JAKARTA, CILACAP.INFO – Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2026, pameran furnitur terbesar di Indonesia, kembali digelar di ICE BSD pada 5–8 Maret 2026. Dalam ajang internasional ini, mahasiswa Program Studi Desain Interior BINUS @Bandung menampilkan karya furnitur hasil pembelajaran dan eksplorasi kreatif sebagai langkah mempertemukan mereka dengan industri furnitur global.
Kesempatan tampil di IFEX 2026 hadir melalui kerjasama BINUS dan Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), serta Diandra Promosindo. Kolaborasi ini membuka paparan langsung terhadap standar industri, dinamika buyer & supplier, dan tren pasar internasional.
Partisipasi BINUS @Bandung di IFEX 2026 tidak hanya menampilkan karya, tetapi juga menjadi momentum pembelajaran nyata bagi mahasiswa. Melalui kolaborasi antara program studi Interior Design dan BINUS Entrepreneurship Center, mahasiswa diajak memahami bagaimana sebuah karya desain dapat merespon industri, bekerja sama dengan brand, serta disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan ruang profesi. Karya pameran Agriculture Modern Style mengintegrasikan prinsip modern dengan kearifan pertanian sebagai atmosfer yang membentuk karakter ruang. Ini merupakan hasil interpretasi kreatif mahasiswa terhadap tren furnitur kontemporer, mulai dari pemilihan material, penyusunan konsep ruang, hingga pengalaman pengunjung dalam booth pameran.
Dalam produksi booth pameran, karya pameran ini memperoleh dukungan dari Arkon Indonesia dan Tiffani Performance Fabrics. Arkon Indonesia dikenal luas dalam solusi bidang jasa desain interior dan kontraktor, dengan fokus mulai dari arsitektur ruangan sampai custom furniture. Sementara Tiffani Performance Fabrics merupakan produsen kain yang menyediakan berbagai solusi tekstil dengan spesialisasi kualitas premium seperti kebutuhan interior fabrics: indoor, outdoor, faux leather & curtain.
Lima desainer yang karyanya ditampilkan dalam pameran ini yaitu Florensia Karen Tangsul Alam, Samantha Angela Santosa, Dinara Aurelia, Hansel Frederich Majanto, dan Casey Karlijn Constantine. Sementara lainnya yang merupakan mahasiswa semester 4 terlibat berperan menangani aspek artistik, produksi, hingga operasional booth selama pameran berlangsung.


