Inisiatif ini dinilai relevan mengingat sektor UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional. Data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menunjukkan jumlah UMKM di Indonesia telah mencapai lebih dari 64 juta unit usaha, atau sekitar 99 persen dari total unit usaha, dengan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) serta menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja nasional. Kondisi ini mendorong kebutuhan akan inovasi teknologi yang dapat membantu UMKM meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional.
Dalam sesi Mini Demo Day, beberapa tim mempresentasikan proyek AI yang berfokus pada otomasi proses bisnis UMKM, di antaranya KasirTa’ POS, sistem kasir pintar berbasis AI dengan fitur input suara, serta SmartBiz Blast AI, asisten pemasaran digital yang membantu menghitung profitabilitas produk sekaligus mengotomatisasi promosi.
Selain itu, peserta juga menampilkan Laporin.AI yang mampu mengubah data mentah menjadi laporan bisnis secara otomatis, Mandja.bot sebagai chatbot layanan pelanggan berbasis web, U-Smart Apps untuk menghasilkan visual promosi produk secara otomatis melalui teknologi AI generatif, serta SAPI (Sistem Atur Penjualan & Inventory) yang membantu pengelolaan penjualan dan stok barang secara lebih terstruktur.
Sesi demo menghadirkan Khairul Umam dari Inkubator Bisnis Kota Makassar dan Kholil Haq Al Hakim CTO GoDentist. Keduanya berperan sebagai judges yang memberikan feedback kepada peserta terkait pengembangan model bisnis, serta aspek teknologi dan implementasi Artificial Intelligence dari solusi yang dipresentasikan.
Tampilkan Semua
