OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

Ilustrasi Berita (Sumber: OneCore CRM)
Ilustrasi Berita (Sumber: OneCore CRM)

JAKARTA, CILACAP.INFOTransformasi digital dalam fungsi penjualan (sales) di Indonesia terus mengalami percepatan, seiring meningkatnya penggunaan kanal digital dalam akuisisi pelanggan.

Namun, dibalik tingginya jumlah leads yang dihasilkan, banyak perusahaan masih menghadapi tantangan mendasar: rendahnya tingkat konversi menjadi transaksi.

Menjawab tantangan tersebut, OneCore CRM hadir sebagai platform Customer Relationship Management (CRM) yang dirancang untuk membantu perusahaan tidak hanya mengelola leads, tetapi juga mengoptimalkan konversi dan mendorong pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Fenomena yang umum terjadi saat ini adalah meningkatnya biaya akuisisi pelanggan (customer acquisition cost), tanpa diiringi sistem pengelolaan leads yang terstruktur.

Akibatnya, banyak potensi penjualan yang tidak termaksimalkan bahkan tanpa disadari perusahaan terus mengalami “kebocoran” biaya pemasaran atau yang sering disebut sebagai “stop bleeding money” moment dalam proses sales mereka.

“Banyak perusahaan terlalu fokus pada bagaimana mendapatkan leads dalam jumlah besar, tetapi belum memiliki sistem yang memastikan setiap leads dikelola dengan baik hingga closing. Di sinilah peran CRM menjadi sangat krusial sebagai penggerak pertumbuhan,” ujar Mochtar Auning, Executive Director OneCore CRM.

Masalah Klasik: Leads Banyak, Closing Rendah

Di lapangan, sejumlah tantangan yang sering dihadapi perusahaan antara lain:

– Distribusi leads yang tidak merata, manual dan lambat ke tim sales

– Aktivitas follow-up yang tidak tercatat atau terstruktur

– Minimnya visibilitas terhadap performa individu maupun tim

– Kesulitan manajemen dalam mengidentifikasi bottleneck di pipeline

Selain itu, banyak perusahaan yang sebenarnya sudah menggunakan CRM, namun masih mengandalkan berbagai tools yang terpisah-pisah untuk menjalankan proses penjualan.

Kondisi ini membuat alur kerja menjadi tidak efisien, data tersebar di berbagai sistem, serta menghambat koordinasi antar tim seperti digital marketing, telemarketing, hingga customer retention.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait