Upaya peningkatan fasilitas tersebut sejalan dengan pertumbuhan jumlah pengguna LRT Jabodebek yang terus meningkat.
Pada periode Januari–Mei 2025 LRT Jabodebek melayani 10.727.798 pengguna. Sementara pada periode yang sama tahun 2026, melayani 13.211.856 pengguna.
Peningkatan jumlah pengguna juga tercermin dari rata-rata pengguna harian pada hari kerja yang meningkat dari sekitar 98 ribu pengguna pada periode Januari–Mei 2025 menjadi sekitar 120 ribu pengguna pada periode yang sama tahun 2026.
Kondisi tersebut menunjukkan semakin besarnya peran LRT Jabodebek dalam mendukung mobilitas masyarakat Jabodetabek.
Dikatakannya, keberadaan fasilitas yang andal menjadi faktor penting dalam mendukung pengalaman perjalanan pengguna, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik yang terintegrasi dan nyaman.
“LRT Jabodebek merupakan bagian dari ekosistem transportasi perkotaan yang terhubung dengan berbagai moda transportasi lainnya. Karena itu, peningkatan fasilitas terus dilakukan agar pengguna dapat berpindah moda dengan lebih aman, nyaman, dan lancar. Pada akhirnya, seluruh upaya ini ditujukan untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi masyarakat,” tambahnya.
KAI akan terus melakukan pemeliharaan dan peningkatan fasilitas stasiun sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terintegrasi bagi masyarakat Jabodebek.
Press Release ini sudah tayang di VRITIMES


