Kenapa Skin Barrier Bayi Lemah?
Ada beberapa alasan kenapa skin barrier bayi lemah, dan sebagian besar sering terjadi dalam keseharian tanpa disadari oleh Mom & Dad.
- Faktor Usia dan Perkembangan Kulit
Pada newborn, kulit masih dalam tahap adaptasi dengan lingkungan luar. Ini membuat kemampuan kulit menahan kelembapan masih terbatas.
- Terlalu Sering Mandi atau Air Terlalu Panas
Mandi memang penting, tapi mandi terlalu sering atau menggunakan air panas dapat menghilangkan minyak alami kulit yang berfungsi sebagai pelindung.
- Produk Perawatan yang Kurang Lembut
Sabun atau lotion dengan formula kurang cocok bisa mengganggu keseimbangan skin barrier dan memperparah kondisi kulit sensitif.
- Perubahan Suhu dan Lingkungan
AC, cuaca panas, atau udara kering bisa mempercepat penguapan air dari kulit bayi.
Karena itulah, kulit bayi membutuhkan perawatan yang terbukti secara klinis aman untuk kulit sensitif dan rentan eksim, sekaligus mampu memberikan hidrasi tahan lama.
Dampak Buruk Skin Barrier Bayi Lemah
Skin barrier yang tidak berfungsi optimal bisa memicu berbagai masalah kulit bayi, seperti:
Kulit kering berkepanjangan
Ruam dan kemerahan berulang
Kulit terasa kasar dan tidak nyaman
Bayi menjadi rewel karena rasa gatal atau tidak nyaman
Kulit tampak kusam dan kehilangan kilau alaminya
Jika dibiarkan, kondisi ini bisa membuat kulit bayi semakin sensitif. Maka dari itu, penting untuk segera mengambil langkah perawatan yang tepat, dengan fokus pada pengunci kelembapan, hidrasi tahan lama, dan penggunaan rutin 1–2 kali sehari.
Cara Memperkuat Skin Barrier Bayi
Kabar baiknya, skin barrier bayi bisa diperkuat dengan rutinitas perawatan yang konsisten dan lembut. Berikut beberapa langkah yang bisa Mom & Dad lakukan di rumah:
- Gunakan Produk dengan Kandungan Pendukung Skin Barrier
Bahan seperti ceramide dikenal membantu memulihkan dan memperkuat lapisan pelindung kulit. Ketika skin barrier terjaga, kulit bayi akan lebih mampu mempertahankan kelembapan alaminya.
- Pilih Perawatan yang Aman untuk Kulit Sensitif & Rentan Eksim
Pastikan produk yang digunakan lembut, hypoallergenic, dan dermatologically tested. Perawatan seperti ini lebih aman digunakan setiap hari tanpa membuat kulit “lelah”.
- Jaga Hidrasi Kulit Secara Rutin
Mengoleskan lotion setelah mandi dan sebelum tidur membantu mengunci kelembapan. Idealnya dilakukan 1–2 kali sehari agar kulit tetap terhidrasi sepanjang hari.
- Gunakan Tekstur yang Ringan dan Nyaman
Lotion dengan tekstur ringan dan non-sticky lebih nyaman digunakan bayi dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.
- Jadikan Rutinitas sebagai Momen Bonding
Mengoleskan lotion bisa jadi momen sentuhan lembut antara Mom & Dad dan si kecil. Selain menutrisi kulit, bayi juga merasa lebih tenang dan nyaman.
Tampilkan Semua

