Yayasan KEHATI Buka Pendaftaran ESG AWARD 2025 by KEHATI

Ilustrasi Berita (Sumber: KEHATI Foundation)
Ilustrasi Berita (Sumber: KEHATI Foundation)

Pada ajang penghargaan tahun lalu, Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) menobatkan 14 penghargaan untuk 13 perusahaan dari tiga sektor utama sebagai pemenang penghargaan Environmental, Social, and Governance (ESG) Award 2023 by KEHATI yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis 30 Juli 2024.

Selain untuk memberikan apresiassi terhadap pelaku keuangan yang telah mempraktikan nilai- nilai ESG, kegiatan ini diharapkan dapat mempromosikan dan mendorong perkembangan ESG di semua aspek pasar modal dan keuangan di Indonesia.
Indeks Saham Berbasis ESG KEHATI
Sejak 2009, KEHATI bekerjasama dengan BEI telah meluncurkan indeks saham Sustainable and Responsible Investment (SRI)-KEHATI yang berisikan 25 saham dengan nilai ESG terbaik dan hingga kini menjadi acuan investasi berbasis ESG di pasar modal Tanah Air.

Setelah SRI-KEHATI, pada 20 Desember 2021, BEI dan KEHATI kembali merilis dua indeks baru yakni ESG Sector Leaders IDX KEHATI berisi saham-saham dengan likuiditas baik dan kinerja ESG-nya di atas rata-rata sektor, dan ESG Quality 45 IDX KEHATI, berisi 45 saham terbaik dari sisi kinerja ESG dan kualitas keuangan perusahaan.

Selain itu, guna mendorong peningkatan adopsi dan implementasi impact investment pada pasar modal Indonesia, Yayasan KEHATI merintis impact fund yang memiliki fokus utama terhadap aspek lingkungan (environmental impact). Hal ini mengingat saat ini belum ada impact fund dominan dengan fokus terhadap isu perubahan iklim dan keanekaragaman hayati di Indonesia maupun Asia Tenggara.
About KEHATI Foundation
Dibentuk pada 12 Januari 1994, Yayasan KEHATI bertujuan untuk menghimpun dan mengelola sumber daya yang selanjutnya disalurkan dalam bentuk dana hibah, fasilitasi, konsultasi dan berbagai fasilitas lain guna menunjang berbagai program pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia dan pemanfaatannya secara adil dan berkelanjutan. Beberapa tokoh dibalik terbentuknya Yayasan KEHATI antara lain, Emil Salim, Koesnadi Hardjasoemantri, Ismid Hadad, Erna Witoelar, M.S. Kismadi, dan Nono Anwar Makarim.

Selama lebih dari dua dekade, Yayasan KEHATI telah bekerja sama dengan lebih dari 1.500 lembaga lokal yang tersebar dari Aceh hingga Papua, serta mengelola dana hibah lebih dari US$ 200 juta. Dana tersebut berasal dari donor multilateral dan bilateral, sektor swasta, filantrofi, crowd funding, dan endowment fund.

Terdapat 6 pilar pendekatan program yang dikelola oleh KEHATI yaitu ekosistem kehutanan, pertanian, kelautan, perubahan iklim dan circular, sustainable investment dan Biodiversity Warriors. Selain itu, Yayasan KEHATI juga mengelola program khusus antara lain Tropical Forest Conservation Action (TFCA) Sumatera dan Kalimantan, Blue Abadi Fund (BAF), Ananta Fund, Program Solutions for Integrated Land-and Seascape Management in Indonesia (SOLUSI) dan Tropical Forest and Coral Reef Conservation Act (TFCCA).

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait