Pahami Peran Gizi Seimbang dan Gula bagi Tubuh sebagai Kunci Energi Selama Puasa

Pahami Peran Gizi Seimbang dan Gula bagi Tubuh sebagai Kunci Energi Selama Puasa (1)
Pahami Peran Gizi Seimbang dan Gula bagi Tubuh sebagai Kunci Energi Selama Puasa (1)

Asupan karbohidrat dan gula saat sahur berperan penting dalam menyediakan glukosa yang akan digunakan tubuh secara bertahap sebagai sumber energi. Dengan demikian, tubuh tetap mampu menjalani berbagai aktivitas, mulai dari aktivitas fisik ringan hingga aktivitas kognitif seperti berpikir dan berkonsentrasi.

Aktivitas otak yang intens juga kerap memicu keinginan mengonsumsi makanan manis atau sugar craving. Hal ini terjadi karena otak membutuhkan glukosa sebagai sumber energi utamanya, terutama ketika tubuh sedang menjalani puasa dan tidak mendapatkan asupan makanan dalam waktu yang cukup lama.

Harvard Medical School menjelaskan bahwa glukosa merupakan sumber energi utama bagi otak. Oleh karena itu, asupan energi yang cukup sebelum memulai aktivitas harian sangat penting untuk membantu menjaga fokus, stamina, dan produktivitas. Dengan kata lain, sahur tidak sekadar menjadi waktu makan sebelum berpuasa, tetapi juga merupakan fase pengisian kembali energi setelah tubuh mengalami puasa alami saat tidur malam.

Gula, terutama dalam bentuk glukosa, merupakan salah satu sumber energi utama bagi tubuh manusia. Hampir seluruh sel tubuh menggunakan glukosa untuk menghasilkan energi, terutama otak dan otot yang bergantung pada zat tersebut sebagai bahan bakar utama.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar konsumsi gula tambahan tidak melebihi 10 persen dari total kebutuhan energi harian. Di Indonesia, Kementerian Kesehatan juga menganjurkan batas konsumsi gula tambahan sekitar 50 gram per hari untuk orang dewasa. Hal ini menunjukkan bahwa gula tetap dapat menjadi bagian dari pola makan sehari-hari, selama dikonsumsi dalam jumlah yang wajar dan disesuaikan berdasarkan kebutuhan setiap individu.

Menurut dr. Nadia Alaydrus, M.Kes. A3M, Dipl. AAAM, masyarakat perlu memahami bahwa gula tidak serta-merta berbahaya bagi tubuh.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait