Di tengah derasnya informasi dan pengaruh media sosial, mahasiswa juga diingatkan untuk bijak memilih apa yang mereka konsumsi karena dapat memengaruhi cara berpikir, kebiasaan, hingga arah hidup. Tayangan tersebut turut menyoroti pentingnya merawat tubuh sebagai anugerah Tuhan melalui pola hidup seimbang, seperti tidur cukup, menjaga pola makan, berolahraga, dan mengenali batas diri.
Ruang Bertumbuh melalui Pendidikan yang Transformatif
UPH menghadirkan pendidikan melalui pendekatan transformative learning yang tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pembentukan spiritual dan pengalaman kehidupan mahasiswa. Melalui kurikulum yang dikembangkan oleh Center for Faith and Education (CFE), mahasiswa diajak memahami ilmu dan kehidupan melalui perspektif iman yang sesuai dengan latar belakang keyakinan masing-masing. Sementara itu, melalui Student Engagement Program (SEP), mahasiswa mendapatkan berbagai pengalaman yang membantu mengembangkan karakter, kepemimpinan, relasi, keterampilan hidup, dan kepedulian terhadap sesama.
Proses tersebut semakin diperkaya melalui komunitas, mentoring, Service Learning Community (SLC), kegiatan kemahasiswaan, hingga kesempatan belajar lintas budaya. Dengan demikian, pembelajaran di UPH tidak hanya berfokus pada apa yang mahasiswa ketahui, tetapi juga pada bagaimana mereka bertumbuh sebagai pribadi, menemukan panggilan, dan menggunakan pengetahuan serta talenta untuk membawa dampak.
Berbagai sesi tersebut menjadi awal perjalanan mahasiswa baru untuk memahami bahwa universitas bukan sekadar tempat meraih gelar dan mempersiapkan karier, tetapi ruang untuk mengenal diri, membentuk karakter, membangun relasi, menemukan panggilan, dan belajar menggunakan pengetahuan serta talenta dengan penuh tanggung jawab. Melalui pendidikan holistis dan berbagai pengalaman pengembangan diri yang bermakna, UPH mempersiapkan mahasiswa menjadi pemimpin masa depan berkualitas unggul yang takut akan Tuhan dan berdampak.

