Pelindo Solusi Logistik dan PHI Group Jalin Sinergi Kelola Aset Properti Strategis di Surabaya

Pelindo Solusi Logistik dan PHI Group Jalin Sinergi Kelola Aset Properti Strategis di Surabaya
Pelindo Solusi Logistik dan PHI Group Jalin Sinergi Kelola Aset Properti Strategis di Surabaya

JAKARTA, CILACAP.INFO – PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL), Subholding BUMN Pelabuhan Indonesia (Pelindo), menjalin kolaborasi strategis dengan Pelangi Hotel Internasional (PHI Group) terkait pengelolaan aset Jembatan Merah Plaza II di Surabaya, Jawa Timur. Aksi korporasi ini menandai langkah SPSL dalam strategi optimalisasi aset sekaligus mendukung pengembangan kawasan perkotaan berbasis kolaborasi antara BUMN dan mitra swasta.

Direktur Komersial & Teknik PT Pelindo Solusi Logistik, Ruri I. Rachmaputri, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat portofolio bisnis hinterland development, khususnya melalui layanan building & facility management.

“Optimalisasi aset menjadi salah satu fokus strategis kami dalam mendukung visi Pelindo sebagai BUMN kepelabuhanan yang modern, adaptif, dan berdaya saing. Kolaborasi dengan PHI Group ini tidak hanya bertujuan meningkatkan nilai tambah aset, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar,” ujar Ruri.

Jembatan Merah Plaza II memiliki potensi besar sebagai salah satu simpul aktivitas di Surabaya. Dengan lokasi yang berdekatan dengan kawasan warisan budaya kota lama dan ditunjang oleh akses transportasi yang baik serta kapasitas parkir yang memadai, aset ini dinilai strategis untuk dikembangkan menjadi destinasi baru yang mampu menggerakkan ekonomi lokal, terutama melalui penguatan aktivitas ekonomi malam dan pemanfaatan potensi pariwisata budaya.

“Dalam konteks reposisi aset, kami bersama mitra tengah mengeksplorasi konsep destinasi ‘plaza hiburan’ dengan pengembangan terintegrasi, dan opsi potensi pengembangan lainnya. Semua ini sedang dikaji untuk memastikan arah pengembangan yang sesuai dengan tren pasar dan kebutuhan masyarakat,” tambah Ruri.

Sebagai langkah awal, SPSL dan PHI Group menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/ MOU) dengan ruang lingkup meliputi inventarisasi dan pertukaran data aset, penyusunan studi kelayakan komprehensif yang mencakup aspek komersial, keuangan, teknis, operasional, dan hukum, serta perumusan kerangka kerja sama yang mendefinisikan peran dan tanggung jawab masing-masing pihak. SPSL dan PHI Group juga akan memastikan seluruh proses memenuhi ketentuan perizinan serta regulasi yang berlaku.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait