Ryan menambahkan bahwa penyelenggaraan Explorex di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2 diharapkan mampu memperkuat posisi kawasan tersebut sebagai destinasi penyelenggaraan event sekaligus destinasi wisata berbasis aktivitas (experience destination).
Dengan fasilitas berstandar internasional dan kawasan yang terus berkembang, Explorex diyakini memiliki potensi menjadi salah satu pameran outdoor dan adventure terbesar di Indonesia.
Pelaksana Tugas Deputi Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata, Hafiz Agung Rifai, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki keunggulan sebagai destinasi wisata berbasis alam dengan kekayaan bentang alam, mulai dari pegunungan, pantai, hingga kawasan dengan keanekaragaman hayati yang tinggi.
Potensi tersebut perlu didukung melalui penyelenggaraan event yang mampu memperkuat promosi destinasi sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.
“Kementerian Pariwisata terus mendukung penyelenggaraan berbagai event berbasis minat khusus di Indonesia. Kami berharap Explorex dapat menjadi katalisator dalam mempromosikan destinasi wisata Indonesia, menarik investasi, sekaligus memperkuat ekonomi daerah melalui pengembangan sektor outdoor,” ujar Hafiz.
Pada kesempatan yang sama, Founder Skygers Indonesia, Harry Suliztiarto, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi dan sertifikasi bagi pelaku aktivitas luar ruang di Indonesia agar mampu bersaing di tingkat internasional.
Founder Skygers Indonesia, Harry Suliztiarto, menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi alam yang luar biasa untuk mengembangkan industri outdoor bertaraf internasional.
Namun, potensi tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui sistem pelatihan dan sertifikasi yang terstandar.
Menurut Harry, Explorex dapat menjadi momentum untuk mendorong lahirnya ekosistem sertifikasi aktivitas outdoor di Indonesia sehingga tidak hanya menjadi tujuan wisata alam, tetapi juga pusat pengembangan kompetensi di kawasan Asia Tenggara.
Ia juga menekankan pentingnya melibatkan masyarakat lokal dalam proses sertifikasi agar manfaat ekonomi dari pengembangan destinasi dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Kita memiliki alam yang menjadi salah satu kekuatan terbesar di dunia. Tantangannya adalah bagaimana menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan sertifikasi sehingga Indonesia tidak hanya menjadi tujuan aktivitas outdoor, tetapi juga menjadi pusat pengembangan kompetensi outdoor di kawasan,” ujarnya.
Harry juga mendorong agar pengembangan sertifikasi melibatkan masyarakat lokal sebagai bagian dari ekosistem destinasi wisata sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat di sekitar kawasan wisata.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, komunitas, dan praktisi, Explorex diharapkan menjadi platform yang tidak hanya memperkenalkan berbagai aktivitas dan produk outdoor, tetapi juga mendorong lahirnya ekosistem industri outdoor Indonesia yang semakin kompetitif, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tingkat global.
Tampilkan Semua

