Yuskal menambahkan bahwa ekspansi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan aksesibilitas layanan logistik. “Penambahan service point menjadi langkah strategis kami untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat dan pelaku usaha, sekaligus memperkuat jaringan distribusi logistik,” jelasnya.
Selain itu, pertumbuhan juga tercatat pada layanan KALOG Pro, khususnya penanganan angkutan limbah B3 yang tumbuh 31 persen dibandingkan capaian periode sepanjang 2024, dari 10.386 ton menjadi 13.554 ton hingga November 2025. Peningkatan ini merepresentasikan kepercayaan industri terhadap KAI Logistik dalam penanganan pengiriman limbah yang aman dan terkendali, sekaligus mendukung agenda green logistics dan keberlanjutan lingkungan.
“Dengan menjadikan moda kereta api sebagai tulang punggung operasional, KAI Logistik berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan logistik yang aman, efisien, dan terjadwal. Melalui pengelolaan yang terintegrasi dan berkelanjutan, kami akan terus menjaga keandalan distribusi logistik nasional sekaligus berkontribusi dalam mendukung efisiensi transportasi dan keberlanjutan lingkungan,” tutup Yuskal.
Tentang KAI Logistik
PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) dibentuk dengan tujuan melayani distribusi logistik berbasis kereta api, dengan kemasan bisnis hingga layanan door to door service untuk memberikan pelayanan yang excellent bagi Pelanggan. KAI Logistik fokus pada orientasi bisnis sebagai jasa layanan distribusi logistik terpadu (total logistics solution) melalui “End-to-End Services”. Mengusung tagline KAI Logistik Ispossible yaitu semuanya menjadi mungkin, KAI Logistik menyediakan ragam layanan logistik melalui 3 segmentasi yaitu KALOG Express, KALOG Plus dan KALOG Pro.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Tampilkan Semua

