Hendra mengungkapkan bahwa Stasiun Leles saat ini menunjukkan pertumbuhan aktivitas penumpang yang cukup signifikan, seiring meningkatnya jumlah perjalanan kereta api yang berhenti di stasiun tersebut.
“Kalau kita lihat saat ini volume penumpang maupun frekuensi kereta api yang berhenti di Stasiun Leles sudah cukup tinggi. Yang masih menjadi perhatian adalah fasilitas parkir yang belum tersedia secara memadai. Karena itu ke depan kami akan mengembangkan kawasan stasiun dengan membangun fasilitas parkir. Tahun ini KAI telah melaksanakan pembangunan sterilisasi stasiun serta pembangunan peron sedang di Stasiun Leles. Mudah-mudahan pada tahun depan kami dapat merealisasikan penataan area parkir sehingga akses masyarakat menuju stasiun menjadi semakin mudah dan nyaman,” ungkap Hendra.
Pengembangan Stasiun Leles diharapkan mampu meningkatkan konektivitas transportasi masyarakat Kabupaten Garut sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui layanan transportasi kereta api yang semakin aman, nyaman, dan mudah diakses.
KAI Daop 2 Bandung meyakini bahwa sinergi bersama pemerintah daerah menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan transportasi perkeretaapian yang aman, selamat, dan tepat waktu, sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Statement EVP Daop 2 Bd
https://drive.google.com/drive/folders/19e57ZJk324A6KpZmLuv8-DP51FjoMPbL


