Baik di Jepang maupun Indonesia, pesannya sama: pengetahuan, kesiapsiagaan, dan aksi bersama adalah kunci untuk menyelamatkan kehidupan dan membangun ketangguhan di masa depan.
Proyek Tsunami Regional UNDP–Pemerintah Jepang
Proyek Tsunami regional UNDP, didukung oleh Pemerintah Jepang, menggunakan sekolah sebagai titik masuk untuk memperkuat ketangguhan masyarakat. Sejak 2017, proyek ini telah mendukung sekitar 800 sekolah di Asia-Pasifik, menjangkau lebih dari 220.000 siswa, guru, dan anggota masyarakat melalui latihan evakuasi.
Di Bali, UNDP bekerja bersama BPBD dan FPRB dalam memfasilitasi kemitraan yang inovatif. Di Tanjung Benoa, sepuluh hotel telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan pemerintah setempat dan sekolah-sekolah terdekat untuk berfungsi sebagai tempat evakuasi vertikal saat terjadi bencana.
“Jepang tetap berkomitmen untuk bekerja bersama dengan UNDP dan mitra-mitra lainnya untuk membangun masyarakat yang lebih tangguh dan aman dari bencana,” ujar Itsuki Nishizawa, Investment and Trade AttachĂ©, Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.
Masyarakat yang Siap Siaga
Tsunami Amazing Race di Serangan membuktikan bahwa sekolah, masyarakat, dan pemerintah dapat bekerja sama membangun budaya kesiapsiagaan. Melalui kolaborasi UNDP bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kementerian Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, dan Pemerintah Jepang, Kelurahan Serangan menjadi contoh bagaimana pembelajaran bersama dan partisipasi lokal dapat menyelamatkan kehidupan.
Bapak I Putu Suta Wijaya (Suta), Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Provinsi Bali, berpesan, “Saya berharap pembelajaran yang kita lakukan hari ini diingat oleh anak-anak. Kesiapsiagaan dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Anak-anak belajar secara langsung, dan itu yang membuatnya berbeda. Semoga kegiatan ini membantu mereka untuk mengingat dan mengimplementasikan apa yang telah mereka pelajari.”
Tampilkan Semua

