Ahmad Ardianto juga memaparkan kinerja keberlanjutan yang semakin kuat. Per semester I 2025, ANTAM telah menanam hampir 29 ribu pohon, menurunkan konsumsi energi hingga 4,3 juta gigajoule, mereklamasi 77 hektare lahan atau lebih dari separuh target tahunan, serta memperbaiki skor risiko ESG Sustainalytics dari kategori tinggi (31) menjadi 29,2.
“Mudah-mudahan kami bisa menurunkan lagi ke level medium bahkan low agar semakin memperkuat tata kelola lingkungan dan sosial ANTAM,” ujarnya.
Ia menegaskan momentum positif ini tidak lepas dari dukungan DPR, pemerintah, dan para pemangku kepentingan. ANTAM berkomitmen terus melanjutkan transformasi bisnis berbasis hilirisasi dan keberlanjutan.
“Kami berharap Komisi VI terus memberikan masukan dan kritik, karena suara rakyat penting bagi kami agar tidak salah dalam melaksanakan mandat hilirisasi ini,” pungkasnya.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Tampilkan Semua
