“Sebagai seseorang yang sangat menghargai kesehatan tetapi juga menyukai makanan yang benar-benar enak, YAVA sangat cocok dengan gaya hidup saya. Tidak ada lagi dilema antara rasa dan nutrisi,” ujar Nana Mirdad. “Bagi saya, YAVA adalah bukti bahwa hidup sehat seharusnya menjadi pengalaman yang menyenangkan. Apalagi mengetahui produk-produk YAVA dibuat dari bahan asli Indonesia, seperti gula lontar, dan mendukung petani lokal, tentu memberikan nilai lebih yang membuat saya bangga menjadi bagian dari perjalanan ini.-Tutupnya”
Dari Petani Hingga Konsumen: Komitmen terhadap Dampak Nyata Keberhasilan YAVA tidak hanya diukur dari penjualan, melainkan juga dampak sosial. Dengan model bisnis “farmer-to-snack”, YAVA memberdayakan petani lokal sekaligus memastikan keadilan dalam rantai pasok. Komitmen pemberdayaan ini juga tercermin dari peran mayoritas perempuan yang menduduki posisi penting dalam lini produksi.
Riset internal menunjukkan kepercayaan konsumen pada YAVA kian kuat, dengan asosiasi merek teratas meliputi kata-kata seperti “sehat”, “bergizi”, “enak”, dan “lokal dengan nuansa global”. “Tujuan kami adalah membuat kebaikan terasa mudah diakses, menyenangkan, dan nyata bagi semua orang dalam keseharian mereka. The Joy of AND berarti konsumen bisa menikmati makanan yang enak sekaligus bergizi, praktis sekaligus bermakna,” tambah Lydwina Suherli.
Dengan peluncuran YA’Bar, YAVA menghadirkan pengalaman baru dalam menjalani hidup sehat tanpa kompromi antara rasa dan gizi. Menggunakan bahan-bahan asli Indonesia yang menggabungkan kelezatan, nutrisi, tradisi, serta inovasi, YAVA membuktikan bahwa hidup sehat kini bisa lebih sederhana, menyenangkan, dan bermakna—kapan saja, di mana saja—bersama semangat “The Joy of AND”.
Tentang YAVA
YAVA merupakan pelopor makanan sehat dan lezat yang lahir dari misi kemanusiaan pada 2012 di Desa Ban, Bali Timur. Nama YAVA terinspirasi dari bahasa Sanskerta yang berarti biji-bijian utuh dan nasib baik. Sejak awal, YAVA berkomitmen menghadirkan keseimbangan antara enak dan sehat, tradisi dan inovasi, serta bisnis dan dampak sosial.
Saat ini, YAVA memimpin pasar granola Indonesia yang didukung lebih dari 500 pahlawan lokal yang menggerakkan operasional pabrik di Desa Ban. Produk YAVA telah hadir di lebih dari 70.000 outlet di seluruh Indonesia, menembus 15 pasar internasional, dan mengantongi sertifikasi keamanan pangan global BRC Grade ‘A’. Mengusung visi ‘Happy Food, Happy Soul’, YAVA terus mendukung petani kecil, memberdayakan perempuan pedesaan, dan menghadirkan kebaikan dalam setiap gigitannya.
Tampilkan Semua

