CARA GADAI BARANG YANG AMAN: 7 HAL YANG WAJIB DICEK SEBELUM MENYERAHKAN ASET

CARA GADAI BARANG YANG AMAN 7 HAL YANG WAJIB DICEK SEBELUM MENYERAHKAN ASET
CARA GADAI BARANG YANG AMAN 7 HAL YANG WAJIB DICEK SEBELUM MENYERAHKAN ASET

JAKARTA, CILACAP.INFO – Ingin menggadaikan barang? Jangan hanya mencari pencairan tertinggi. Periksa legalitas OJK, biaya, penyimpanan, nilai appraisal, jatuh tempo, dan Surat Bukti Gadai.

Ketika membutuhkan dana dalam waktu relatif cepat, gadai menjadi salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan karena dana diperoleh dengan menjadikan aset tertentu sebagai jaminan.

Jangan memilih tempat gadai hanya berdasarkan besarnya dana yang ditawarkan.

Keamanan aset, legalitas perusahaan, struktur biaya, hingga mekanisme apabila terjadi keterlambatan sama pentingnya. Berikut tujuh hal yang sebaiknya diperiksa.

1. Pastikan Perusahaan Pergadaian Berizin OJK

Ini adalah pemeriksaan pertama. OJK menganjurkan masyarakat memilih perusahaan pergadaian yang terdaftar dan berizin. Jangan hanya percaya kepada tulisan “terpercaya”, “aman”, atau “resmi” dalam sebuah iklan. Verifikasi perusahaan dan informasi izinnya.

Sebagai contoh, PT deGadai Solusi Digital memperoleh izin usaha perusahaan pergadaian berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-31/D.05/2023 tanggal 10 Mei 2023.

2. Ketahui Nilai Pasar Barang Anda

Sebelum datang, lakukan riset sederhana. Jika barangnya mobil, cari harga kendaraan dengan tahun, tipe, kilometer dan kondisi yang sebanding. Jika berupa jam tangan atau tas mewah, lihat transaksi di pasar preloved untuk model serupa.

Harga beli tidak selalu sama dengan nilai gadai. Nilai sebuah aset dapat berubah karena depresiasi, kondisi, likuiditas pasar, kelengkapan, keaslian, model hingga permintaan.

3. Tanyakan Cara Barang Dinilai

Perusahaan pergadaian perlu menilai barang karena aset tersebut menjadi jaminan atas dana yang diberikan. Untuk barang luxury, faktor keaslian menjadi sangat penting. Pada tas branded, pemeriksaan dapat meliputi material, jahitan, hardware, serial atau date code, kondisi, model hingga bukti autentikasi.

deGadai juga menyediakan pemeriksaan tas branded menggunakan Entrupy, teknologi autentikasi yang melakukan analisis terhadap karakteristik fisik produk.

4. Jangan Hanya Bertanya “Bunganya Berapa?”

Tanyakan total biaya, bukan hanya bunga. Dalam layanan pergadaian dapat terdapat komponen biaya yang relevan dengan transaksi, sehingga konsumen perlu memahami angka rupiah keseluruhan yang harus dibayar.

Pertanyaan yang lebih tepat: “Jika saya menerima dana Rp50 juta dan menebus pada tanggal X, berapa total uang yang harus saya bayarkan?”

 

5. Pastikan Cara Penyimpanan Barang

Barang bernilai tinggi seperti mobil, Rolex, Hermès, Chanel, laptop atau perhiasan memerlukan perlakuan yang sesuai. OJK mewajibkan perusahaan pergadaian memiliki tempat penyimpanan yang memenuhi persyaratan keamanan dan keselamatan serta mengasuransikan barang jaminan sebagai bagian dari mitigasi risiko.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait