Sebagai bank digital, Bank Raya memiliki keunggulan produk digital yang komprehensif (cross segment digital product) dengan jaringan O2O yang tersebar di seluruh Indonesia, tidak hanya melalui jaringan kerja Bank Raya, tetapi juga jaringan unit kerja dan ATM Bank BRI, jaringan Agen BRILink, dan jaringan Indomaret, serta didukung oleh ekosistem BRI Group. Disamping itu, dengan keunggulan Online to Offline (O2O) melalui Community Branch yang tersebar di berbagai daerah juga akan semakin mempermudah akses nasabah dan mengoptimalkan potensi untuk pemberdayaan komunitas guna mendorong pertumbuhan transaksi di Bank Raya.
“Kami memanfaatkan jaringan O2O yang dimiliki eksosistem BRI seperti ATM dan Agen BRILink agar dapat melakukan setor dan tarik tunai dan hal tersebut merupakan competitive advantage Bank Raya sebagai bank digital BRI Group. Sementara untuk Community Branch kami yang berada di 23 daerah, kami gunakan untuk menjadi tempat berkumpulnya pelaku usaha di daerah untuk dapat menangkap peluang bisnis mereka. Kami membuat Community Branch sebagai tempat diskusi dan mengadakan forum literasi keuangan bekerjasama dengan narasumber yang memiliki komunitas usaha” ujar Kicky.
Disamping itu, Bank Raya juga dinilai mampu menghadirkan solusi perbankan digital end-to-end yang terintegrasi. Seperti misalnya Saku Bisnis untuk pemberdayaan pelaku usaha yang memudahkan mereka dalam mengatur keuangan dan transaksi harian usaha, QRIS Bisnis yang terintegrasi dengan Saku Bisnis dan dapat dilakukan empat kali pencairan dalam satu hari, juga penambahan fitur akses kasir saku bisnis. Disamping itu, untuk Saku Bareng, fitur menabung kolektif hingga tiga ratus anggota, saat ini juga dilengkapi dengan fitur Tagih Uang untuk melakukan penagihan dan pembayaran untuk admin dan anggota yang komunitas yang tergabung di Saku Bareng.
Melalui komitmen inovasi produk digital dan pertumbuhan bisnis digital yang berkualitas, Bank Raya mampu secara konsisten menumbuhkan kinerjanya, tercermin pada kinerja cemerlang pada Kuartal I/2025 dengan pencapaian positif di berbagai indikator keuangan. Bank Raya mencatatkan perolehan Laba Bersih pada Kuartal I/2025 mencapai Rp16,92 miliar atau tumbuh menembus 84,7% (yoy) bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pada Kuartal I/2025, total aset Bank Raya tercatat tumbuh 9% (yoy) mencapai Rp13,35 triliun, ditopang oleh pertumbuhan Total Kredit yang diberikan Bank Raya sebesar Rp7,34 triliun atau tumbuh 8,7% (yoy).
“Penghargaan ini menjadi penyemangat agar kami dapat terus memberikan komitmen dan kinerja terbaik bagi para stakeholders, nasabah dan BRI Group selaku induk dari Bank Raya yang selalu memberikan dukungan untuk setiap langkah bisnis kami, dan semua ekosistem yang mendukung pertumbuhan bisnis Bank Raya. Bank Raya berkomitmen untuk terus berinovasi, untuk terus memberi makna bagi BRI Group dan Indonesia.” Tutup Kicky.
Tentang Bank Raya
Bank Raya adalah bank digital bagian dari BRI Group yang dipercaya menjadi digital attacker BRI di industri perbankan di Indonesia. Aplikasi mobile banking Bank Raya (Raya App) memiliki produk unggulan yaitu simpanan digital dengan fitur andalan seperti Saku Bujet, Saku Pintar, dan Saku Jaga yang membantu nasabah mengelola keuangan lebih baik. Tidak hanya itu, Raya Apps juga menyediakan berbagai fitur untuk memenuhi kebutuhan transaksi seperti transfer, pulsa, top up e-wallet dan QRIS. Raya Apps tersedia untuk diunduh di Android dan IOS. Bank Raya juga merupakan bank digital pertama yang memiliki produk pinjaman fully digital yaitu Pinang, dengan beberapa produk unggulan seperti Pinang Maksima dan Pinang Performa yang menghadirkan pinjaman produktif untuk pelaku usaha, Pinang Dana Talangan yaitu pinjaman untuk mendukung produktivitas Agen BRILink, Pinjaman multiguna untuk karyawan tetap yaitu Pinang Flexi, serta Pinang Connect yang menyalurkan pinjaman untuk pelaku usaha melalui fintech atau P2P lending.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES


