“Di tengah perkembangan teknologi yang sangat pesat, kami percaya bahwa inovasi tidak hanya tentang menciptakan teknologi yang canggih, tetapi juga bagaimana teknologi tersebut tetap membawa nilai kemanusiaan. Melalui pengembangan robot Barachnida (Barry), kami memanfaatkan teknologi pemetaan berbasis sensor LIDAR untuk menciptakan sistem otonom yang mampu mengeksplorasi lingkungan secara mandiri. Ke depannya, teknologi ini diharapkan dapat membantu manusia menjangkau area yang sulit diakses sekaligus tetap menempatkan manusia sebagai pengambil keputusan utama,” ujar Denzel Polantika, Binusian program Computer Engineering BINUS University sekaligus pengembang proyek tersebut.
Robot Barachnida (Barry) yang dikembangkan juga berhasil membawa BINUS University masuk 30 besar Kompetisi Robot Sepak Bola Indonesia (KRSRI) 2021, menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam menghasilkan inovasi teknologi yang kompetitif di tingkat nasional.
Melalui dukungan ekosistem pendidikan yang kuat, fasilitas teknologi yang terus berkembang, serta kolaborasi erat dengan berbagai mitra industri, BINUS @Kemanggisan terus menjadi tempat lahirnya generasi inovator Digital Technology yang siap menghadapi tantangan masa depan serta berkontribusi dalam perkembangan industri digital Indonesia.
Ke depan, BINUS University berharap semakin banyak generasi muda yang terdorong untuk mengembangkan inovasi di bidang teknologi serta menciptakan solusi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, BINUS berkomitmen untuk terus melahirkan talenta-talenta digital yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga mampu membawa perubahan bagi masa depan Indonesia.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.
Tampilkan Semua

