KAI Bandara Perkuat Budaya Keselamatan Melalui Sosialisasi di Wilayah Operasional Yogyakarta dan Medan

KAI Bandara Perkuat Budaya Keselamatan Melalui Sosialisasi di Wilayah Operasional Yogyakarta dan Medan (1)
KAI Bandara Perkuat Budaya Keselamatan Melalui Sosialisasi di Wilayah Operasional Yogyakarta dan Medan (1)

Oleh karena itu, KAI Bandara akan terus memperluas program edukasi keselamatan sebagai langkah preventif dalam mendukung operasional kereta api yang aman dan andal.

Melalui kegiatan ini, KAI Bandara juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan perjalanan kereta api, seperti pelemparan terhadap kereta api, beraktivitas di jalur rel, maupun mengabaikan rambu-rambu keselamatan di perlintasan sebidang.

Selain fokus pada keselamatan operasional, KAI Bandara mengingatkan para pelanggan untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan.

Apabila terdapat barang yang tertinggal atau ditemukan oleh petugas, perusahaan telah menyediakan layanan lost and found untuk membantu proses pengembalian barang kepada pemiliknya.

KAI Bandara juga mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke bandara, yaitu minimal 3 jam sebelum keberangkatan internasional dan 2 jam sebelum keberangkatan domestik, guna memastikan perjalanan berlangsung lebih nyaman dan lancar.

About PT Railink
PT Railink (“KAI Bandara”) merupakan anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia dan Angkasa Pura Indonesia yang menyediakan layanan angkutan penumpang dari pusat kota ke bandar udara melalui perkeretaapian.

Pengoperasian layanan KA Bandara pertama kali pada tahun 2013 dari Kota Medan menuju Kualanamu International Airport, kemudian pada tahun 2018 pengoperasian KA Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta).

Kemudian Pada April 2022, PT Kereta Api Indonesia menugaskan KAI Bandara untuk mengoperasikan layanan KA Bandara Yogyakarta International Airport, sehingga memperluas jangkauan layanan kereta bandara di Indonesia.

Pada Januari 2023, terjadi perubahan strategis di mana KAI Bandara mengalihkan pengoperasian KA Basoetta ke PT Kereta Commuter Indonesia (KCI). Langkah ini diambil untuk meningkatkan efisiensi operasional dan fokus KAI Bandara dalam mengembangkan layanan kereta bandara di Medan dan Yogyakarta.

Selain itu sejak tahun 2021 PT Railink mengembangkan bisnis MOSS (Maintenance, Operations, Spare Parts and Services) yang memiliki visi menjadi pemimpin perawatan sarana dan perdagangan suku cadang kereta api yang berkelanjutan.

MOSS adalah lini bisnis KAI Bandara yang menyediakan layanan pemeliharaan, operasional, dan suku cadang untuk mendukung operasional kereta api, terutama untuk KAI Group.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait