Ia menambahkan bahwa inisiatif pengurangan emisi karbon, pencegahan polusi, serta penyediaan fasilitas ramah lingkungan merupakan bagian dari kontribusi nyata KAI Bandara dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan nasional.
“KAI Bandara berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi publik yang tidak hanya andal dan terintegrasi, tetapi juga berwawasan lingkungan. Ke depan, kami akan terus memperkuat inovasi dan kolaborasi untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan,” tambahnya.
Penilaian Indonesia Green Awards dilakukan melalui desk review menggunakan metodologi La Tofi ESG Rating, yang mengukur kesesuaian antara risiko dan aksi keberlanjutan perusahaan. Proses ini ditinjau oleh tim penilai independen yang dipimpin oleh La Tofi Chairman La Tofi School of CSR, Ibnu Hamad, Profesor Komunikasi Universitas Indonesia, Jo Kumala Dewi Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup, serta tim penilai lainnya.
Melalui pencapaian ini, PT Railink menegaskan perannya sebagai pelaku transportasi publik yang aktif mendukung upaya pelestarian lingkungan, pengurangan emisi karbon, serta penguatan praktik ESG secara berkelanjutan di industri perkeretaapian nasional.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id
About PT Railink
PT Railink (“KAI Bandara”) merupakan anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia dan Angkasa Pura Indonesia yang menyediakan layanan angkutan penumpang dari pusat kota ke bandar udara melalui perkeretaapian. Pengoperasian layanan KA Bandara pertama kali pada tahun 2013 dari Kota Medan menuju Kualanamu International Airport, kemudian pada tahun 2018 pengoperasian KA Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta). Kemudian Pada April 2022, PT Kereta Api Indonesia menugaskan KAI Bandara untuk mengoperasikan layanan KA Bandara Yogyakarta International Aiport, sehingga memperluas jangkauan layanan kereta bandara di Indonesia.


