Liga.Tennis Luncurkan Liga.Tennis Racquet Sports Report 2026, Ungkap Perkembangan Olahraga Raket di Indonesia

Liga Tennis Luncurkan Liga Tennis Racquet Sports Report 2026 Ungkap Perkembangan Olahraga Raket di Indonesia (1)
Liga Tennis Luncurkan Liga Tennis Racquet Sports Report 2026 Ungkap Perkembangan Olahraga Raket di Indonesia (1)

Dari sisi perilaku, tenis cenderung dimainkan sepanjang pagi hingga malam hari dengan aktivitas puncak antara pukul 08.00–20.00. Sementara itu, padel menunjukkan pola penggunaan yang tinggi pada pagi dan malam hari, dengan peningkatan aktivitas pada jam setelah kerja hingga pukul 21.00, mencerminkan karakter pengguna yang lebih sosial dan fleksibel. Laporan ini juga mencatat rata-rata pengeluaran pengguna sebesar Rp400.000 untuk aktivitas olahraga raket, dengan tambahan sekitar Rp50.000 untuk konsumsi dalam satu kunjungan.

Secara keseluruhan, pengguna Liga.Tennis didominasi oleh pemain lokal, dengan partisipasi ekspatriat dari berbagai negara seperti Rusia, Australia, China, Korea Selatan, Inggris, Prancis, dan Amerika Serikat. Komposisi gender menunjukkan 57,3 persen laki-laki dan 42,7 persen perempuan, sementara kelompok usia 31–40 tahun menjadi kontributor terbesar, diikuti oleh kelompok 21–30 tahun.

Sebagai operator dan pengembang ekosistem olahraga raket, Liga.Tennis menghadirkan berbagai fasilitas mulai dari lapangan, kelas pelatihan, hingga penyelenggaraan turnamen dan aktivitas komunitas. Hingga 2025, Liga.Tennis telah menyelenggarakan 687 turnamen, termasuk Liga.Tennis Open dan World Pickleball Championship yang menarik partisipasi domestik dan internasional.

Pendekatan berbasis komunitas tersebut turut mendorong kinerja bisnis perusahaan. Pada periode 2024–2025, Liga.Tennis mencatat pertumbuhan pendapatan tahunan sebesar 35 persen, dengan margin laba bersih mencapai 31 persen dan pertumbuhan laba bersih sebesar 105 persen secara tahunan. Perusahaan juga mengembangkan berbagai sumber pendapatan, tidak hanya dari penyewaan lapangan, tetapi juga dari pelatihan, turnamen, gym & recovery service, hingga layanan pendukung lainnya.

“Kami melihat olahraga raket akan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan kebutuhan akan ruang sosial yang berkualitas. Dengan fundamental tersebut, kami optimistis ekosistem ini akan menjadi salah satu sektor olahraga dengan pertumbuhan paling dinamis dalam beberapa tahun ke depan,” tambah Dimas.

Ke depan, Liga.Tennis membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk investor, untuk pengembangan lokasi baru. Perusahaan menargetkan return on investment (ROI) tahunan sebesar 25–35 persen, serta ekspansi hingga 77 klub dalam 10 tahun mendatang. Didukung oleh aset digital seperti Liga App yang telah memiliki hampir 100.000 pengguna, Liga.Tennis juga menyiapkan langkah ekspansi ke pasar regional, khususnya Asia Tenggara.

Pelajari lebih lanjut tentang tren olahraga raket dalam ekosistem Liga.Tennis di Liga.Tennis Racquet Sports Report 2026 yang bisa diakses di sini.
Tentang Liga.Tennis
Didirikan pada 2017 sebagai platform digital, Liga.Tennis telah berkembang menjadi sebuah jaringan klub olahraga raket terintegrasi yang berfokus pada pengembangan ekosistem tenis, padel, pickleball, dan squash di Indonesia. Dengan fasilitas standar internasional, Liga.Tennis menyediakan akses olahraga yang inklusif untuk semua usia dan level kemampuan mulai dari akademi pembinaan, program junior hingga adult elite program, sesi latihan komunitas, hingga kompetisi rekreasional maupun kompetitif. Liga.Tennis saat ini mengoperasikan delapan klub yang tersebar di Bali, Solo, Sumba-Nusa Tenggara Timur, lengkap dengan fasilitas multi-sport, pelatih bersertifikasi, serta community courts yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman olahraga yang ramah, terjangkau, dan berorientasi pada komunitas. Melalui Liga App, platform yang digunakan oleh hampir 100.000 pengguna aktif dari dalam dan luar negeri, Liga.Tennis memudahkan pemesanan lapangan dan kelas, social match, hingga partisipasi turnamen. Sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga raket di Indonesia, Liga.Tennis menargetkan ekspansi hingga 77 klub di Indonesia dan pasar regional dalam satu dekade untuk memperluas akses terhadap gaya hidup sehat dan olahraga berbasis komunitas.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait