JAKARTA, CILACAP.INFO – Aditya Ryandana, filmmaker Indonesia, berhasil menorehkan prestasi membanggakan di panggung festival film internasional. Film berjudul “The Soul of Uluwatu” yang ia sutradarai berhasil menjadi Finalist sekaligus meraih penghargaan Gold dalam kategori Asia di Japan World’s Tourism Film Festival (JWTFF) 2026, berhasil tampil unggul di antara puluhan filmmaker dari berbagai negara, di antaranya Portugal, Spanyol, Malaysia, Thailand, Tiongkok, Swiss, dan beberapa negara lainnya. Penganugerahan berlangsung pada 20 Maret 2026 di Koka, Prefektur Shiga, Jepang, sebagai penutup rangkaian festival yang berjalan sejak 18 Maret 2026.
“The Soul of Uluwatu” tercatat sebagai satu-satunya film dari Indonesia yang berhasil meraih penghargaan Gold di JWTFF 2026. Ini adalah sebuah capaian yang menegaskan bahwa karya sinematik Indonesia mampu berdiri sejajar dengan produksi terbaik dunia.
Ini merupakan keikutsertaan pertama Aditya Ryandana beserta Ryanda Dwi Octhora selaku Producer di festival bergengsi ini. Sebuah debut internasional yang langsung meninggalkan jejak.
Tentang Japan World’s Tourism Film Festival (JWTFF)
Japan World’s Tourism Film Festival (JWTFF) adalah salah satu festival film pariwisata internasional di Jepang, sekaligus anggota resmi dari International Committee of Tourism Film Festivals (CIFFT). CIFFT merupakan jaringan festival film pariwisata bertaraf dunia yang berafiliasi dengan UN Tourism, dan didukung oleh European Travel Commission (ETC) serta berbagai organisasi pariwisata internasional terkemuka lainnya.
Semua karya dinilai berdasarkan kualitas sinematografi, kekuatan narasi, serta kemampuan film dalam merepresentasikan destinasi atau nilai budaya secara autentik di hadapan juri internasional yang terdiri dari para profesional di bidang audiovisual, pariwisata, dan komunikasi.
“The Soul of Uluwatu” Membawa Indonesia ke Panggung Dunia
Diproduksi oleh Film Roxx bekerja sama dengan Six Senses Uluwatu, Bali, “The Soul of Uluwatu” adalah sebuah karya sinematik yang berusaha menangkap lebih dari sekadar keindahan visual Uluwatu. Film ini menyelami jiwa dari salah satu destinasi paling ikonik dan spiritual di Bali, sesuatu yang lebih dalam dari apa yang bisa ditangkap oleh kamera biasa.
Tampilkan Semua