“Ketika kita berbicara tentang pengembangan SDM, kita sering kali langsung fokus pada pelatihan di usia dewasa. Padahal, fondasi utamanya sudah terbentuk jauh sebelumnya, yaitu di dalam keluarga. Jika fondasi ini tidak diperkuat, maka pengembangan di tahap berikutnya akan menjadi sangat menantang,” ujar Saskia saat ditemui di Yogyakarta.
Sebagai Komisaris Utama, Saskia diharapkan dapat membawa perspektif baru dalam pengembangan program dan arah strategis KLTC®. Tidak hanya memperkuat pendekatan yang sudah ada, tetapi juga memperluas cakupan pengembangan SDM dengan memasukkan dimensi keluarga dan perkembangan anak sebagai bagian integral.
Langkah ini juga mempertegas posisi KLTC® sebagai lembaga yang tidak hanya berfokus pada pelatihan kepemimpinan dalam konteks profesional, tetapi juga pada pembangunan manusia secara utuh. Dengan menggabungkan pendekatan leadership, psikologi, dan keluarga, KLTC® berupaya menghadirkan solusi yang lebih berkelanjutan dalam menjawab tantangan pengembangan SDM di Indonesia.
Melalui kolaborasi ini, KLTC® bersama Saskia Ratry Arsiwie akan mengembangkan program yang secara spesifik menghubungkan antara pola asuh dalam keluarga, proses pendidikan, hingga pembentukan kepemimpinan di usia dewasa. Program-program ini tidak hanya berbentuk pelatihan, tetapi juga edukasi keluarga, modul pembelajaran, serta pendekatan praktis yang dapat diterapkan oleh orang tua, pendidik, maupun profesional. Dengan demikian, pengembangan SDM tidak lagi dimulai saat seseorang sudah bekerja, tetapi sejak fondasi awal kehidupannya terbentuk.
Saskia Ratry Arsiwie menyampaikan bahwa pendekatan ini penting untuk menjawab akar permasalahan yang selama ini sering terlewat. “Banyak intervensi dilakukan saat seseorang sudah dewasa, padahal pola pikir, cara bertindak, cara mengelola emosi, dan cara membangun relasi sudah terbentuk sejak kecil. Ke depan, kami ingin KLTC® tidak hanya hadir di ruang training, tetapi juga masuk ke ruang keluarga dan pendidikan sebagai tempat awal pembentukan manusia,” ujarnya.
Tampilkan Semua

