Termasuk dalam 4 Profil Pelajar Manakah Siswa Anda? Mengungkap Perilaku Tersembunyi Saat Ujian Melalui Data Digital

Termasuk dalam 4 Profil Pelajar Manakah Siswa Anda Mengungkap Perilaku Tersembunyi Saat Ujian Melalui Data Digital
Termasuk dalam 4 Profil Pelajar Manakah Siswa Anda Mengungkap Perilaku Tersembunyi Saat Ujian Melalui Data Digital

Profil A (Penjawab Stabil)

Performa: Tinggi (Nilai Rata-rata: 81,1% / 60 siswa).

Perilaku: Kecepatan yang stabil dan terkontrol di sepanjang ujian, tetapi membiarkan pertanyaan yang sangat rumit kosong di bagian paling akhir.

Profil B (Kesulitan Waktu)

Performa: Menengah-Rendah (Nilai Rata-rata: 42,9% / 66 siswa).

Perilaku: Terburu-buru di menit-menit terakhir, dan tingkat jawaban kosong terus meningkat seiring bertambah rumitnya topik.

Profil C (Penebak Cepat)

Performa: Menengah-Rendah (Nilai Rata-rata: 39,6% / 17 siswa).

Perilaku: Lonjakan kecepatan menjawab yang tiba-tiba di pertengahan ujian, dengan hampir tidak ada jawaban kosong meskipun akurasinya menurun.

Profil D (Cepat Menyerah)

Performa: Rendah (Nilai Rata-rata: 29,9% / 22 siswa).

Perilaku: Kecepatan awal yang sangat cepat, namun akurasinya sangat rendah di sepanjang ujian.

3. Bukti: Melacak 40 Menit Perilaku Pengerjaan Ujian
Apa yang diselesaikan oleh para siswa?

Studi ini menggunakan TOFAS Level 5, sebuah penilaian perhitungan dasar digital yang menggabungkan format pilihan ganda dan isian bebas. Dalam durasi 40 menit, para siswa mengerjakan 60 pertanyaan yang mengevaluasi lima topik matematika yang berbeda:

1. Bilangan Positif dan Negatif [misalnya, -7+6 dan (+28)÷(-4)]

2. Bentuk Aljabar [misalnya, 4x×(-6) dan (9x-1)-(-2x-8)]

3. Persamaan [misalnya, x+6 = 2 dan -4x+34 = -5+9x]

4. Ekspresi Dasar [misalnya, 4a-b+2a+3b dan 3(4x-3y)-5(x-4y)]

5. Sistem Persamaan [misalnya, 3x-2y=14 & 2x+2y=6]

Bagaimana profil-profil ini diidentifikasi?

Menggunakan data log TOFAS, yang direkam setiap 2 menit, kami menggabungkan tingkat akurasi kumulatif dan kecepatan menjawab siswa ke dalam interval 10 menit (Q1, Q2, Q3, dan Q4). Daripada membagi siswa berdasarkan kriteria subjektif atau sekadar ambang batas nilai, kedua metrik deret waktu ini dianalisis menggunakan teknik pembelajaran mesin statistik yang dikenal sebagai Latent Profile Analysis (LPA). Lebih lanjut, setelah profil terbentuk, kami memeriksa tingkat jawaban kosong mereka di kelima topik matematika tersebut untuk menguraikan karakteristik masing-masing kelompok.

Data spesifik yang mendorong terbentuknya masing-masing profil, yang digabungkan dalam Gambar 2 —yang melacak (a) akurasi kumulatif, (b) kecepatan menjawab dari waktu ke waktu, dan (c) tingkat jawaban kosong di lima topik matematika— dirinci di bawah ini:

Profil A (Penjawab Stabil / Nilai Rata-rata: 81,1% / 60 siswa)

Seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2 (a), siswa-siswa ini mempertahankan tingkat akurasi yang tinggi sepanjang ujian, mencapai 85,6% pada menit ke-40. Gambar 2 (b) menunjukkan kecepatan menjawab yang stabil dan terkontrol sekitar 1,5 pertanyaan per menit. Gambar 2 (c) mengungkapkan bahwa kelompok ini mencatat tingkat kekosongan 16,8% pada topik terakhir (Sistem Persamaan).

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait