Direktur Utama IPCC, Sugeng Mulyadi, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari upaya berkelanjutan Perseroan dalam memperkuat peran strategis terminal kendaraan di tengah transformasi industri otomotif nasional.
“Kami melihat pertumbuhan ini tidak semata sebagai peningkatan volume, tetapi sebagai bagian dari proses membangun ekosistem logistik kendaraan yang lebih adaptif, efisien, dan berkelanjutan. IPCC berkomitmen untuk terus mendukung daya saing industri otomotif nasional, baik untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun memperluas kontribusi Indonesia di pasar global,” ujar Sugeng.
Sejalan dengan penguatan peran IPCC dalam mendukung rantai pasok industri nasional yang berkelanjutan serta ekosistem hilirisasi pertambangan yang dicanangkan Pemerintah, Perseroan mencatat kinerja positif pada layanan kargo alat berat yang menempati posisi kedua terbesar, dengan pertumbuhan 24% YoY atau bertambah 6.325 unit, sehingga total penanganan alat berat secara konsolidasi mencapai 32.677 unit pada tahun 2025. Sementara itu, peningkatan paling signifikan terjadi pada layanan kargo truk/bus yang tumbuh 46,32% YoY, 80.893 unit lebih banyak atau secara konsolidasi menjadi 255.502 unit. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya aktivitas pertambangan domestik seiring implementasi program hilirisasi industri sumber daya mineral, yang mendorong kebutuhan sarana angkut dalam jumlah besar. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, IPCC secara berkelanjutan memperluas cakupan layanannya dengan mengoperasikan lima terminal satelit, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan yang lebih merata, adaptif, dan efisien yang dilengkapi oleh sistem operasi terintegrasi dan berbasis digitalisasi.
“Kami menjalankan setiap inisiatif dengan semangat melayani sepenuh hati. Transformasi digital melalui PTOS-C, inovasi layanan berupa PDC, layanan terintegrasi dan end to end service, serta penguatan kolaborasi kami yakini bukan hanya mendorong kinerja, tetapi juga membangun kepercayaan jangka panjang. Melalui tagline baru Integrated Auto Solutions, IPCC berkomitmen untuk tumbuh secara sehat dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pengguna jasa, pemangku kepentingan, dan ekosistem logistik nasional,” pungkas Sugeng.
Tentang PT Pelindo Multi Terminal
PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) merupakan Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang fokus pada pengelolaan operasional terminal nonpetikemas di Indonesia.

