“Jalur fungsional Ambawara-Bawen akan menjadi alternatif bagi pengguna jalan dari arah Jalan Tol Semarang-Solo yang keluar melalui Gerbang Tol Bawen yang menuju sejumlah wilayah tujuan mudik seperti Magelang dan Temanggung. Jalur fungsional ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan yang selama ini kerap terjadi di Exit Bawen pada periode Lebaran. Dengan tidak adanya persimpangan dan lampu lalu lintas di ruas tol,” lanjut Rivan.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, jalur fungsional Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Seksi Prambanan-Purwomartani serta jalur fungsional Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 Ruas Ambarawa-Bawen diharapkan mampu memecah kepadatan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 di wilayah Jawa Tengah dan DIY.
“Kami menyambut gembira dengan adanya ruas tol fungsional Yogyakarta-Bawen, tentunya bangkitan arus yang dari Jakarta dan Semarang menuju Solo dan Yogyakarta nanti bisa terpecah, sehingga skenario rekayasa lalu lintas menjadi lebih tepat, termasuk pemberlakuan one way atau contraflow bila diperlukan. Kami juga telah berkoordinasi dengan Jasa Marga dan para pemangku kepentingan terkait untuk menyiapkan pengaturan akses masuk dan keluar tol, termasuk di jalur fungsional Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo segmen Prambanan-Purwomartani. Dengan demikian, diharapkan saat Operasi Ketupat nanti arus lalu lintas dapat berjalan lancar dan terkendali,” kata Agus.
Senada dengan Agus, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan menyampaikan bahwa pengoperasian dua jalur fungsional tersebut menjadi bagian penting dalam mengantisipasi peningkatan arus mudik dan balik Lebaran 2026.
“Secara historis, DIY dan Jawa Tengah menjadi salah satu tujuan favorit di Pulau Jawa. Jadi dengan rencana jalur fungsional Ambarawa-Bawen, ini sangat membantu, terutama untuk masyarakat yang menuju Temanggung dan Magelang. Tentu dengan pemberlakuan fungsional ini akan mendukung kelancaran sehingga hari ini kami memastikan bahwa sarana prasarananya sudah siap, terutama yang termasuk dalam unsur keselamatan,” ucap Aan.
Seluruh persiapan pengoperasian jalur fungsional dilakukan dengan mengacu pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta mengutamakan aspek keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran lalu lintas. Dengan kesiapan dua jalur fungsional di wilayah DIY dan Jawa Tengah tersebut, Jasa Marga menargetkan distribusi lalu lintas yang dapat memecah kepadatan pada periode arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 2026, serta memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi pengguna jalan.
Tentang PT Jasa Marga (Persero) Tbk
PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Plaza Tol Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta
Email: corcomm@jasamarga.co.id

