JAKARTA, CILACAP.INFO – Ramadan kali ini menjadi momentum penting bagi percepatan pemanfaatan layanan perbankan digital, terutama di kalangan UMKM. Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, terus berperan aktif dalam mendorong akselerasi inklusi keuangan digital untuk UMKM. Sebagai Bank Partner, Bank Raya berpartisipasi dalam Lala Market Vol.10 yang berlangsung dari 6 hingga 8 Maret 2026 di Pondok Indah Mall 3, Lantai 5 – City Hall Venue, Jakarta Selatan.
Lala Market Vol.10 menghadirkan 120 booth brand lokal fashion dan lifestyle, serta berbagai aktivitas menarik yang dapat dinikmati pengunjung. Acara ini terbuka untuk umum, dan pengunjung dapat ngabuburit sambil berbelanja dengan mudah karena semua transaksi dapat dilakukan secara cashless menggunakan Aplikasi Raya.
Kicky Andrie Davetra, Direktur Bisnis Bank Raya, menjelaskan, “Sebagai digital attacker BRI Group, Bank Raya terus berupaya untuk mempercepat inklusi keuangan digital, khususnya bagi UMKM. Dengan menjadi Bank Partner pada Lala Market Vol.10, kami ingin mengenalkan kemudahan dan solusi yang dapat diberikan oleh bank digital untuk mendukung pertumbuhan usaha UMKM. Beragam produk dan fitur Aplikasi Raya membuat pengelolaan keuangan usaha semakin praktis.”
Dengan kehadirannya di Lala Market, Bank Raya tidak hanya berfokus pada pengenalan layanan digital untuk UMKM, tetapi juga memperkenalkan kemudahan transaksi menggunakan QRIS Bank Raya, sebuah solusi transaksi cepat dan aman.
Sebagai bagian dari program promosi, Bank Raya menyediakan cashback maksimal Rp35.000 bagi pengunjung yang melakukan transaksi menggunakan QRIS Bank Raya dengan minimum transaksi Rp150.000. Selain itu, pengunjung yang membuka rekening di booth Bank Raya juga berkesempatan mendapatkan merchandise eksklusif serta promo-promo menarik lainnya.
Kicky menambahkan, “Keikutsertaan Bank Raya dalam berbagai kegiatan komunitas dan event kreatif seperti ini merupakan strategi perusahaan untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan digital. Ke depan, Bank Raya akan terus menghadirkan solusi perbankan yang relevan dengan kebutuhan pelaku usaha dan masyarakat, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk membangun ekosistem UMKM digital yang berkembang dan berdaya saing.”
Tampilkan Semua