Untuk memastikan layanan berjalan optimal, KAI Daop 9 Jember menyiapkan sumber daya manusia kesehatan yang profesional dan berkompeten. Klinik Mediska Jember diperkuat oleh empat dokter umum, satu dokter gigi, satu apoteker, satu bidan, satu perawat, serta satu petugas administrasi. Sementara itu, Klinik Mediska Ketapang dan Klinik Mediska Probolinggo masing-masing didukung oleh dokter umum, dokter gigi, apoteker, dan perawat. Komposisi tenaga medis ini menjadi bagian penting dalam menjaga mutu pelayanan serta rasa aman bagi setiap pasien yang datang.
Dari sisi layanan, Klinik Mediska Daop 9 menyediakan beragam fasilitas kesehatan, mulai dari pemeriksaan Rawat Jalan Tingkat Pertama (RJTP), pelayanan kesehatan gigi termasuk scaling, layanan farmasi, pemeriksaan EKG, hingga pemeriksaan laboratorium sederhana seperti cek gula darah, kolesterol, dan asam urat. Klinik juga melayani pembuatan surat keterangan sehat serta pemeriksaan buta warna yang banyak dibutuhkan masyarakat.
Seiring perkembangan teknologi, Klinik Mediska turut menghadirkan kemudahan melalui transformasi digital. Peserta BPJS Kesehatan kini dapat melakukan pendaftaran secara mandiri melalui aplikasi Mobile JKN, sehingga waktu tunggu dapat ditekan dan proses pelayanan menjadi lebih efisien. Dari sisi operasional, Klinik Mediska Jember melayani pasien Senin hingga Sabtu pukul 08.00–20.00 WIB, sedangkan Klinik Mediska Ketapang dan Probolinggo beroperasi Senin hingga Sabtu pukul 08.00–14.00 WIB.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyampaikan bahwa peningkatan layanan kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kualitas hidup masyarakat di wilayah operasional kereta api.
“Bagi KAI, Klinik Mediska bukan sekadar fasilitas pendukung operasional, tetapi wujud nyata kehadiran perusahaan di tengah masyarakat. Dengan tenaga medis yang profesional dan layanan yang terus kami kembangkan, kami ingin memastikan setiap orang yang datang merasa dilayani dengan baik dan pulang dengan rasa aman,” ujar Cahyo.
Tampilkan Semua

