AnyMind Group meluncurkan laporan penting yang mengungkap perjalanan konsumen digital yang terus berkembang di Asia Tenggara

AnyMind Group
AnyMind Group

Aditya Aima, Managing Director of Growth Markets, AnyMind Group, mengatakan: “Munculnya fragmentasi digital di seluruh Asia Tenggara berarti bahwa interaksi merek-ke-konsumen sekarang terjadi di seluruh jaringan titik sentuh (touchpoints) yang dinamis, mulai dari iklan dalam game dan video pendek hingga perdagangan langsung (livestream commerce) dan pesan langsung. Dengan lanskap yang terus berkembang, bisnis perlu terus mengikuti perkembangan agar dapat secara efektif mengoptimalkan sumber daya dan melakukan penyebaran yang lebih strategis untuk hasil yang lebih baik.”

Laporan Southeast Asia Digital Landscape 2025 adalah bagian dari seri analisis perilaku digital yang lebih luas yang mencakup laporan pendamping untuk India, Timur Tengah, dan pasar individual di Asia Tenggara. Wawasan ini bertujuan untuk membantu merek dan pemasar beradaptasi dan berkembang di dunia yang terhubung dan mengutamakan seluler (mobile-first).

About AnyMind Group
About AnyMind Group Founded in April 2016, AnyMind Group [TSE:5027] is a Business-Process-as-a-Service company for marketing, e-commerce and digital transformation. The company provides end-to-end offerings to brands and businesses, publishers and influencers for digital commerce, marketing, logistics, customer engagement, data and AI utilization, publisher monetization and creator monetization. AnyMind Group has over 2,000 staff across 24 offices in 15 markets, including Singapore, Thailand, Indonesia, Vietnam, Cambodia, Malaysia, the Philippines, Hong Kong, Taiwan, Mainland China, Japan, India, the United Arab Emirates, South Korea, and Saudi Arabia. As of March 2025, the company serves over 1,000 enterprises for marketing, 178 enterprises for e-commerce, 1,827 publishers and 2,400 creators. More information is available on the company’s investor disclosure site.

About BPaaS
Business-Process-as-a-Service (BPaaS) is a business model that merges and creates an additional layer of value on top of Software-as-a-Service or SaaS (software-centric) and Business Process Outsourcing or BPO (operations-centric), by providing greater flexibility and scalability to the entire business process lifecycle. Through BPaaS, enterprises can tap into agile and adaptive end-to-end process lifecycle management through a combination of technology and operations teams that leverage on local and regional best practices, for the designing, development, implementation, optimization, and automation across the business process.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait