Aliansi Teknologi India–Indonesia: IndiaTechZone akan Mendorong Manufaktur Next Gen di Indonesia

Aliansi Teknologi India–Indonesia
Aliansi Teknologi India–Indonesia

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menyampaikan bahwa “IndiaTechZone tidak hanya dirancang sebagai ajang unjuk teknologi namun juga sebagai wujud nyata komitmen India terhadap transformasi industri Indonesia. Ini akan menjadi pusat permanen pertama di dunia yang menampilkan teknologi India dalam skala industri.”

Duta Besar Sandeep menekankan pentingnya IndiaTechZone dalam memperkuat hubungan bilateral sekaligus mendorong pembangunan ekonomi kedua negara. Ia menambahkan, “Begitu saya menyebutkan inisiatif ini kepada perusahaan dan investor, mereka langsung menunjukkan antusiasme yang luar biasa.”

Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar Sandeep juga mengusulkan kemungkinan pembentukan Mekanisme Jalur Cepat untuk Investasi (Fast-Track Mechanism), yang akan memungkinkan pertemuan berkala antarkementerian yang dipimpin oleh BKPM guna meninjau dan memfasilitasi arus investasi antara India dan Indonesia secara dua arah.

Ia menjelaskan bahwa India telah memiliki mekanisme serupa dengan negara-negara mitra ekonomi utama seperti Prancis dan Jerman, yang telah terbukti menjadi platform efektif untuk pertukaran rutin dan penyelesaian isu-isu bisnis yang dihadapi perusahaan melalui intervensi dan dukungan pemerintah.

Beliau menambahkan, “Setiap kali saya mengemukakan konsep ini kepada perusahaan-perusahaan maupun para investor, tanggapan mereka luar biasa positif. Antusiasme yang muncul menunjukkan bahwa IndiaTechZone memiliki potensi besar untuk menjadi katalisator pertumbuhan industri yang signifikan, tidak hanya bagi Indonesia tetapi juga bagi kawasan secara lebih luas.”

Pendiri dan Ketua Umum Jababeka Group, S.D. Darmono, menegaskan pentingnya proyek IndiaTechZone sebagai langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.

“Zona ini bukan semata tentang infrastruktur fisik. Ini adalah platform untuk memberdayakan masyarakat, generasi muda, dan para wirausahawan. Kita harus berpikir besar dan memulai dari yang kecil, tetapi bergerak dengan cepat. Kita harus fokus pada satu wilayah kecil—seperti saat kami memulai pada tahun 1989, tiga puluh enam tahun yang lalu, dengan prinsip bahwa ‘kecil itu indah’. Setelah itu, kita harus membangun ekosistem di wilayah tersebut.”

Darmono juga menambahkan, “Banyak masyarakat Indonesia sebenarnya menyadari kemajuan pesat yang telah dicapai oleh India.”

Tokoh nasional di bidang teknologi dan Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Dr. Ilham Akbar Habibie, menyambut baik dukungan dari institusi pendidikan teknik terkemuka asal India.

“Dunia saat ini sedang memasuki fase baru yang saya sebut sebagai Re-Industrialisasi. Negara-negara besar berupaya mengembalikan kejayaan masa lalu dalam hal kekuatan manufaktur. Indonesia juga membutuhkan hal ini. Dan untuk itu, kita memerlukan inovasi yang tidak hanya berskala besar, tetapi juga relevan dan aplikatif untuk UMKM dan startup. Pusat inovasi seperti ini benar-benar dapat berfungsi sebagai akselerator yang nyata.”

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait