JAKARTA, CILACAP.INFO – Lokasoka memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional dengan menggandeng ratusan UMKM lokal untuk menghadirkan koleksi hampers Lebaran yang bernilai guna dan estetis, sebagaimana diumumkan pada 27 Januari 2026. Inisiatif ini mengintegrasikan peran Lokasoka sebagai platform B2B yang mengkurasi produk, memfasilitasi personalisasi desain, hingga distribusi guna membuka akses pasar yang lebih luas bagi pengrajin daerah.
Langkah kolaboratif ini tidak hanya menjawab kebutuhan pasar akan souvenir bermakna, tetapi juga mentransformasi tradisi berbagi saat Idul Fitri menjadi gerakan nyata dalam mendorong pertumbuhan sektor riil di Indonesia.
Tradisi berbagi hampers saat perayaan Idul Fitri bukan sekadar kebiasaan memberi hadiah, tetapi telah menjadi bagian penting dari ekspresi kasih sayang, apresiasi, dan hubungan sosial di masyarakat Indonesia.
Lebaran menjadi momen yang dinanti setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa, dan pemberian hampers menjadi bagian yang memperkaya tradisi Lebaran secara budaya dan emosional.
Sejarah dan Transformasi Tradisi Hampers
Awal mula istilah hampers sendiri berasal dari bahasa Perancis “Hanapier”, yang menunjukkan keranjang untuk piala. Perkembangan tradisi ini berlanjut sejak abad ke-11 dan semakin populer pada masa industri, berubah dari logistik sederhana menjadi bingkisan mewah yang digunakan pada berbagai perayaan.
Seiring berjalannya waktu, bentuk dan fungsi hampers terus bertransformasi hingga menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Lebaran di Indonesia. Di Lokasoka, hampers Lebaran bisa disulap jadi hadiah yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga memiliki nilai guna dan makna emosional bagi penerimanya.
Mulai dari pilihan produk berkualitas, desain kemasan yang elegan, hingga opsi personalisasi logo atau kartu ucapan, setiap hampers dirancang untuk merepresentasikan perhatian dan apresiasi yang tulus.
Tampilkan Semua
