Gelombang gaya hidup sehat tengah melanda kota-kota besar di Indonesia. Fenomena olahraga kekinian, mulai dari fun run, tenis, padel, hingga pilates, kini menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas masyarakat produktif. Sama pentingnya, kesadaran menjaga kebugaran fisik ini juga perlu diiringi dengan kesiapan finansial untuk menghadapi risiko kesehatan.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) per Oktober 2025 mencatat inflasi di sektor kesehatan mencapai 2,11% (year on year). Angka ini menjadi sinyal peringatan bahwa biaya perawatan medis, obat-obatan, dan layanan rumah sakit terus merangkak naik, sering kali lebih cepat dibandingkan kenaikan pendapatan rata-rata.
Di tengah situasi ini, Cermati Protect melihat adanya celah urgensi, masyarakat semakin rajin berinvestasi pada preventive health dengan melakukan aktivitas olahraga rutin, sementara kerentanan terhadap curative cost (biaya pengobatan) yang mahal masih tetap tinggi.
Juanri, VP of Insurance Cermati Protect, menyoroti fenomena gaya hidup sehat ini sebagai tantangan ganda bagi masyarakat modern dari risiko kesehatan dan risiko finansial. “Kami mengamati tren menarik, semakin banyak orang berinvestasi pada aktivitas fisik dan gaya hidup sehat, tetapi risiko kesehatan tak hilang begitu saja, dan konsekuensi finansial dari sakit mendadak tetap harus diantisipasi. Di Cermati Protect, kami ingin mengisi celah tersebut. Asuransi kesehatan bukan sekadar produk keuangan, melainkan enabler yang memastikan semangat hidup sehat mereka tetap utuh, bahkan ketika risiko medis muncul tiba-tiba. Misi kami sederhana, membuat perlindungan kesehatan semudah memesan lapangan olahraga. Cepat, transparan, dan terjangkau,” jelas Juanri.
Tampilkan Semua

