Jumlah Penumpang LRT Jabodebek Terus Meningkat, Capai 5,2 Juta Pengguna di Awal 2026

Jumlah Penumpang LRT Jabodebek Terus Meningkat Capai 5 2 Juta Pengguna di Awal 2026 (1)
Jumlah Penumpang LRT Jabodebek Terus Meningkat Capai 5 2 Juta Pengguna di Awal 2026 (1)

Kemudahan akses juga didukung oleh sistem pembayaran non-tunai yang semakin beragam. Selain kartu uang elektronik perbankan dan Kartu Multi Trip (KMT), transaksi digital melalui LinkAja, QRIS, dan Access by KAI terus menunjukkan peningkatan. Hal ini sejalan dengan pengembangan layanan berbasis teknologi yang memudahkan proses transaksi secara cepat dan praktis.

Dari aspek pelayanan, LRT Jabodebek menerapkan skema tarif dinamis (dynamic pricing) untuk memberikan fleksibilitas bagi pengguna pada jam sibuk maupun di luar jam sibuk. Peningkatan fasilitas terus dilakukan melalui optimalisasi gate, lift, dan eskalator, penyediaan signage yang informatif, penguatan integrasi antarmoda, serta peningkatan kebersihan dan kenyamanan area stasiun.

Pelakhar Manager of Public Relations LRT Jabodebek Bramantya Candrika, menyampaikan bahwa pertumbuhan ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan LRT Jabodebek.

“Peningkatan jumlah pengguna pada awal 2026 menunjukkan bahwa LRT Jabodebek semakin menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Kami akan terus menjaga keandalan operasional, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat integrasi dengan moda lain agar masyarakat mendapatkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien,” ujar Bram.

Ke depan, LRT Jabodebek akan terus melakukan evaluasi dan penguatan layanan, baik dari sisi operasional, fasilitas, maupun pengalaman pelanggan, guna mendukung mobilitas masyarakat perkotaan yang semakin dinamis dan berkelanjutan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait