Kolaborasi ini tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga terhubung dengan berbagai pemain utama di sektor hospitality, baik di tingkat nasional maupun global.
Ekosistem industri yang relevan mencakup jaringan hotel dan hospitality terkemuka seperti ARTOTEL Group, Mandarin Oriental Hotel Group, JW Marriott, InterContinental Hotels Group, Pullman Hotels and Resorts, serta Hyatt Hotels Corporation.
Keterhubungan dengan ekosistem industri ini mencerminkan luasnya peluang karir yang dapat diakses oleh lulusan, mulai dari hotel dan resort internasional, luxury service, hingga sektor food & beverage dan entrepreneurship hospitality yang terus berkembang.
Paparan terhadap standar global ini juga menjadi bagian penting dalam membentuk kesiapan mahasiswa, sehingga mereka tidak hanya memahami operasional, tetapi juga ekspektasi industri kelas dunia, termasuk dalam penerapan sustainability, digital innovation, dan customer experience yang semakin kompleks.
Dr. Yanti, S.Kom., MM – Dean Faculty of Digital Communication and Hotel & Tourism, BINUS University, pada pertemuan di kampus BINUS @Bekasi menyampaikan bahwa fokus utama pendidikan hospitality saat ini adalah memastikan lulusan memiliki kesiapan menyeluruh terhadap kebutuhan industri.
“Industri hospitality saat ini tidak hanya berubah, tetapi juga berevolusi dengan standar baru, termasuk sustainability. Di BINUS University, melalui Program Hotel Management (HM) dan Business Hotel Management (BHM), kami menyiapkan mahasiswa agar tidak hanya siap masuk ke dunia kerja, tetapi juga siap memahami arah industri dan berkontribusi secara relevan di dalamnya,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kombinasi antara service excellence, business mindset, digital capability, dan sustainability awareness menjadi pondasi utama dalam proses pembelajaran.
“Kami ingin lulusan BINUS tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki perspektif strategis dan tanggung jawab terhadap masa depan industri yang lebih berkelanjutan,” tambahnya.
Eduard Rudolf Pangkerego – COO ARTOTEL Group menyampaikan bahwa industri saat ini semakin selektif dalam mencari talenta.
“Hospitality hari ini membutuhkan profesional yang tidak hanya memahami service, tetapi juga bisnis, teknologi, dan sustainability. Talenta yang memiliki perspektif ini akan jauh lebih siap menghadapi dinamika industri. Kami melihat lulusan dengan pendekatan seperti yang diterapkan BINUS memiliki keunggulan tersebut,” ungkapnya.
Hal ini juga diperkuat oleh perspektif asosiasi industri. Garna Sobhara Swara – Vice President of Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) menekankan pentingnya kombinasi antara kompetensi dan passion dalam industri hospitality.
“Kami membutuhkan talenta yang bukan hanya terampil, tapi juga punya passion. Lulusan BINUS menghadirkan keduanya dan itu yang membuat mereka punya nilai lebih di industri hospitality.”
Tampilkan Semua

