JAKARTA, CILACAP.INFO – Saat cuaca cerah, banyak orang tua merasa itu waktu yang tepat untuk mengajak si kecil keluar rumah. Namun dibalik hangatnya sinar matahari, ada paparan sinar ultraviolet (UV) yang tidak terlihat oleh mata.
Dua jenis sinar UV yang paling sering berdampak pada kulit adalah UVA dan UVB. Meski terdengar mirip, keduanya memiliki efek berbeda pada kulit bayi yang masih sensitif.
Memahami perbedaan UVA dan UVB membantu orang tua lebih bijak dalam melindungi kulit si kecil sejak dini.
Mengenal Perbedaan UVA & UVB
Sinar ultraviolet terbagi menjadi beberapa jenis, tetapi yang paling berpengaruh pada kulit adalah UVA dan UVB.
UVA adalah sinar yang mampu menembus lebih dalam ke lapisan kulit. Sinar ini ada sepanjang hari, bahkan saat cuaca mendung, dan bisa menembus kaca jendela.
UVA sering dikaitkan dengan kerusakan kulit jangka panjang karena bekerja di lapisan kulit yang lebih dalam.
Sementara itu, UVB adalah sinar yang bekerja di lapisan kulit paling luar. Inilah sinar yang biasanya menyebabkan kulit kemerahan atau terbakar saat terlalu lama berada di bawah matahari.
Keduanya sama-sama perlu diwaspadai, terutama karena kulit bayi masih tipis dan lapisan pelindung alaminya belum terbentuk sempurna.
Dampak UVA & UVB pada Kulit Bayi
Karena struktur kulit bayi belum sekuat orang dewasa, paparan UVA dan UVB bisa memberikan efek yang lebih cepat terlihat.
Beberapa dampak yang bisa terjadi antara lain:
1. Kulit kemerahan atau iritasi ringan
2. Kulit terasa kering dan lebih sensitif
3. Skin barrier melemah sehingga mudah mengalami gangguan
4. Risiko kerusakan kulit jangka panjang akibat paparan berulang
5. Paparan ini sering terjadi tanpa disadari. Misalnya saat bayi duduk di stroller, bermain di halaman, atau ikut Mom and Dad bepergian di siang hari. Meski terlihat sebentar, paparan yang terjadi terus-menerus tetap bisa berdampak.
Cara Mencegah Efek UVA & UVB
Langkah pencegahan paling sederhana adalah membatasi paparan langsung di bawah sinar matahari, terutama pada jam 10 pagi hingga 3 sore. Selain itu, penggunaan topi, pakaian lengan panjang berbahan lembut, dan pelindung stroller juga membantu.
Namun, perlindungan fisik saja belum cukup. Kulit tetap membutuhkan perlindungan tambahan berupa sunscreen yang mampu melindungi dari UVA dan UVB sekaligus.
Sunscreen dengan kandungan Titanium Dioxide menjadi salah satu pilihan yang banyak direkomendasikan, termasuk oleh IDAI, karena bekerja sebagai physical sunscreen yang memantulkan sinar matahari dari permukaan kulit.
Tampilkan Semua
