Prabowo Bersama Kapolri dan Kapolda NTT Cek Bantuan Pengungsi Nagekeo

Prabowo Bersama Kapolri dan Kapolda NTT Cek Bantuan Pengungsi Nagekeo
Prabowo Bersama Kapolri dan Kapolda NTT Cek Bantuan Pengungsi Nagekeo

NTT, CILACAP.INFO – Di tengah masyarakat yang masih bertahan di pengungsian pascagempa bumi, Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo mengunjungi Posko Pengungsian Terpadu Lapangan Berdikari, Danga, Kabupaten Nagekeo. Dalam kunjungan tersebut, Presiden melihat langsung kondisi warga sekaligus mengecek pelayanan pemerintah bersama TNI dan Polri, termasuk Dapur Lapangan Polri dan Mobil Water Treatment untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Kehadiran Presiden di tengah warga menjadi bentuk perhatian langsung negara kepada masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana. Presiden juga melihat pelayanan jajaran Polri di bawah kepemimpinan Kapolri dan Kapolda NTT yang terus bergerak menyediakan makanan, air bersih dan air siap minum bagi masyarakat yang masih berada di lokasi pengungsian.

Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., mengatakan kehadiran Presiden di tengah masyarakat terdampak menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus memberikan pelayanan terbaik. “Kehadiran Bapak Presiden menunjukkan bahwa negara hadir untuk masyarakat. Kami akan terus memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi dan tetap berada bersama mereka selama masa tanggap darurat.”

Selain di pengungsian, Kapolda NTT bersama jajaran juga terus bergerak menjangkau masyarakat di wilayah yang sulit diakses. Sejak hari-hari awal pascagempa, personel yang berada di bawah koordinasi Kapolda NTT menembus wilayah yang terisolir akibat longsor, jalan terputus dan medan berat dengan membawa makanan, minuman, sembako, obat-obatan serta memberikan pertolongan kepada warga yang terluka.

Dalam upaya memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat, Kapolda NTT berhasil mengerahkan personel untuk menembus 12 lokasi terisolir, yakni Satar Kampas, Reo, Dimpong, Pulau Palue, Tendakinde, Nioniba, Pulau Longgos, Urang, Galo Mangu, Wajomara, Tango Bali, dan Landor. Untuk menjangkau lokasi tersebut, personel harus menempuh perjalanan berjam-jam melalui medan sulit, menggunakan kapal, berjalan kaki hingga pengiriman bantuan melalui udara dengan helikopter Polri.

Langkah tersebut menjadi wujud komitmen Kapolda NTT agar bantuan tidak hanya terhenti di wilayah yang mudah dijangkau, tetapi juga sampai kepada masyarakat yang paling membutuhkan. Di lokasi-lokasi terisolir, personel membawa kebutuhan pokok sekaligus memberikan bantuan kesehatan kepada warga sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan kemanusiaan.

Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., menegaskan penanganan bencana dilakukan bersama TNI, pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait dengan mengutamakan kecepatan, kepedulian dan kemanusiaan. “Kami ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak menghadapi kondisi ini sendirian. Polri bersama TNI, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder akan terus berada di tengah masyarakat.”

Tampilkan Semua
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait