri merupakan proyek transportasi penumpang dan kargo yang menghubungkan Pelabuhan Klang, Selangor di pantai barat dengan Kota Bharu, Kelantan di pantai timur Malaysia.

Jaringan sepanjang 665 km yang sepenuhnya terelektrifikasi ini diproyeksikan memperkuat konektivitas antarwilayah, mendukung aktivitas ekonomi, membuka peluang pekerjaan dan investasi, serta membantu mengurangi emisi karbon dan ketergantungan terhadap kendaraan berbahan bakar fosil. Secara keseluruhan, keberhasilan menuntaskan empat proyek ECRL memperkuat rekam jejak PLN NPC sebagai perusahaan yang mampu mengerjakan solusi EPC terintegrasi di luar negeri.

Pencapaian tersebut sekaligus menjadi modal strategis untuk memperluas ekspansi, meningkatkan daya saing, dan memperkuat kepercayaan mitra internasional terhadap kemampuan PLN NPC dalam menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal, aman, berkualitas, dan berstandar global.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait