JAKARTA, CILACAP.INFO –
Provinsi Jawa Tengah terus menunjukkan dinamika ekonomi yang solid menjelang awal 2026. Data resmi dari Badan Pusat Statistik mencatat bahwa perekonomian Jawa Tengah tumbuh 5,37 persen pada tahun 2025, meningkat dari capaian tahun sebelumnya dan berada di atas rata-rata nasional, yang mencerminkan penguatan aktivitas produksi, konsumsi, dan ekspor jasa serta barang di berbagai sektor. Capaian ini sekaligus menjadi modal penting bagi pemerintah daerah dalam upaya mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi di tahun-tahun mendatang.
Upaya percepatan pertumbuhan tersebut sejalan dengan target jangka menengah yang dibangun oleh pemerintah daerah. Dalam dokumen perencanaan pembangunan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menetapkan kerangka target pertumbuhan ekonomi naik secara bertahap hingga mendekati atau melampaui 8 persen pada akhir periode perencanaan (2030), sebagai bagian dari strategi memperkokoh daya saing regional dan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.
Menyambut momentum tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperluas jaringan layanan di Jawa Tengah dengan membuka dua kantor cabang sekaligus pada bulan Februari 2026. Langkah ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan pembiayaan yang lebih dekat, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan ekonomi lokal di tengah upaya pemulihan dan percepatan pertumbuhan.
Kantor Cabang pertama resmi dibuka di Kabupaten Kudus pada 5 Februari 2026. Kudus merupakan salah satu daerah dengan struktur ekonomi yang kuat, didukung oleh aktivitas industri pengolahan dan perdagangan yang signifikan, yang kinerja ekonominya sempat menempatkan kabupaten ini sebagai salah satu kontributor utama PDRB Provinsi Jawa Tengah dalam empat tahun terakhir. Kehadiran BRI Finance di sana diharapkan dapat memperkuat akses pembiayaan bagi pelaku usaha, termasuk UMKM dan sektor industri lokal.
Tampilkan Semua