Telkom AI Center of Excellence Dukung Peluncuran Program Gig Economy, Perkuat Peran AI dalam Pengembangan Talenta Digital

Telkom AI Connect
Telkom AI Connect

BANDUNG, CILACAP.INFO — Telkom AI Center of Excellence menegaskan komitmennya dalam mendukung peluncuran Program Gig Economy melalui penguatan peran kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan daya saing talenta digital Indonesia di tengah transformasi ekonomi berbasis proyek dan teknologi.

Rangkaian kegiatan Program Gig Economy yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia diawali dengan sesi talkshow pada Rabu, 29 Januari 2026, sebagai ruang diskusi terbuka antara pemerintah, industri, dan akademisi dalam membahas kesiapan talenta digital Indonesia menghadapi perubahan dunia kerja berbasis proyek dan ekonomi digital.

Talkshow ini menjadi forum strategis untuk menggali peluang dan tantangan gig economy serta peran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam membentuk ekosistem kerja masa depan. Diskusi menghadirkan beragam perspektif lintas sektor yang menyoroti pentingnya penguatan keterampilan, adaptabilitas talenta, dan kolaborasi ekosistem dalam menjawab dinamika ekonomi digital yang terus berkembang.

Telkom AI Center of Excellence Melalui AI Connect Berbagi Perspektif Industri dalam Talkshow

Dalam sesi talkshow tersebut, Mizan Lazuardi, Program Lead Telkom AI Connect sekaligus perwakilan dari Telkom AI Center of Excellence, hadir sebagai salah satu narasumber. Mizan memaparkan bagaimana gig economy membuka ruang yang luas bagi talenta digital untuk mengembangkan keahlian melalui proyek-proyek berbasis skill, sekaligus membangun portofolio yang relevan dengan kebutuhan industri.

Ia juga menekankan bahwa penguasaan AI menjadi faktor krusial agar talenta muda tidak hanya berperan sebagai pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya sebagai alat strategis untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi kerja, dan daya saing di era ekonomi digital.

Diskusi ini turut menghadirkan James Karnadi, CEO Aman-innov8, yang memberikan pandangan mengenai penguatan ekosistem inovasi serta peran teknologi digital dalam mendorong pertumbuhan bisnis. Yonathan Yeremia, CEO Solusindo SiDIk Digital, memberikan wawasan praktis terkait pengembangan solusi digital yang berangkat dari kebutuhan nyata pasar. Dari sisi akademisi, Muhammad Yorga Permana, Associate Professor di Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB), melengkapi diskusi dengan pandangan akademis mengenai tren pekerjaan digital dan implikasi gig economy terhadap pengembangan talenta masa depan.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait