JAKARTA, CILACAP.INFO – Perlindungan endpoint adalah bagian dari keamanan digital, baik untuk bisnis maupun penggunaan pribadi di rumah. Kami meminta ahli dari Doctor Web, Vasiliy Sevostyanov, menjelaskan apa itu endpoint security, mengapa penting, elemen apa saja yang terlibat, dan bagaimana pengguna biasa dapat menerapkannya.
Halo Vasiliy! Bisa jelaskan endpoint security dengan kata-kata sederhana?
Halo! Saat ini hampir semua aktivitas kita hidup di ponsel: WhatsApp, Shopee, Gojek, DANA, OVO, Instagram, TikTok… Semua itu adalah “endpoint” kita. Smartphone, tablet, atau laptop Anda — tempat bekerja, berkomunikasi, transfer uang, dan menyimpan foto keluarga.
Hanya dalam 7 bulan pertama 2025, BSSN mencatat 3,64 miliar serangan siber dan anomali lalu lintas jaringan. Saat ini, AI membantu penjahat membuat pesan phishing yang hampir tidak bisa dibedakan dari asli — atas nama bank, layanan pengiriman, atau bahkan teman.
Satu klik pada tautan palsu di WhatsApp bisa merugikan jutaan rupiah. Oleh karena itu, perlindungan endpoint adalah serangkaian langkah untuk mencegah Anda dan uang Anda menjadi korban penipuan.
Apa saja komponennya?
Perlindungan modern bersifat multi-layer, seperti lapisan bawang. Jika satu lapisan gagal, lapisan lain tetap melindungi. Lapisan utama meliputi:
· Antivirus dengan pembaruan otomatis (paling penting untuk pengguna biasa)
· Firewall (di ponsel dan router)
· Pembaruan otomatis sistem Android dan Windows serta semua aplikasi
· Google Play Protect untuk aplikasi Android
· Otentikasi dua faktor (2FA) di semua layanan yang memungkinkan
· Yang paling penting — Anda sendiri: jangan klik tautan mencurigakan atau matikan proteksi “karena lemot”
Jika seseorang sering menginstal aplikasi dari sumber tidak dikenal atau membuka pesan dari “layanan kurir” yang mencurigakan, tidak ada sistem yang bisa sepenuhnya melindungi.
Tampilkan Semua
