Selama Periode Mudik Lebaran 2026 Tingkat Kemantapan Jalan Nasional Banten Capai 96 Persen

Tingkat Kemantapan Jalan Nasional Banten Capai 96 Persen
Tingkat Kemantapan Jalan Nasional Banten Capai 96 Persen

Sebagai gerbang utama menuju Pulau Sumatera, arus kendaraan di Banten biasanya meningkat signifikan, terutama yang mengarah ke Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan, dan Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ).

Sejumlah skenario rekayasa lalu lintas telah disiapkan guna mengantisipasi kepadatan. Kendaraan menuju Pelabuhan Merak akan diatur dari Exit Tol KM 98, dan apabila terjadi antrean panjang, arus akan diarahkan melalui Simpang Gerem menuju jalur arteri.

Selain itu diterapkan juga sistem penundaan (delaying system) dengan mengalihkan arus secara bertahap ke Simpang Susun Cilegon Barat hingga Cilegon Timur jika terjadi kondisi darurat, seperti cuaca buruk yang menghambat aktivitas bongkar muat kapal.

Kementerian PU memetakan sejumlah titik rawan kepadatan, meliputi akses menuju Pelabuhan Merak–Kota Cilegon, Simpang Gerem–Jalan Arteri Cilegon, akses Pelabuhan Ciwandan, serta koridor utama Serang–Cilegon.

Untuk mendukung kelancaran distribusi kendaraan dari Jakarta menuju Banten, Kementerian PU bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) turut mengoperasikan Jalan Tol Serang–Panimbang Seksi 2 (Cikulur–Cileles) secara fungsional.

Jalur fungsional tersebut dapat diakses tanpa tarif oleh kendaraan Golongan I pada periode 12–26 Maret 2026, yang diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh Jakarta menuju Banten Selatan menjadi sekitar dua jam.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait