“Krakatau Steel Group berkomitmen untuk terus mendukung agenda-agenda dari Dirjen Migas untuk menyediakan layanan terbaik dalam membangun ketahanan energi,” ujar Hernowo.
Komitmen Optimalisasi Produk Lokal dengan TKDN 60%
Selain memenuhi spesifikasi teknis yang ketat, penggunaan pipa produksi Krakatau Steel Group dalam proyek ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk mengoptimalkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Dengan estimasi nilai TKDN mencapai 60%, proyek Pipanisasi Dusem menjadi preseden penting dalam kemandirian industri nasional.
Hal ini sejalan dengan arahan Presiden untuk memprioritaskan material dalam negeri dalam setiap Proyek Strategis Nasional, yang tidak hanya menghemat devisa negara tetapi juga memberikan multiplier effect bagi ekosistem industri baja domestik.
Sejalan dengan Asta Cita
Pengiriman perdana pipa baja Proyek Dumai–Sei Mangkei oleh Krakatau Steel Group selaras dengan visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat kedaulatan energi, mendorong hilirisasi industri, serta meningkatkan penggunaan produk dalam negeri.
Langkah Krakatau Steel ini menjadi wujud konkret dukungan terhadap agenda besar pemerintahan dalam membangun kemandirian ekonomi nasional yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Tentang Proyek Dumai–Sei Mangkei (Dusem)
Proyek Pipanisasi Dusem merupakan bagian dari jaringan pipa gas bumi dari Duri hingga Belawan. Ditargetkan rampung pada 2027, proyek ini akan mengalirkan gas dari Wilayah Kerja (WK) Andaman ke Jawa, menciptakan efisiensi energi nasional yang signifikan serta mendukung transisi energi hijau di Indonesia.
Sekilas Tentang PT Krakatau Steel (Persero) Tbk
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk merupakan perusahaan manufaktur baja terintegrasi yang didirikan pada 31 Agustus 1970. Selain bergerak di sektor industri baja, Krakatau Steel Group juga mengembangkan bisnis kawasan industri terpadu, kepelabuhanan, logistik, penyediaan air industri, penyediaan energi melalui pembangkit listrik, serta sejumlah ventura bersama dengan perusahaan Korea dan Jepang.
Tampilkan Semua

